• Latest
Nasabah Bullion Melonjak, Fee-Based Income Bisnis Emas BSI Naik 712%

Nasabah Bullion Melonjak, Fee-Based Income Bisnis Emas BSI Naik 712%

July 30, 2026
IHSG Menguat ke 6.216, Sesi 1 Naik 0,48%

IHSG Menguat ke 6.216, Sesi 1 Naik 0,48%

July 31, 2026
Makin Bengkak, Rugi Pemegang Saham Whoosh Tembus Rp 5,13 T

Makin Bengkak, Rugi Pemegang Saham Whoosh Tembus Rp 5,13 T

July 31, 2026
Pendapatan Semester I Melesat 25%, MDIY Ungkap Alasannya

Pendapatan Semester I Melesat 25%, MDIY Ungkap Alasannya

July 31, 2026
Drone Serang Pelabuhan Mesir, Rupiah Tertahan di Rp 18.000/USD

Drone Serang Pelabuhan Mesir, Rupiah Tertahan di Rp 18.000/USD

July 31, 2026
Emiten RI Ini Umumkan Ganti Pemilik, Pengendali Baru Kuasai 51% Saham

Emiten RI Ini Umumkan Ganti Pemilik, Pengendali Baru Kuasai 51% Saham

July 31, 2026
Harga Minyak Turun Lagi, Pasar Cerna Rencana Koalisi Laut Saudi

Harga Minyak Turun Lagi, Pasar Cerna Rencana Koalisi Laut Saudi

July 31, 2026
Dikabarkan Merger Dengan Pelita Air, Bos Garuda Indonesia Buka Suara

Dikabarkan Merger Dengan Pelita Air, Bos Garuda Indonesia Buka Suara

July 31, 2026
Destry Damayanti Tegaskan Fokus Utama Terkini BI: Inflasi dan Rupiah

Destry Damayanti Tegaskan Fokus Utama Terkini BI: Inflasi dan Rupiah

July 31, 2026
Laba KAI Anjlok Meski Pendapatan Naik, Gegara Whoosh?

Laba KAI Anjlok Meski Pendapatan Naik, Gegara Whoosh?

July 31, 2026
Terbaru! Ini Daftar 5 Orang Paling Tajir Dimuka Bumi

Terbaru! Ini Daftar 5 Orang Paling Tajir Dimuka Bumi

July 31, 2026
Belum Sampaikan Laporan Keuangan, BEI Gembok Perdagangan 72 Emiten

Belum Sampaikan Laporan Keuangan, BEI Gembok Perdagangan 72 Emiten

July 31, 2026
Dunia Akan Hadapi Era Suku Bunga Tinggi

Dunia Akan Hadapi Era Suku Bunga Tinggi

July 31, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Friday, July 31, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Nasabah Bullion Melonjak, Fee-Based Income Bisnis Emas BSI Naik 712%

1 day ago
in Market
Nasabah Bullion Melonjak, Fee-Based Income Bisnis Emas BSI Naik 712%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BRIS) mencatatkan pertumbuhan bisnis emas yang semakin kuat. Hingga Juni 2026, BSI telah memperdagangkan 8,06 ton emas melalui layanan bullion bank dengan jumlah nasabah yang menembus lebih dari 1,3 juta orang.

Sejak awal tahun 2026, jumlah nasabah bullion meningkat 700% secara tahunan (YoY), sekaligus mendorong pertumbuhan fee-based income (FBI) bisnis emas hingga 712% YoY.

Kinerja tersebut memperlihatkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap emas sebagai instrumen investasi jangka panjang. Sejak BSI menjadi bank emas (bullion bank) pertama di Indonesia, bank itu menghadirkan ekosistem bisnis emas terintegrasi mulai dari Cicil Emas, Gadai Emas, hingga layanan bullion bank.

Kemudahan akses menjadi salah satu faktor utama meningkatnya minat masyarakat. Melalui aplikasi BYOND by BSI, masyarakat kini dapat mulai memiliki emas mulai dari Rp50 ribu, sehingga investasi emas menjadi lebih inklusif, mudah dijangkau, aman, dan praktis. Nasabah dapat melakukan transaksi pembelian dan penjualan emas secara real-time selama 24/7 kapan pun dan di mana pun. Transformasi digital tersebut memperluas akses investasi bagi masyarakat dari berbagai segmen tanpa harus datang ke kantor cabang.

Selain memperkuat layanan digital, BSI juga terus mengakselerasi penetrasi pasar emas fisik melalui BSI Gold. Saat ini, BSI Gold telah hadir di toko emas resmi rekanan BSI yang berlokasi di sentra emas nasional. Kehadiran tersebut menjadi langkah awal perluasan jaringan distribusi BSI Gold, yang ke depan diarahkan untuk menjangkau toko-toko emas di berbagai wilayah Indonesia agar semakin mudah diakses oleh masyarakat.

Direktur Finance & Strategy BSI Ade Cahyo Nugroho mengatakan, di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan dan perilaku masyarakat yang cenderung lebih selektif dalam berinvestasi, emas semakin menjadi pilihan untuk menjaga nilai aset.

“Melalui layanan bullion, kami ingin menghadirkan investasi emas yang semakin mudah, aman, dan terjangkau sehingga masyarakat dapat mulai langkah emasnya dalam membangun aset jangka panjang,” ujar Cahyo dalam keterangannya, Rabu (29/7/2026).

Menurutnya, pertumbuhan bisnis bullion tidak hanya memperkuat posisi BSI sebagai bank dengan layanan ekosistem emas syariah nasional, tetapi juga menjadi sumber pertumbuhan pendapatan berbasis fee yang semakin signifikan bagi perseroan.

Secara total, outstanding gadai emas dan cicil emas mencapai Rp30,5 triliun per periode Juni 2026 dengan pertumbuhan 80,50%. Hingga Juli 2026, kontribusi bisnis emas telah mendorong fee-based income mencapai sekitar Rp2,10 triliun, atau tumbuh 100% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Menguat ke 6.216, Sesi 1 Naik 0,48%

IHSG Menguat ke 6.216, Sesi 1 Naik 0,48%

July 31, 2026
Makin Bengkak, Rugi Pemegang Saham Whoosh Tembus Rp 5,13 T

Makin Bengkak, Rugi Pemegang Saham Whoosh Tembus Rp 5,13 T

July 31, 2026
Pendapatan Semester I Melesat 25%, MDIY Ungkap Alasannya

Pendapatan Semester I Melesat 25%, MDIY Ungkap Alasannya

July 31, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .