• Latest
Penyebab Rupiah Ngamuk Tendang Dolar Usai Trump Acuhkan Negosiasi

Penyebab Rupiah Ngamuk Tendang Dolar Usai Trump Acuhkan Negosiasi

July 9, 2025
Ungkap Efek Penilaian MSCI ke Minat Investasi & IPO Saham

Ungkap Efek Penilaian MSCI ke Minat Investasi & IPO Saham

October 24, 2026
2 Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank Rp157 M, Ditangkap-Diampuni

2 Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank Rp157 M, Ditangkap-Diampuni

October 24, 2026
Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Bakal Rilis Obligasi

Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Bakal Rilis Obligasi

October 24, 2026
700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

700 BUMN Ditutup Tahun Ini, Danantara Targetkan Laba Rp 334 Triliun

October 24, 2026
Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

Neraca Sehat & Kinerja Solid, BMRI Catat Laba Rp 45,5 T di Kuartal III

October 23, 2026
Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

Kinerja Melesat, PTBA Siapkan Langkah Strategis Jaga Nilai Perusahaan

October 23, 2026
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

October 23, 2026
Perkuat Bisnis, Antam Fokus Ciptakan Nilai Tambah Jangka Panjang

Perkuat Bisnis, Antam Fokus Ciptakan Nilai Tambah Jangka Panjang

October 23, 2026
Meneropong Wajah Baru IHSG Usai Saham HSC Didepak

Meneropong Wajah Baru IHSG Usai Saham HSC Didepak

October 23, 2026
BMRI Respons Kebijakan DHE SDA: Buka Peluang DPK Valas

BMRI Respons Kebijakan DHE SDA: Buka Peluang DPK Valas

October 23, 2026
OJK Heran Potensi Turun Kelas Bursa RI, 16 dari 18 Indikator Unggul

OJK Heran Potensi Turun Kelas Bursa RI, 16 dari 18 Indikator Unggul

October 23, 2026
BI Ungkap Kabar Baik dari Sektor Swasta, Kredit Tumbuh Kencang

BI Ungkap Kabar Baik dari Sektor Swasta, Kredit Tumbuh Kencang

October 23, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Saturday, October 24, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Penyebab Rupiah Ngamuk Tendang Dolar Usai Trump Acuhkan Negosiasi

1 year ago
in Lifestyle
Penyebab Rupiah Ngamuk Tendang Dolar Usai Trump Acuhkan Negosiasi
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk tetap memberlakukan tarif dagang 32% ke Indonesia, meski pemerintah RI telah gencar melakukan negosiasi selama 90 hari, tak membuat kurs rupiah terkapar terhadap dolar AS.

Dalam penutupan perdagangan kemarin, Selasa (8/7/2025), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS malah mampu menguat ke level Rp 16.200/US$ dibanding posisi pembukaan perdagangan yang sempat di level Rp 16.265/US$.

Chief Economist UOB Indonesia, Enrico Tanuwidjaja menilai, tidak ada argumen ekonomi yang sebetulnya bisa menjelaskan secara spesifik arah sentimen pelaku pasar keuangan terhadap kondisi ketidakpastian global saat ini akibat ulah Trump. Namun, bisa diperkirakan pelaku pasar keuangan sudah mulai terbiasa dengan retorika perang tarif Trump.

“There is no scientific or economic argument, hanya mungkin saja pasar sudah jenuh dan terbiasa dengan serangan tarif yang masih silih berganti,” kata Enrico kepada CNBC Indonesia, dikutip Rabu (9/7/2025).

Sementara itu, Chief Economist Bank Central Asia (BCA) David Sumual menganggap, penguatan kurs rupiah pada akhir perdagangan kemarin lebih disebabkan sikap pede pelaku pasar terhadap kondusifitas perdagangan karena ruang perundingan tarif masih terbuka sampai 1 Agustus 2025.

“Kabarnya masih ada perundingan lanjutan antara pemerintah dan pihak AS, jadi ada ekspektasi tarif ini belum sepenuhnya final,” tutur Sumual kepada CNBC Indonesia.

Oleh sebab itu, ia memperkirakan, arah pergerakan kurs hari ini atau dalam jangka pendek masih mampu untuk terus menguat ke level Rp 16.150-16.350/US$, meski ada kewaspadaan tinggi dari potensi melemahnya perekonomian bila Trump mulai mengimplementasikan tarif dagangnya yang dikenakan ke RI lebih tinggi dibanding negara tetangga di kawasan ASEAN.

Chief Economist Permata Bank Josua Pardede memiliki prediksi serupa dengan Sumual soal pergerakan kurs rupiah dalam jangka pendek. Ia memperkirakan, pergerakan rupiah akan mengalami penguatan pada hari ini di rentang Rp 16.150-16.250/US$.

Para investor, ia anggap masih melihat peluang negosiasi oleh Trump, sehingga sentimen cenderung mereda. Sebagian besar mata uang Asia pun terapresiasi terhadap Dolar AS.

“Rupiah diperkirakan menguat pada perdagangan di hari Rabu, sejalan dengan potensi penurunan ekspektasi inflasi. Rupiah diperkirakan bergerak dalam rentang Rp 16.150-16.250/US$,” tutur Josua.

(arj/haa)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Tarif Trump Jadi Sentimen Gelap, Dolar Lanjut Melesat ke Rp16.585




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ungkap Efek Penilaian MSCI ke Minat Investasi & IPO Saham

Ungkap Efek Penilaian MSCI ke Minat Investasi & IPO Saham

October 24, 2026
2 Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank Rp157 M, Ditangkap-Diampuni

2 Pengusaha Properti Bangkrut Rampok Bank Rp157 M, Ditangkap-Diampuni

October 24, 2026
Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Bakal Rilis Obligasi

Ekspansi Panas Bumi 1 GW, Geo Dipa Energi Bakal Rilis Obligasi

October 24, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .