• Latest
Perkuat Layanan Kesehatan, Ekosistem Industri Asuransi Perlu Reformasi

Perkuat Layanan Kesehatan, Ekosistem Industri Asuransi Perlu Reformasi

June 3, 2026
Pendapatan Turun, Rugi WSBP Bengkak Jadi Rp410 Miliar

Pendapatan Turun, Rugi WSBP Bengkak Jadi Rp410 Miliar

October 15, 2026
Punya 23 Juta Akun Kripto, RI Siap Tukar Data Pajak pada 2027

Punya 23 Juta Akun Kripto, RI Siap Tukar Data Pajak pada 2027

October 15, 2026
Bayan Gelar RUPSLB Usai Dicaplok Haji Isam, Mau Rombak Pengurus?

Bayan Gelar RUPSLB Usai Dicaplok Haji Isam, Mau Rombak Pengurus?

October 15, 2026
IHSG Ditutup Anjlok 1,33% ke 5.863

IHSG Ditutup Anjlok 1,33% ke 5.863

October 15, 2026
IHSG Ditutup Melemah 1,33% ke 5.863

IHSG Ditutup Melemah 1,33% ke 5.863

October 15, 2026
Ternyata Ini Sosok Di Balik Transaksi Crossing Rp1,12 T di Saham BYAN

Ternyata Ini Sosok Di Balik Transaksi Crossing Rp1,12 T di Saham BYAN

October 15, 2026
Tok! Krakatau Steel (KRAS) Merger 2 Anak Usaha

Tok! Krakatau Steel (KRAS) Merger 2 Anak Usaha

October 15, 2026
Rupiah Ditutup Tertekan 0,14%, Dolar AS Naik ke Rp17.920

Rupiah Ditutup Tertekan 0,14%, Dolar AS Naik ke Rp17.920

October 15, 2026
Ternyata Ini Sosok Dibalik Transaksi Crossing Rp1,12 T di Saham BYAN

Ternyata Ini Sosok Dibalik Transaksi Crossing Rp1,12 T di Saham BYAN

October 15, 2026
Emiten Terafiliasi Prajogo (PTRO) Mau Rights Issue, Duitnya Buat Ini

Emiten Terafiliasi Prajogo (PTRO) Mau Rights Issue, Duitnya Buat Ini

October 15, 2026
Danantara & INA Rampungkan Investasi di Proyek CA-EDC Chandra Asri

Danantara & INA Rampungkan Investasi di Proyek CA-EDC Chandra Asri

October 15, 2026
BI Buka Suara Soal Efek Isu Global ke Pelemahan Rupiah

BI Buka Suara Soal Efek Isu Global ke Pelemahan Rupiah

October 15, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, October 15, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Perkuat Layanan Kesehatan, Ekosistem Industri Asuransi Perlu Reformasi

4 months ago
in Market
Perkuat Layanan Kesehatan, Ekosistem Industri Asuransi Perlu Reformasi
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Ekosistem industri asuransi kesehatan nasional terus didorong untuk berbenah dan bertransformasi. Hal ini perlu dilakukan demi meningkatkan kualitas layanan di tengah tren kenaikan inflasi medis di Indonesia.

Ketua Komisi XI DPR RI, Muhammad Misbakhun mengatakan, setelah pandemi Covid-19 masyarakat semakin sadar terhadap kebutuhan asuransi kesehatan. Kesadaran ini menjadi sebuah hal yang baru dan melekat dalam gaya hidup masyarakat. Ekosistem industri asuransi kesehatan pun mulai berkembang seiring peningkatan permintaan dari masyarakat.

“Nah ternyata ada periode sebelumnya dan periode Covid dan pasca Covid ini ternyata ada terjadi kesenjangan. Kesenjangan apa? Kesenjangan antara ekspektasi masyarakat yang sudah membayar premi asuransi kesehatan dengan pelayanan dan kemudian klaim dan kemudian perkembangan industri itu sendiri,” ujar Misbakhun dalam Health Insurance Ecosystem Forum 2026, Rabu (3/6/2026).

Maka dari itu, ia mengimbau regulator untuk melakukan penyesuaian dalam rangka melindungi industri, konsumen dan perbaikan di ekosistemnya itu sendiri. Sebagai gambaran, inflasi medis Indonesia mencapai sekitar 17,9% alias tertinggi di Asia yang membawa dampak signifikan terhadap industri asuransi.

Tantangan lainnya, Komisi XI DPR RI mendapat keterangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bahwa cost perusahaan asuransi kesehatan telah melampaui 100 klaimnya. Lantas, Misbakhun menekankan pentingnya pembenahan dan perbaikan ekosistem industri asuransi kesehatan secara menyeluruh.

“Tidak hanya dalam surat edaran, tapi dalam bentuk peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang lebih kredibel, tingkatannya lebih tinggi, tapi skupnya (cakupan) lebih luas,” imbuh dia.

Dalam hal ini, cakupan yang lebih luas menandakan adanya beberapa aspek yang harus diperbaiki oleh para pelaku industri asuransi kesehatan nasional. Di samping itu, partisipasi masyarakat sebagai pemegang polis juga perlu diatur dengan lebih baik, termasuk yang berkaitan dengan hak dan tanggung jawabnya.

Sebagai contoh, mekanisme layanan asuransi kesehatan perlu perbaikan, terutama ketika pasien sedang menjalani rawat jalan ataupun rawat inap. Jangan sampai di kemudian hari masyarakat justru tidak memiliki partisipasi secara pribadi untuk melakukan klaim atas asuransi kesehatan yang dimilikinya.

Pada dasarnya, setelah membayar premi asuransi, masyarakat yang menjadi pemegang polis berharap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik ketika mereka melakukan klaim.

Namun, hal ini bisa menjadi masalah apabila pemegang polis tidak memperoleh layanan yang baik ketika mengajukan klaim, sehingga mempengaruhi kualitas perusahaan asuransi kesehatan itu sendiri. Padahal, perusahaan asuransi memiliki sistem kerja dan layanan yang saling terintegrasi dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari agen polis hingga pemegang polis.

“Terus kemudian perusahaan yang melakukan upaya keagenan kepada rumah sakitnya. Melakukan monitoring dan sebagainya. Kemudian rumah sakit itu sendiri sebagai pihak yang jasanya digunakan dan pembayarannya akan ada di sana. Nah tentunya siklus ini kan harus berjalan,” tuturnya.

Bersamaan dengan itu, perusahaan asuransi juga harus mendapatkan dana yang cukup dan kemudian menginvestasikannya di sektor lain. Upaya ini perlu dilakukan agar perusahaan tersebut memiliki arus kas yang solid, sehingga mereka tidak mengalami kesulitan ketika ada klaim dari pemegang polis.

(rah/rah)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Pendapatan Turun, Rugi WSBP Bengkak Jadi Rp410 Miliar

Pendapatan Turun, Rugi WSBP Bengkak Jadi Rp410 Miliar

October 15, 2026
Punya 23 Juta Akun Kripto, RI Siap Tukar Data Pajak pada 2027

Punya 23 Juta Akun Kripto, RI Siap Tukar Data Pajak pada 2027

October 15, 2026
Bayan Gelar RUPSLB Usai Dicaplok Haji Isam, Mau Rombak Pengurus?

Bayan Gelar RUPSLB Usai Dicaplok Haji Isam, Mau Rombak Pengurus?

October 15, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .