• Latest
Rupiah Ambles, Dolar AS Naik ke Rp16.390

Rupiah Ambles, Dolar AS Naik ke Rp16.390

July 29, 2025
9M-2026, BNI Bukukan Laba Bersih Rp16,12 Triliun

9M-2026, BNI Bukukan Laba Bersih Rp16,12 Triliun

October 27, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 1%

Breaking! IHSG Anjlok 1%

October 27, 2026
Menkeu Suahasil Temui Gubernur DKI, Bahas Penerbitan Obligasi Daerah?

Menkeu Suahasil Temui Gubernur DKI, Bahas Penerbitan Obligasi Daerah?

October 27, 2026
LPG, Minyak Kita hingga Pupuk Masuk Kopdes Merah Putih, Ini Skema BUMN

LPG, Minyak Kita hingga Pupuk Masuk Kopdes Merah Putih, Ini Skema BUMN

October 27, 2026
LPG, Minya Kita hingga Pupuk Masuk Kopdes Merah Putih, Ini Skema BUM

LPG, Minya Kita hingga Pupuk Masuk Kopdes Merah Putih, Ini Skema BUM

October 27, 2026
Direktur Utama PNM Arief Mulyadi Meninggal Dunia

Direktur Utama PNM Arief Mulyadi Meninggal Dunia

October 27, 2026
Menkeu Suahasil Ketemu Gubernur DKI, Bahas Penerbitan Obligasi Daerah?

Menkeu Suahasil Ketemu Gubernur DKI, Bahas Penerbitan Obligasi Daerah?

October 27, 2026
Konflik Bikin LNG Kian Mahal & Harga Batu Bara Ikut Membara

Konflik Bikin LNG Kian Mahal & Harga Batu Bara Ikut Membara

October 27, 2026
OJK Buka-bukaan Soal 1 Hal yang Jadi Catatan MSCI ke Bursa RI

OJK Buka-bukaan Soal 1 Hal yang Jadi Catatan MSCI ke Bursa RI

October 27, 2026
Ibu-Ibu Borong Surat Utang Pemerintah RI, SBR015 Laku Rp17 Triliun

Ibu-Ibu Borong Surat Utang Pemerintah RI, SBR015 Laku Rp17 Triliun

October 27, 2026
3 Jurus OJK Hadapi Ancaman MSCI hingga IHSG & Rupiah Melemah

3 Jurus OJK Hadapi Ancaman MSCI hingga IHSG & Rupiah Melemah

October 27, 2026
BEI Evaluasi Indeks, Ini Saham Penghuni Baru LQ45 dan IDX30

BEI Evaluasi Indeks, Ini Saham Penghuni Baru LQ45 dan IDX30

October 27, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, October 27, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Ambles, Dolar AS Naik ke Rp16.390

1 year ago
in Lifestyle
Rupiah Ambles, Dolar AS Naik ke Rp16.390
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah kembali ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Selasa (29/7/2025).

Melansir dari Refinitiv, mata uang garuda ditutup melemah 0,34% di posisi Rp16.390/US$. Secara intraday, rupiah sempat jatuh hingga level Rp16.408/US$ sebelum akhirnya sedikit membaik hingga penutupan perdagangan. Level tersebut merupakan yang terlemah sejak 24 Juni 2025.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) terpantau masih naik pesat ke level 98,85 atau naik 0,32%. Hal ini sekaligus menandai level terkuat DXY sejak 17 Juli 2025.


Nilai tukar rupiah melemah pada perdagangan hari ini, seiring dengan masih dominannya kekuatan mata uang greenback ini terhadap mayoritas mata uang global. Penguatan ini memberikan tekanan signifikan pada mata uang negara-negara berkembang, termasuk rupiah.

Kenaikan indeks dolar AS (DXY) dipicu oleh sentimen positif pasar terhadap arah kebijakan perdagangan Presiden AS Donald Trump, yang dinilai mulai menunjukkan kejelasan.

Ketidakpastian yang sempat membayangi rencana tarif dagang kini mulai mereda setelah AS berhasil mencapai kesepakatan dagang dengan sejumlah mitra utamanya menjelang tenggat 1 Agustus 2025.

Beberapa negara seperti Jepang, Indonesia, Filipina, dan Uni Eropa telah meresmikan kesepakatan perdagangan baru dengan AS, hasil dari negosiasi intensif dalam beberapa pekan terakhir.

Meredanya ketegangan dagang membuat investor global beralih ke aset berdenominasi dolar AS, yang dinilai lebih aman di tengah peralihan fase geopolitik. Di sisi lain, pasar juga masih mengadopsi sikap wait and see terhadap keputusan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) yang akan diumumkan pada Rabu (30/7/2025) mendatang.

Meskipun pasar memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga acuannya, peluang pemangkasan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan masih terbuka lebar.

Kombinasi antara meredanya ketidakpastian perdagangan dan spekulasi arah kebijakan moneter AS inilah yang turut mendorong penguatan dolar AS lebih lanjut.

Akibatnya, rupiah harus menghadapi tekanan jual yang cukup besar di pasar valas, mengikuti tren pelemahan sejumlah mata uang emerging markets lainnya.

CNBC INDONESIA RESEARCH

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Gerak ‘Roller Coaster’ Rupiah di Semester I-2025, Dolar Masih Perkasa




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
9M-2026, BNI Bukukan Laba Bersih Rp16,12 Triliun

9M-2026, BNI Bukukan Laba Bersih Rp16,12 Triliun

October 27, 2026
Breaking! IHSG Anjlok 1%

Breaking! IHSG Anjlok 1%

October 27, 2026
Menkeu Suahasil Temui Gubernur DKI, Bahas Penerbitan Obligasi Daerah?

Menkeu Suahasil Temui Gubernur DKI, Bahas Penerbitan Obligasi Daerah?

October 27, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .