• Latest
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Sentuh Rp18.100 Pagi Ini

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Sentuh Rp18.100 Pagi Ini

July 29, 2026
Laba PGEO Sentuh US,62 Juta di Semester I-2026

Laba PGEO Sentuh US$79,62 Juta di Semester I-2026

July 29, 2026
IHSG Menguat Tapi Rupiah Melemah & Dekati Rp 18.100 per USD

IHSG Menguat Tapi Rupiah Melemah & Dekati Rp 18.100 per USD

July 29, 2026
Semester I-2026, Laba TINS Melesat ke Rp 2,71 Triliun, Ini Penyebabnya

Semester I-2026, Laba TINS Melesat ke Rp 2,71 Triliun, Ini Penyebabnya

July 29, 2026
Jelang Rilis Lapkeu, Begini Rekomendasi Analis Terhadap Saham GOTO

Jelang Rilis Lapkeu, Begini Rekomendasi Analis Terhadap Saham GOTO

July 29, 2026
Emiten RI Ini Galang Dana Jumbo, Akuisisi Tambang & Masuk Alat Berat

Emiten RI Ini Galang Dana Jumbo, Akuisisi Tambang & Masuk Alat Berat

July 29, 2026
Ada yang Harganya Naik 185% Sebulan, BEI Pelototi 4 Saham Ini

Ada yang Harganya Naik 185% Sebulan, BEI Pelototi 4 Saham Ini

July 29, 2026
Purbaya Tegaskan Danantara Tak Punya Hak Suara di KSSK

Purbaya Tegaskan Danantara Tak Punya Hak Suara di KSSK

July 29, 2026
IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,17% ke Level 6.141

IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,17% ke Level 6.141

July 29, 2026
IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

July 29, 2026
Bursa Asia Rebound, Kospi & Nikkei Bergerak di Zona Hijau

Bursa Asia Rebound, Kospi & Nikkei Bergerak di Zona Hijau

July 29, 2026
Pemerintah Segera Uji Coba Penyaluran Bansos Lewat KDMP di 900 Lokasi

Pemerintah Segera Uji Coba Penyaluran Bansos Lewat KDMP di 900 Lokasi

July 29, 2026
Asing Kompak Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Merah

Asing Kompak Borong 10 Saham Ini Kala IHSG Merah

July 29, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, July 29, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Sentuh Rp18.100 Pagi Ini

1 hour ago
in Lifestyle
Rupiah Dibuka Melemah, Dolar AS Sentuh Rp18.100 Pagi Ini
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta,CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah kembali dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (29/7/2026).

Merujuk data Refinitiv, per pukul 09.02 WIB rupiah harus terdepresiasi sebesar 0,25% ke posisi Rp18.100/US$. Pelemahan ini membuat mata uang Garuda kembali menyentuh level psikologisnya. 

Pada perdagangan sebelumnya, Selasa (28/7/2026), rupiah ditutup melemah 0,31% ke level Rp18.055/US$. Mata uang Garuda bahkan sempat menyentuh posisi terlemah hariannya di Rp18.095/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah tipis 0,01% ke posisi 101,405. Pelemahan tersebut melanjutkan koreksi sebesar 0,12% pada perdagangan sebelumnya.


Pergerakan rupiah hari ini masih akan dipengaruhi perkembangan konflik di Timur Tengah, penantian terhadap keputusan suku bunga The Federal Reserve (The Fed), serta langkah stabilisasi nilai tukar yang dilakukan Bank Indonesia (BI).

Meski cenderung melemah, Greenback tetap mendapat dukungan dari permintaan terhadap aset aman setelah ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat.

Meski demikian, pergerakan mata uang global cenderung terbatas pada awal perdagangan Asia. Pelaku pasar memilih menahan diri menjelang pengumuman hasil rapat Federal Open Market Committee (FOMC) pada Rabu waktu AS atau Kamis dini hari WIB.

Pasar saat ini memperhitungkan peluang sebesar 33% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin. Keputusan serta pernyataan The Fed akan menjadi perhatian karena dapat menentukan arah dolar AS dan mata uang global berikutnya.

Meski demikian, BI kembali menegaskan komitmennya menjaga stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian global dan transisi kepemimpinan bank sentral.

Direktur Eksekutif Senior sekaligus Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin Gunawan Hutapea mengatakan stabilitas menjadi prasyarat utama untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Di tengah ketidakpastian global yang tinggi, stabilisasi nilai tukar rupiah terus diperkuat sehingga konsisten mendukung pencapaian sasaran inflasi dan mendorong kegiatan ekonomi,” papar Erwin.

Menurut Erwin, upaya menjaga rupiah tidak hanya dilakukan melalui suku bunga kebijakan. BI juga terus mempertajam penggunaan instrumen moneter lainnya.

“Berbagai instrumen, termasuk triple intervention di pasar valas (spot, NDF, dan DNDF) serta optimalisasi instrumen moneter seperti SRBI yang didukung fasilitas insentif swap dan DNDF hedging, terus dioptimalkan untuk menjaga stabilitas nilai tukar sekaligus mendukung masuknya aliran modal asing,” ujarnya.

BI juga terus menjaga kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan. Penerbitan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) akan disesuaikan dengan kebutuhan pengelolaan likuiditas sekaligus diarahkan untuk mendukung masuknya aliran modal asing.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Laba PGEO Sentuh US,62 Juta di Semester I-2026

Laba PGEO Sentuh US$79,62 Juta di Semester I-2026

July 29, 2026
IHSG Menguat Tapi Rupiah Melemah & Dekati Rp 18.100 per USD

IHSG Menguat Tapi Rupiah Melemah & Dekati Rp 18.100 per USD

July 29, 2026
Semester I-2026, Laba TINS Melesat ke Rp 2,71 Triliun, Ini Penyebabnya

Semester I-2026, Laba TINS Melesat ke Rp 2,71 Triliun, Ini Penyebabnya

July 29, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .