• Latest
Rekomendasi Saham Hari Ini:

Rekomendasi Saham Hari Ini:

June 22, 2026
BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

October 9, 2026
BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

October 9, 2026
Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

October 9, 2026
Destry Ungkap ‘Musuh Besar’ Rupiah Bukan dari Dalam Negeri

Destry Ungkap ‘Musuh Besar’ Rupiah Bukan dari Dalam Negeri

October 9, 2026
Kacau! Trump Tuding Kandidat Muslim Teroris, Abdul Dipanggil Muhammad

Kacau! Trump Tuding Kandidat Muslim Teroris, Abdul Dipanggil Muhammad

October 9, 2026
Dunia Masuki Era ‘Higher for Longer’, BI Siapkan Napas Panjang

Dunia Masuki Era ‘Higher for Longer’, BI Siapkan Napas Panjang

October 9, 2026
Wakil Presiden Komisaris Shubhasish Mundur dari Bundamedik (BMHS)

Wakil Presiden Komisaris Shubhasish Mundur dari Bundamedik (BMHS)

October 9, 2026
BRI Wealth Management Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru

BRI Wealth Management Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru

October 9, 2026
Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 1,04% ke Level 6.093

Jelang Akhir Pekan, IHSG Ditutup Menguat 1,04% ke Level 6.093

October 9, 2026
Destry Jamin Sinergi Tak Hilangkan Independensi Bank Indonesia

Destry Jamin Sinergi Tak Hilangkan Independensi Bank Indonesia

October 9, 2026
Yield SRBI Sempat Bikin Biaya Dana Naik, BI Ganti Strategi!

Yield SRBI Sempat Bikin Biaya Dana Naik, BI Ganti Strategi!

October 9, 2026
Jelang Merger, Adhi Karya Jual Saham Entitas JSMR Senilai Rp 1,7 T

Jelang Merger, Adhi Karya Jual Saham Entitas JSMR Senilai Rp 1,7 T

October 9, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Friday, October 9, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rekomendasi Saham Hari Ini:

4 months ago
in Lifestyle
Rekomendasi Saham Hari Ini:
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Jumat (19/6) dengan kenaikan tipis 0,08% ke level 6.177,14. 

Penguatan indeks ditopang oleh lonjakan saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bayan Resources Tbk (BYAN), sementara pelemahan terdalam terjadi pada saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), serta PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN).

Di pasar reguler, investor asing membukukan nilai jual bersih sebesar Rp3,14 triliun, sedangkan secara keseluruhan pasar mencatatkan nilai jual bersih Rp3,19 triliun. Dari sisi sektoral, lima dari sebelas sektor ditutup di zona hijau dengan sektor infrastruktur memimpin kenaikan sebesar 1,61%, sementara sektor properti mengalami koreksi terdalam sebesar 1,86%.

Pasar saham Amerika Serikat tidak beroperasi pada Jumat lalu sehubungan dengan peringatan Juneteenth National Independence Day. Pada pekan ini, perhatian pelaku pasar akan tertuju pada rilis data inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) dan revisi final pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) AS yang berpotensi memberikan petunjuk terkait arah kebijakan suku bunga Federal Reserve (The Fed). 

Selain itu, pelaku pasar juga menanti pengumuman klasifikasi pasar saham Indonesia dari MSCI. Di sisi lain, indeks offshore MSCI Indonesia terkoreksi 0,77%, sedangkan ETF Indonesia (EIDO) bergerak stabil.

Sementara itu, PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI) memulai masa book building pada 22-24 Juni 2026 dengan target pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia pada 8 Juli mendatang. Perseroan yang bergerak di bidang perdagangan besar alat laboratorium, alat farmasi, dan alat kesehatan tersebut membidik penghimpunan dana hingga Rp269,27 miliar melalui penawaran saham pada kisaran harga Rp446-Rp515 per saham.

Dana hasil penawaran umum perdana saham tersebut akan digunakan sekitar Rp50 miliar untuk pembayaran sebagian pokok pinjaman perseroan. Selain itu, sekitar 11,8% dialokasikan untuk belanja modal berupa pembangunan gedung pabrik di Cikupa, sedangkan sekitar 68,7% akan digunakan untuk pembelian barang terkait proyek serta pengadaan bahan baku dan persediaan.

Di sisi lain, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) berencana melaksanakan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) IV dengan menerbitkan maksimal 2,44 miliar saham baru atau setara 10% dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Harga pelaksanaan ditetapkan sekurang-kurangnya sebesar 90% dari rata-rata harga penutupan saham MDKA selama 25 hari bursa berturut-turut sebelum pengajuan pencatatan saham baru.

Perseroan berencana mengalokasikan sekitar 30% dana hasil PMTHMETD untuk kebutuhan modal kerja perseroan dan entitas grup. Sementara itu, sekitar 70% sisanya akan digunakan untuk mendukung pengembangan usaha melalui belanja modal, akuisisi saham, pembelian aset, dan penyertaan pada perusahaan yang bergerak di sektor yang sejalan dengan kegiatan usaha MDKA. Hingga saat ini, perseroan masih belum menetapkan pihak yang akan menyerap saham baru tersebut. 

Apabila seluruh saham baru diterbitkan, kepemilikan pemegang saham eksisting berpotensi terdilusi maksimal 9,09%. Rencana tersebut masih menunggu persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB yang dijadwalkan berlangsung pada 23 Juni.

Selanjutnya ada PT Blue Bird Tbk (BIRD) yang menetapkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp166 per saham atau setara Rp415,35 miliar. Nilai tersebut merepresentasikan rasio pembayaran dividen sebesar 65,35% dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

Sepanjang 2025, BIRD mencatatkan pendapatan sebesar Rp5,71 triliun, meningkat 13,2% dibandingkan tahun sebelumnya. Laba bersih perseroan juga tumbuh 8,56% menjadi Rp643,41 miliar, didukung kenaikan EBITDA sebesar 13,36% menjadi Rp1,30 triliun. Laba per saham dasar tercatat meningkat menjadi Rp254 dari Rp234 pada tahun sebelumnya.

Pada penutupan perdagangan 19 Juni, saham BIRD berada di level Rp1.675 per saham, yang mencerminkan imbal hasil dividen sekitar 9,91%. Adapun cum dividen di pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan pada 30 Juni 2026, sedangkan pembayaran dividen akan dilakukan pada 10 Juli 2026.

Rekomendasi Saham Hari Ini dari Mega Capital Sekuritas

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

[Gambas:Produk Investasi by Investasiku]

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.

(ayh/ayh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

BI Siap Intervensi Jor-Joran Buat Jaga Rupiah, Jika Global Makin Panas

October 9, 2026
BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

BI Akui Rupiah Masih Rentan karena Capital Flight Global

October 9, 2026
Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

Asuransi & Dana Pensiun Pegang 27% Surat Utang RI, Nilainya Rp137,4 T

October 9, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .