• Latest
Minyak Terbang Lagi! Hormuz Memanas, Pasar Siaga Data Inflasi AS

Minyak Terbang Lagi! Hormuz Memanas, Pasar Siaga Data Inflasi AS

August 12, 2026
Imbalan Hingga 6,85%, Pemerintah RI Lelang 8 Sukuk Cari Dana Rp10 T

Imbalan Hingga 6,85%, Pemerintah RI Lelang 8 Sukuk Cari Dana Rp10 T

November 1, 2026
Bukit Asam (PTBA) Bubarkan Anak Usaha, Ini Alasannya

Bukit Asam (PTBA) Bubarkan Anak Usaha, Ini Alasannya

November 1, 2026
BEI Keluarkan 81 Saham HSC dari IHSG Mulai Hari Ini

BEI Keluarkan 81 Saham HSC dari IHSG Mulai Hari Ini

November 1, 2026
Raffi Ahmad Borong Saham VISI, Rogoh Kantong Rp 72 Miliar

Raffi Ahmad Borong Saham VISI, Rogoh Kantong Rp 72 Miliar

November 1, 2026
BEI Keluarkan 81 Saham HSC Mulai Hari Ini

BEI Keluarkan 81 Saham HSC Mulai Hari Ini

November 1, 2026
Data 5,7 Juta Pelanggan Bocor, Fore Ngadu ke Komdigi

Data 5,7 Juta Pelanggan Bocor, Fore Ngadu ke Komdigi

November 1, 2026
OJK Ungkap Alasan Sebenarnya Inklusi Keuangan Syariah RI Masih Minim

OJK Ungkap Alasan Sebenarnya Inklusi Keuangan Syariah RI Masih Minim

November 1, 2026
Nasabah Mau Uang Aman di Bank? Jangan Lakukan Ini

Nasabah Mau Uang Aman di Bank? Jangan Lakukan Ini

November 1, 2026
Video: Akhir 2026, Rupiah Diramal Bergerak di Rp 17.800

Video: Akhir 2026, Rupiah Diramal Bergerak di Rp 17.800

November 1, 2026
Investor Asing Curhat ke Bos BI, Sesalkan Keputusan MSCI

Investor Asing Curhat ke Bos BI, Sesalkan Keputusan MSCI

November 1, 2026
Laris Manis! Kredit Program Pemerintah Tembus Rp294,6 T

Laris Manis! Kredit Program Pemerintah Tembus Rp294,6 T

November 1, 2026
Kena Bobol Rp114 T, Binance Sudah Ganti 95%-Penarikan Dibuka Lagi

Kena Bobol Rp114 T, Binance Sudah Ganti 95%-Penarikan Dibuka Lagi

November 1, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Monday, November 2, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Minyak Terbang Lagi! Hormuz Memanas, Pasar Siaga Data Inflasi AS

3 months ago
in Market
Minyak Terbang Lagi! Hormuz Memanas, Pasar Siaga Data Inflasi AS
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia kembali menguat pada perdagangan Rabu (12/8/2026) setelah ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat. Ancaman berlanjutnya gangguan jalur pelayaran di sekitar Selat Hormuz membuat pelaku pasar terus menambah premi risiko, di saat perhatian juga tertuju pada rilis inflasi Amerika Serikat (AS) yang akan menentukan arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed).

Mengacu pada data Refinitiv hingga pukul 09.25 WIB, harga minyak Brent berada di US$89,48 per barel, naik 0,64% dibandingkan penutupan sebelumnya. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di US$83,81 per barel atau menguat 0,73%.

Penguatan ini memperpanjang reli minyak dalam beberapa hari terakhir. Sejak penutupan 5 Agustus, Brent telah melonjak sekitar 12,6%, sedangkan WTI menguat lebih dari 11%. Kenaikan tersebut membawa Brent kembali mendekati level US$90 per barel, level tertinggi dalam hampir dua pekan terakhir.



Reli minyak didorong oleh meningkatnya kekhawatiran terhadap keamanan pasokan global. Serangan baru terhadap kapal-kapal di sekitar Laut Merah dan Teluk Oman kembali terjadi. Pemerintah Yaman melaporkan empat awak kapal tewas dalam serangan yang diduga dilakukan kelompok Houthi terhadap kapal kargo di Selat Bab el-Mandeb. Di sisi lain, militer AS mengaku menyerang sebuah kapal kontainer yang berlayar menuju pelabuhan Iran setelah kapal tersebut mengabaikan peringatan.

Ketegangan tersebut muncul bersamaan dengan semakin buntu proses negosiasi antara Washington dan Teheran. Iran menegaskan Selat Hormuz akan tetap ditutup hingga Amerika Serikat memenuhi syarat yang diajukan Teheran, termasuk pencairan aset Iran yang dibekukan serta penghentian konflik di kawasan.

Pernyataan itu menjadi sinyal bahwa salah satu jalur energi paling strategis di dunia masih jauh dari kondisi normal. Sebelum konflik pecah pada akhir Februari lalu, sekitar seperlima arus perdagangan minyak dan gas alam cair (LNG) global melewati Selat Hormuz.

Situasi keamanan yang terus memburuk membuat pasar kembali memasukkan faktor risiko terhadap pasokan minyak dunia. Pada perdagangan Selasa, Brent ditutup naik 1,4% menjadi US$88,91 per barel, sedangkan WTI menguat 1,3% ke US$83,20. Kedua kontrak tersebut telah melonjak sekitar 5% pada awal pekan.

Selain faktor geopolitik, investor juga bersiap menghadapi rilis data inflasi konsumen (CPI) AS Juli. Konsensus Reuters memperkirakan inflasi bulanan naik 0,1% setelah turun 0,4% pada Juni, sementara inflasi tahunan diperkirakan melambat menjadi 3,4% dari 3,5%.

Data tersebut akan menjadi acuan penting bagi pasar dalam menilai peluang kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan bulan depan. Pasar uang saat ini masih memperkirakan peluang kenaikan suku bunga berada di kisaran 50%.

Meski data CPI belum memasukkan lonjakan harga energi dalam beberapa hari terakhir, hasil inflasi tetap berpotensi mengubah ekspektasi pasar terhadap arah kebijakan moneter AS. Jika inflasi lebih rendah dari perkiraan, tekanan terhadap dolar AS dan imbal hasil obligasi berpotensi mereda. Sebaliknya, inflasi yang lebih tinggi dapat memperkuat ekspektasi pengetatan moneter dan membatasi kenaikan harga komoditas, termasuk minyak.

Untuk sementara, fokus utama pelaku pasar masih berada di Timur Tengah. Selama ketidakpastian mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz belum mereda dan insiden terhadap kapal-kapal dagang terus terjadi, premi risiko diperkirakan tetap melekat pada harga minyak dunia.

CNBC Indonesia 

(emb/emb)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Imbalan Hingga 6,85%, Pemerintah RI Lelang 8 Sukuk Cari Dana Rp10 T

Imbalan Hingga 6,85%, Pemerintah RI Lelang 8 Sukuk Cari Dana Rp10 T

November 1, 2026
Bukit Asam (PTBA) Bubarkan Anak Usaha, Ini Alasannya

Bukit Asam (PTBA) Bubarkan Anak Usaha, Ini Alasannya

November 1, 2026
BEI Keluarkan 81 Saham HSC dari IHSG Mulai Hari Ini

BEI Keluarkan 81 Saham HSC dari IHSG Mulai Hari Ini

November 1, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .