• Latest
Perusahaan Swasta Hati-Hati, 80% Terancam Jadi ‘Zombi’

Perusahaan Swasta Hati-Hati, 80% Terancam Jadi ‘Zombi’

November 3, 2025
Ekonom Bank Asing Ungkap Kapan Dolar AS Bisa Balik ke Rp17.000/US$

Ekonom Bank Asing Ungkap Kapan Dolar AS Bisa Balik ke Rp17.000/US$

July 29, 2026
BNI Perkuat Fundamental Bisnis, Dukung Transformasi BUMN

BNI Perkuat Fundamental Bisnis, Dukung Transformasi BUMN

July 29, 2026
CEO GOTO Ungkap Strategi Bikin Cuan Perusahaan

CEO GOTO Ungkap Strategi Bikin Cuan Perusahaan

July 29, 2026
Tersenyumlah! Ada Peluang IHSG Balik ke Level 8.000 di Akhir Tahun

Tersenyumlah! Ada Peluang IHSG Balik ke Level 8.000 di Akhir Tahun

July 29, 2026
Kapitalisasi Pasar Bursa Korsel Menguap Rp 18.000 Triliun

Kapitalisasi Pasar Bursa Korsel Menguap Rp 18.000 Triliun

July 29, 2026
GOTO Cetak Laba Bersih Dua Kuartal Beruntun, Bukti Kekuatan Ekosistem

GOTO Cetak Laba Bersih Dua Kuartal Beruntun, Bukti Kekuatan Ekosistem

July 29, 2026
GOTO Cetak Laba Bersih Rp607 M di Semester I-2026, Pendapatan Naik 28%

GOTO Cetak Laba Bersih Rp607 M di Semester I-2026, Pendapatan Naik 28%

July 29, 2026
KOSPI Anjlok Gegara Saham Teknologi, Bursa Regional Perlu Waspada?

KOSPI Anjlok Gegara Saham Teknologi, Bursa Regional Perlu Waspada?

July 29, 2026
Soal Sengketa Arbitrase Investasi di Kimia Farma, Ini Penjelasan INA

Soal Sengketa Arbitrase Investasi di Kimia Farma, Ini Penjelasan INA

July 29, 2026
IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100

July 29, 2026
Saham Ambruk-Investor Rugi Besar, Menkeu Minta Maaf

Saham Ambruk-Investor Rugi Besar, Menkeu Minta Maaf

July 29, 2026
BCA Catat Laba Rp 29,5 Triliun Rupiah di Semester 1 2026

BCA Catat Laba Rp 29,5 Triliun Rupiah di Semester 1 2026

July 29, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, July 29, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Perusahaan Swasta Hati-Hati, 80% Terancam Jadi ‘Zombi’

9 months ago
in Lifestyle
Perusahaan Swasta Hati-Hati, 80% Terancam Jadi ‘Zombi’
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Sektor private equity menghadapi masa sulit. Sekitar 80% perusahaan swasta ini berpotensi menjadi “perusahaan zombi” 

Hal ini akan terjadi dalam dekade mendatang. Laporan dikeluarkan EQT, salah satu firma ekuitas swasta terbesar asal Swedia.

“Lebih dari 15.000 perusahaan modal swasta yang ada, hanya sekitar 5.000 yang berhasil mengumpulkan dana dalam tujuh tahun terakhir,” ujar Chief Executive EQT mengungkapkannya ke Financial Times, Per Franzén, dikutip Senin (3/11/2025).

“Berapa banyak yang akan bisa melakukannya lagi dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan? Mungkin kurang dari setengahnya. Jumlah perusahaan zombi akan bertambah beberapa ribu lagi,” tambahnya.

Istilah perusahaan zombi merujuk pada manajer dana yang masih bertahan hanya untuk mengelola investasi lama tanpa kemampuan menggalang modal baru. Fenomena ini meningkat karena industri ekuitas swasta kesulitan mengembalikan dana ke investor akibat minimnya transaksi dan peluang keluar (exit).

Sebagai respons, banyak perusahaan kini mencoba meningkatkan biaya dari dana yang sudah ada atau menggunakan continuation fund, yakni instrumen yang memungkinkan mereka menjual aset kepada diri sendiri untuk memperoleh biaya manajemen baru. Namun, Franzén menilai strategi itu tidak berkelanjutan.

“Memeras biaya dari dana lama dan secara oportunistik menggunakan instrumen berkelanjutan bukanlah model bisnis jangka panjang,” tegasnya.

“Itu tidak akan membantu Anda menarik dan mempertahankan talenta terbaik. Pada akhirnya, perusahaan-perusahaan ini akan berhenti beroperasi.”

Menurutnya, hanya 50 hingga 100 perusahaan besar yang terdiversifikasi secara global akan menguasai 90% modal yang mengalir ke pasar swasta dalam siklus penggalangan dana berikutnya. Data Preqin mencatat, jumlah dana ekuitas swasta yang mencapai penutupan akhir (final close) pada 2025 berada di jalur terendah dalam sembilan tahun terakhir.

Meski begitu, sebagian pelaku industri masih optimistis. Rob Lucas, CEO grup modal swasta CVC, mengatakan permintaan terhadap investasi alternatif masih akan tumbuh.

“Jika Anda melihat permintaan modal swasta selama satu atau dua dekade mendatang, skalanya sangat besar,” ujarnya.

“Akan ada perusahaan baru yang muncul dan perusahaan kecil yang berkembang… Industri ini tidak akan mati, hanya akan berubah bentuk.”

(sef/sef)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ekonom Bank Asing Ungkap Kapan Dolar AS Bisa Balik ke Rp17.000/US$

Ekonom Bank Asing Ungkap Kapan Dolar AS Bisa Balik ke Rp17.000/US$

July 29, 2026
BNI Perkuat Fundamental Bisnis, Dukung Transformasi BUMN

BNI Perkuat Fundamental Bisnis, Dukung Transformasi BUMN

July 29, 2026
CEO GOTO Ungkap Strategi Bikin Cuan Perusahaan

CEO GOTO Ungkap Strategi Bikin Cuan Perusahaan

July 29, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .