• Latest
Minat Investasi Asing Masih Tinggi di RI, Ini Buktinya!

Minat Investasi Asing Masih Tinggi di RI, Ini Buktinya!

September 1, 2026
Hutama Karya Gabungkan 2 Entitas Anak Usaha

Hutama Karya Gabungkan 2 Entitas Anak Usaha

September 9, 2026
Hutama Karya Gabungkan 2 Entitas Anak Usaha

Hutama Karya Gabungkan 2 Entitas Anak Usaha

September 9, 2026
Rosan Bocorkan Skema Rekening Gratis Warga RI, Aceh Lewat BSI

Rosan Bocorkan Skema Rekening Gratis Warga RI, Aceh Lewat BSI

September 9, 2026
Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

Perkuat Investasi Berkelanjutan, DPLK BRI Raih Kehati ESG Award 2026

September 9, 2026
BNI Catat Transkasi Digital Rp 958 T pada Semester I-2026

BNI Catat Transkasi Digital Rp 958 T pada Semester I-2026

September 9, 2026
Biayai Kopdes, BNI (BBNI) Optimis Proyek Minim Risiko Kredit Macet

Biayai Kopdes, BNI (BBNI) Optimis Proyek Minim Risiko Kredit Macet

September 9, 2026
Laba Bank Jatim (BJTM) Naik 53% Jadi Rp1,2 T di Semester I-2026

Laba Bank Jatim (BJTM) Naik 53% Jadi Rp1,2 T di Semester I-2026

September 9, 2026
BNI Catat Transkasi Digital Rp 958 T padaSemester I-2026

BNI Catat Transkasi Digital Rp 958 T padaSemester I-2026

September 9, 2026
Harga Nikel Tak Lagi Ditentukan Negara Lain

Harga Nikel Tak Lagi Ditentukan Negara Lain

September 9, 2026
Bos Danantara Buka Suara Gedung Telkom Disewa BGN: Optimalisasi Aset

Bos Danantara Buka Suara Gedung Telkom Disewa BGN: Optimalisasi Aset

September 9, 2026
Saingi ICDX dan CFX, Bursa Mineral Baru Segera Lahir

Saingi ICDX dan CFX, Bursa Mineral Baru Segera Lahir

September 9, 2026
Warga 17 Tahun RI Dapat Rekening Plus Saldo Rp50 Ribu, Dana dari APBN

Warga 17 Tahun RI Dapat Rekening Plus Saldo Rp50 Ribu, Dana dari APBN

September 9, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, September 9, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Minat Investasi Asing Masih Tinggi di RI, Ini Buktinya!

1 week ago
in Economy
Minat Investasi Asing Masih Tinggi di RI, Ini Buktinya!
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indonesia memiliki lebih dari 100 juta pekerja, sementara jumlah investor saham di dalam negeri baru sekitar 10 juta orang. Jarak antara dua angka itu disebut sebagai pekerjaan besar yang belum selesai bagi ekonomi Indonesia.

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), terjadi pergerakan yang berlawanan arah antara modal asing dan masyarakat Indonesia. Sepanjang delapan bulan pertama 2026, tercatat 9,9 juta investor pasar modal baru, membawa total menjadi 30,30 juta per 7 Agustus 2026 tumbuh sekitar 49 persen dari posisi akhir 2025. Jumlah investor saham melampaui 10 juta. Sekitar 99,8 persen di antaranya adalah investor ritel, 99,84 persen berasal dari dalam negeri, dan lebih dari separuh investor saham individu berusia di bawah 30 tahun.

Pertumbuhan itu terjadi pada periode ketika arus modal asing justru bergerak keluar dari Indonesia.

“Di tengah banyaknya pembicaraan mengenai investasi asing yang keluar dari Indonesia, masuknya investasi sebesar Rp4,8 triliun ke Ajaib Group justru menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan investor asing terhadap Indonesia masih sangat tinggi,” kata Komisaris Utama Ajaib Group, Andi Gani Nena Wea dalam keterangan resmi, Selasa (1/9/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan beberapa hari setelah Ajaib mengumumkan investasi strategis senilai Rp4,8 triliun, atau sekitar US$270 juta, dari SBI Holdings, kelompok jasa keuangan asal Jepang yang tercatat di Bursa Efek Tokyo. Nilai tersebut merupakan pendanaan terbesar bagi perusahaan teknologi Indonesia dalam lebih dari empat tahun terakhir.

Sebagai perbandingan, pendanaan yang dihimpun seluruh perusahaan rintisan Indonesia turun dari US$9,44 miliar pada 2021 menjadi US$340 juta sepanjang 2025. Artinya, satu putaran pendanaan Ajaib setara sekitar 80 persen dari seluruh pendanaan yang diterima industri rintisan Indonesia sepanjang tahun lalu.

Dengan pendanaan ini, total modal yang dihimpun Ajaib sejak berdiri melampaui US$500 juta. Saat ini lebih dari 6 juta pengguna berinvestasi melalui Ajaib, dengan mayoritas merupakan investor ritel.

Sebagian besar dari investor baru tersebut merupakan investor pemula. Banyak diantaranya berasal dari kota-kota lapis kedua dan ketiga, membuka rekening melalui telepon genggam tanpa setoran minimum, dan mulai berinvestasi dari nominal kecil yang disisihkan setiap kali menerima gaji.

Andi Gani menilai pertumbuhan jumlah investor juga menunjukkan semakin luasnya akses terhadap edukasi dan teknologi finansial di Indonesia.

“Customer Ajaib itu bukan hanya dari kota-kota yang sangat besar. Artinya, kemajuan edukasi dan teknologi finansial sudah masuk ke tingkat kota-kota dan tersebar di seluruh Indonesia. Ini merupakan satu langkah maju,” katanya.

Ia berharap masuknya investasi strategis ke Ajaib dapat menjadi momentum bagi semakin banyaknya investasi global yang masuk ke Indonesia. “Kami berharap investasi ini menjadi awal dari semakin banyaknya investasi global yang masuk ke Indonesia. Keberhasilan Ajaib adalah bagian dari keberhasilan investasi Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Co-Founder dan CEO Ajaib Group, Anderson Sumarli mengatakan empat tahun terakhir Ajaib menyampaikan satu pesan yang sama kepada nasabah: sabar, belajar, konsisten.

“Yang tidak terlihat dari luar, kami sebenarnya sedang menjalani hal yang persis sama. Kami menjaga dana nasabah melewati periode penurunan, tetap melayani, dan terus membangun. Kami bertahan dengan cara yang sama seperti yang kami ajarkan,” kata Anderson.

Menurutnya, kepercayaan ini tidak datang dari atas lalu menetes ke bawah, namun dimulai dari orang Indonesia yang percaya pada pasarnya sendiri ketika orang lain tidak.

“Lalu tumbuh bersama kami di sini. Baru kemudian sampai ke Tokyo. Jadi kalau ditanya investasi ini sebenarnya untuk siapa, jawabannya sederhana: ini kepercayaan dunia kepada kalian, bukan cuma kepada kami,” ungkap dia.

Ajaib beroperasi di beberapa pasar di Asia Tenggara, dan dana investasi akan dialokasikan ke berbagai lini bisnis perusahaan. Perusahaan menyatakan harapannya agar porsi terbesar tetap tertanam di Indonesia, serta menyampaikan bahwa investasi ini akan memperluas perekrutan dan pengembangan talenta di dalam negeri.

Ajaib juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia, Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, dan Bappebti atas kerangka regulasi yang memungkinkan masuknya modal global dan berkembangnya inovasi di sektor keuangan.

(dpu/dpu)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Hutama Karya Gabungkan 2 Entitas Anak Usaha

Hutama Karya Gabungkan 2 Entitas Anak Usaha

September 9, 2026
Hutama Karya Gabungkan 2 Entitas Anak Usaha

Hutama Karya Gabungkan 2 Entitas Anak Usaha

September 9, 2026
Rosan Bocorkan Skema Rekening Gratis Warga RI, Aceh Lewat BSI

Rosan Bocorkan Skema Rekening Gratis Warga RI, Aceh Lewat BSI

September 9, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .