• Latest
OPEC+ Tambah Produksi Lagi, Harga Minyak Malah Menguat

OPEC+ Tambah Produksi Lagi, Harga Minyak Malah Menguat

July 6, 2026
Menteri RI Ini Dijatuhi Hukuman Mati karena Korupsi, Hartanya Disita

Menteri RI Ini Dijatuhi Hukuman Mati karena Korupsi, Hartanya Disita

October 3, 2026
Crazy Rich Ngamuk Beli Vila Malah Ambruk, Langsung Gugat Pengembang

Crazy Rich Ngamuk Beli Vila Malah Ambruk, Langsung Gugat Pengembang

October 2, 2026
Geo Dipa Siap Jadi Alat Fiskal Ekonomi Hijau

Geo Dipa Siap Jadi Alat Fiskal Ekonomi Hijau

October 2, 2026
Update Merger BUMN Karya, Perusahaan Ini Lebih Dulu Digabung

Update Merger BUMN Karya, Perusahaan Ini Lebih Dulu Digabung

October 2, 2026
Bos OJK Ungkap RI Bakal Punya 5 Bank Syariah Jumbo di 2027

Bos OJK Ungkap RI Bakal Punya 5 Bank Syariah Jumbo di 2027

October 2, 2026
Inovasi Pengusaha Fashion Lokal Saat Tren Konsumen Berubah

Inovasi Pengusaha Fashion Lokal Saat Tren Konsumen Berubah

October 2, 2026
Curi Start, Bos Erajaya Ungkap Strategi Memperkuat Bisnis di 2027

Curi Start, Bos Erajaya Ungkap Strategi Memperkuat Bisnis di 2027

October 2, 2026
BI Buka Keran Repo Surat Utang SMF, Transaksi Tembus Rp1,25 T

BI Buka Keran Repo Surat Utang SMF, Transaksi Tembus Rp1,25 T

October 2, 2026
IHSG Happy Weekend, Menguat 0,46% ke Level 6.036

IHSG Happy Weekend, Menguat 0,46% ke Level 6.036

October 2, 2026
Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG

Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG

October 2, 2026
Baru Dibuka BI, Repo Surat Utang SMI Tembus Rp60 Miliar

Baru Dibuka BI, Repo Surat Utang SMI Tembus Rp60 Miliar

October 2, 2026
Rupiah Akhiri Pekan Menguat 0,40%, Dolar AS Turun ke Rp17.868

Rupiah Akhiri Pekan Menguat 0,40%, Dolar AS Turun ke Rp17.868

October 2, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Saturday, October 3, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

OPEC+ Tambah Produksi Lagi, Harga Minyak Malah Menguat

3 months ago
in Lifestyle
OPEC+ Tambah Produksi Lagi, Harga Minyak Malah Menguat
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Harga minyak dunia bergerak menguat tipis pada perdagangan Senin pagi (6/7/2026), meski pelaku pasar masih mencerna keputusan aliansi produsen minyak OPEC+ yang kembali menaikkan target produksi mulai Agustus.

Berdasarkan data Refinitiv hingga pukul 09.20 WIB, harga Brent berada di US$72,24 per barel, naik 0,17% dibandingkan penutupan Jumat pekan lalu. Sementara West Texas Intermediate (WTI) berada di US$69,00 per barel, menguat 0,45%.

Kenaikan tersebut terjadi di tengah prospek bertambahnya pasokan global. Pada pertemuan Minggu (5/7), OPEC+ menyepakati peningkatan target produksi sebesar 188 ribu barel per hari (bph) mulai Agustus. Tambahan itu mengikuti kenaikan dengan besaran serupa yang telah diterapkan pada Juni dan Juli.



Meski demikian, tambahan produksi diperkirakan belum langsung membanjiri pasar. Selama beberapa pekan terakhir, produksi sejumlah negara Teluk masih berada dalam tahap pemulihan setelah konflik Iran-Israel sempat mengganggu aktivitas pengiriman minyak melalui Selat Hormuz. Gangguan tersebut sebelumnya membatasi ekspor dari produsen utama seperti Arab Saudi, Irak, dan Kuwait sehingga realisasi produksi masih berada di bawah kuota.

Analis pasar IG Tony Sycamore menilai keputusan OPEC+ pada dasarnya sudah sesuai ekspektasi pasar. Di sisi lain, keluarnya Uni Emirat Arab dari OPEC serta proses normalisasi produksi pascakonflik membuat dampak kenaikan kuota dinilai belum terlalu besar terhadap pasokan riil dalam waktu dekat.

Data Reuters memperlihatkan produksi minyak OPEC pada Juni melonjak sekitar 3,3 juta barel per hari dibandingkan bulan sebelumnya menjadi 19,43 juta barel per hari, pulih dari level terendah dalam lebih dari dua dekade. Ekspor minyak negara-negara Teluk pun meningkat lebih dari 3 juta barel dibandingkan Mei hingga melampaui 10 juta barel per hari, walaupun volumenya masih sekitar 40% di bawah tingkat sebelum perang.

Dari luar kawasan Timur Tengah, pasokan Rusia turut menjadi perhatian pasar. Pengiriman minyak mentah dari pelabuhan-pelabuhan Rusia di wilayah barat mencapai rekor tertinggi pada Juni dan diperkirakan bertahan pada level tersebut sepanjang Juli. Peningkatan ekspor terjadi setelah serangan drone Ukraina merusak sejumlah kilang Rusia, sehingga lebih banyak minyak mentah dialihkan ke pasar ekspor.

Dengan mulai pulihnya ekspor dari kawasan Teluk, kenaikan target produksi OPEC+, serta derasnya ekspor Rusia, pasar kini menilai risiko kekurangan pasokan global semakin mereda. Faktor tersebut menjadi penyeimbang di tengah masih berlangsungnya pemulihan aktivitas pengiriman energi di kawasan Timur Tengah.

CNBC Indonesia Research

(emb/emb)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Menteri RI Ini Dijatuhi Hukuman Mati karena Korupsi, Hartanya Disita

Menteri RI Ini Dijatuhi Hukuman Mati karena Korupsi, Hartanya Disita

October 3, 2026
Crazy Rich Ngamuk Beli Vila Malah Ambruk, Langsung Gugat Pengembang

Crazy Rich Ngamuk Beli Vila Malah Ambruk, Langsung Gugat Pengembang

October 2, 2026
Geo Dipa Siap Jadi Alat Fiskal Ekonomi Hijau

Geo Dipa Siap Jadi Alat Fiskal Ekonomi Hijau

October 2, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .