• Latest
Mesin Bisnis BNI Ngebut! Simpanan Nasabah Naik Rp 200 Triliun Setahun

Mesin Bisnis BNI Ngebut! Simpanan Nasabah Naik Rp 200 Triliun Setahun

August 5, 2026
Danantara Investment (DIM) Kantongi Laba Rp705,73 M hingga April 2026

Danantara Investment (DIM) Kantongi Laba Rp705,73 M hingga April 2026

November 2, 2026
Antam (ANTM) Mau Bagi Dividen, Potensi Cuamnya di Atas 10%

Antam (ANTM) Mau Bagi Dividen, Potensi Cuamnya di Atas 10%

November 2, 2026
Medco (MEDC) Mau Tebar Dividen Interim Rp544 M, Cek Jadwal Cairnya

Medco (MEDC) Mau Tebar Dividen Interim Rp544 M, Cek Jadwal Cairnya

November 2, 2026
IHSG Ditutup Menguat 0,79% ke 5.096,83

IHSG Ditutup Menguat 0,79% ke 5.096,83

November 2, 2026
Hanya Bursa RI dan India yang Buka Data Pemegang Saham di Atas 1%

Hanya Bursa RI dan India yang Buka Data Pemegang Saham di Atas 1%

November 2, 2026
Laba Bersih GOTO Rp441 Miliar di Kuartal III-2026, Ini Penopangnya

Laba Bersih GOTO Rp441 Miliar di Kuartal III-2026, Ini Penopangnya

November 2, 2026
Video: Jika Bunga The Fed Naik Akhir 2026, Apa Efeknya ke Rupiah-IHSG?

Video: Jika Bunga The Fed Naik Akhir 2026, Apa Efeknya ke Rupiah-IHSG?

November 2, 2026
Andalkan Empat Segmen Bisnis Utama, Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 T

Andalkan Empat Segmen Bisnis Utama, Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 T

November 2, 2026
Rupiah Parkir di Rp 18.140 per Dolar AS

Rupiah Parkir di Rp 18.140 per Dolar AS

November 2, 2026
81 Saham HSC Dicoret dari IHSG, 10 Emiten Ini Bobotnya Makin Jumbo

81 Saham HSC Dicoret dari IHSG, 10 Emiten Ini Bobotnya Makin Jumbo

November 2, 2026
OJK Luncurkan Blueprint Keuangan Syariah, Ini Isinya

OJK Luncurkan Blueprint Keuangan Syariah, Ini Isinya

November 2, 2026
Video:IHSG Menguat Tapi Rupiah Nyaris Rp 18.200/USD, Ada Sentimen Apa?

Video:IHSG Menguat Tapi Rupiah Nyaris Rp 18.200/USD, Ada Sentimen Apa?

November 2, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Monday, November 2, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Mesin Bisnis BNI Ngebut! Simpanan Nasabah Naik Rp 200 Triliun Setahun

3 months ago
in Market
Mesin Bisnis BNI Ngebut! Simpanan Nasabah Naik Rp 200 Triliun Setahun
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) membukukan pertumbuhan bisnis yang solid sepanjang semester I-2026. Salah satu pencapaian paling menonjol adalah keberhasilan perseroan menghimpun tambahan dana masyarakat lebih dari Rp200 triliun dalam setahun, yang kemudian dikonversi menjadi ekspansi kredit hingga mendorong pertumbuhan laba.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2026, dana pihak ketiga (DPK) BNI mencapai Rp1.100,19 triliun, meningkat 22,3% secara tahunan (yoy) dari posisi Rp899,86 triliun pada Juni 2025. Dengan demikian, BNI berhasil menghimpun tambahan dana masyarakat sekitar Rp200,32 triliun dalam waktu satu tahun.

Pertumbuhan DPK tersebut ditopang oleh seluruh komponen pendanaan. Saldo giro meningkat menjadi Rp428,64 triliun pada akhir Juni 2026 dari Rp381,64 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Tabungan juga tumbuh menjadi Rp291,33 triliun dari Rp265,91 triliun. Sementara itu, deposito mencatat kenaikan paling tinggi hingga 50,7% secara tahunan, menjadi Rp380,22 triliun dari Rp252,31 triliun. 

Secara keseluruhan, dana murah atau current account saving account (CASA) BNI juga terus bertambah secara nominal, dari Rp647,55 triliun menjadi Rp719,97 triliun atau meningkat sekitar 11,2% secara tahunan. 

Likuiditas yang semakin kuat tersebut dimanfaatkan perseroan untuk mempercepat penyaluran kredit. Total kredit BNI hingga akhir Juni 2026 mencapai Rp968,54 triliun, melonjak 24,4% yoy dibandingkan posisi Rp778,68 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan kredit BNI terutama ditopang oleh pembiayaan produktif. Kredit investasi menjadi segmen dengan pertumbuhan tertinggi, yakni 34,6% yoy, disusul kredit modal kerja yang meningkat 29,8% yoy. Sementara itu, kredit konsumer masih mencatat pertumbuhan positif sebesar 9,1% yoy.

Ekspansi bisnis tersebut turut tercermin pada peningkatan pendapatan inti perseroan. Pendapatan bunga naik 14,9% yoy menjadi Rp38,63 triliun, sementara pendapatan bunga bersih atau net interest income (NII) meningkat 14,2% yoy menjadi Rp22,29 triliun dari Rp19,52 triliun pada semester I-2025. Selain itu, pendapatan provisi dan komisi juga tumbuh 13,5% yoy menjadi Rp5,50 triliun.

Kenaikan pendapatan tersebut pada akhirnya menopang laba bersih BNI. Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp10,81 triliun pada semester I-2026, meningkat sekitar 6,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp10,17 triliun. Sementara laba operasional naik sekitar 6% menjadi Rp13,12 triliun.

Selain mencatat pertumbuhan laba, skala bisnis BNI juga semakin besar. Total aset perseroan meningkat menjadi Rp1.461 triliun, tumbuh sekitar 21,6% yoy dibandingkan posisi Juni 2025 sebesar Rp1.201,65 triliun.

Secara keseluruhan, laporan keuangan semester I-2026 menunjukkan pertumbuhan BNI tidak hanya berasal dari sisi penyaluran kredit, tetapi juga didukung oleh kemampuan menghimpun dana masyarakat dalam jumlah besar. DPK yang meningkat lebih dari Rp200 triliun memberikan ruang bagi perseroan untuk mempercepat ekspansi kredit, sehingga mendorong kenaikan pendapatan bunga bersih dan menjaga pertumbuhan laba di tengah meningkatnya biaya dana.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Danantara Investment (DIM) Kantongi Laba Rp705,73 M hingga April 2026

Danantara Investment (DIM) Kantongi Laba Rp705,73 M hingga April 2026

November 2, 2026
Antam (ANTM) Mau Bagi Dividen, Potensi Cuamnya di Atas 10%

Antam (ANTM) Mau Bagi Dividen, Potensi Cuamnya di Atas 10%

November 2, 2026
Medco (MEDC) Mau Tebar Dividen Interim Rp544 M, Cek Jadwal Cairnya

Medco (MEDC) Mau Tebar Dividen Interim Rp544 M, Cek Jadwal Cairnya

November 2, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .