• Latest
Rupiah Dibuka Menguat 0,11%, Dolar AS Turun ke Rp17.610

Rupiah Dibuka Menguat 0,11%, Dolar AS Turun ke Rp17.610

September 7, 2026
Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

September 8, 2026
Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T

Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T

September 8, 2026
Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
Pefindo Pertahankan Rating BTN di Level idAAA

Pefindo Pertahankan Rating BTN di Level idAAA

September 8, 2026
Bisnis Kesehatan Tumbuh, MDLA Kantongi Laba Rp 226 Miliar

Bisnis Kesehatan Tumbuh, MDLA Kantongi Laba Rp 226 Miliar

September 8, 2026
Purbaya Ungkap Rencana Baru, Warga Bikin KTP Otomatis Dapat Rekening

Purbaya Ungkap Rencana Baru, Warga Bikin KTP Otomatis Dapat Rekening

September 8, 2026
Pidana Pajak Dikaji Masuk RUU Perampasan Aset, Purbaya Buka Suara

Pidana Pajak Dikaji Masuk RUU Perampasan Aset, Purbaya Buka Suara

September 8, 2026
Rukun Raharja (RAJA) Rampungkan Akuisisi Saham PT Layar Nusantara Gas

Rukun Raharja (RAJA) Rampungkan Akuisisi Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
RUPSLB RATU Sepakat Private Placement 271,51 Juta Saham

RUPSLB RATU Sepakat Private Placement 271,51 Juta Saham

September 8, 2026
IHSG Ditutup Melesat 1,01% Hari Ini, Seluruh Sektor di Zona Hijau

IHSG Ditutup Melesat 1,01% Hari Ini, Seluruh Sektor di Zona Hijau

September 8, 2026
Danantara Dorong Himbara Buka Rekening Buat Penerima Bansos

Danantara Dorong Himbara Buka Rekening Buat Penerima Bansos

September 8, 2026
Rupiah Berbalik Ditutup Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.625

Rupiah Berbalik Ditutup Menguat, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.625

September 8, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, September 8, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Dibuka Menguat 0,11%, Dolar AS Turun ke Rp17.610

2 days ago
in Lifestyle
Rupiah Dibuka Menguat 0,11%, Dolar AS Turun ke Rp17.610
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah kembali melanjutkan penguatannya terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan pekan ini.

Merujuk data Refinitiv, pada pembukaan perdagangan Senin (7/9/2026), rupiah berhasil terapresiasi 0,11% ke posisi Rp17.610/US$.

Penguatan tersebut melanjutkan kinerja positif pada Jumat (4/9/2026), ketika mata uang Garuda ditutup menguat 0,11% ke level Rp17.630/US$. Posisi itu menjadi penutupan terkuat rupiah sejak 21 Mei 2026.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah tipis 0,03% ke posisi 99,143.

DXY kembali terkoreksi setelah menguat 0,27% pada perdagangan Jumat pekan lalu. Pelemahan dolar pagi ini memberikan ruang bagi rupiah untuk melanjutkan penguatan.


Penguatan rupiah terjadi ketika pelaku pasar menantikan pengumuman posisi cadangan devisa Indonesia periode Agustus 2026. Bank Indonesia (BI) dijadwalkan merilis data tersebut pada pukul 10.00 WIB hari ini.

Pada akhir Juli 2026, cadangan devisa Indonesia tercatat sebesar US$145,3 miliar, relatif stabil dibandingkan US$145,6 miliar pada akhir Juni.

Perkembangan tersebut dipengaruhi penerimaan pajak dan jasa serta penerbitan global bond pemerintah. Pada saat bersamaan, cadangan devisa juga digunakan untuk pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi rupiah oleh BI.

Posisi cadangan devisa pada akhir Juli setara dengan pembiayaan 5,5 bulan impor atau 5,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Angka tersebut masih jauh di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

Rilis periode Agustus akan dicermati untuk melihat seberapa besar ruang yang dimiliki BI dalam menjaga stabilitas rupiah di tengah masih tingginya tantangan eksternal yang bisa menciptakan volatilitas di pasar keuangan global.

Cadangan devisa yang tetap kuat dapat menopang kepercayaan terhadap rupiah dan aset keuangan domestik. Sebaliknya, penurunan yang cukup besar dapat menunjukkan tingginya kebutuhan pembayaran eksternal maupun penggunaan devisa untuk menjaga stabilitas nilai tukar.

Dari pasar global, dolar AS masih kesulitan melanjutkan penguatan meski ekspektasi kenaikan suku bunga The Federal Reserve (The Fed) kembali meningkat.

Laporan tenaga kerja AS pada Jumat lalu sempat memberikan dorongan kepada greenback. Data tersebut membuat pelaku pasar kembali memperbesar peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September menjadi sekitar 57%.

Namun, penguatan dolar tidak bertahan lama. Kekhawatiran terhadap utang pemerintah AS yang terus membengkak dan ketidakpastian arah kebijakan Negeri Paman Sam masih membebani greenback.

Dolar juga menghadapi tekanan karena sejumlah bank sentral utama dunia diperkirakan turut menaikkan suku bunga. Kondisi tersebut membuat selisih kebijakan moneter antara The Fed dan bank sentral lainnya tidak melebar secara signifikan sehingga membatasi daya tarik dolar AS.

Perhatian pasar kini beralih kepada data inflasi AS yang akan dirilis pada Jumat mendatang. Inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan dapat memperkuat peluang kenaikan suku bunga The Fed dan kembali mengangkat dolar.

Sebaliknya, inflasi yang lebih rendah dapat memperbesar peluang The Fed mempertahankan suku bunga. Kondisi tersebut berpotensi menekan dolar dan membuka ruang penguatan bagi rupiah.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

Laba Sudah Terbang 445%, SMGR Buka-bukaan Strategi Tahun Ini

September 8, 2026
Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T

Kepercayaan Nasabah Dorong Penghimpunan Dana BRI, DPK Capai 1.580 T

September 8, 2026
Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

Emiten Hapsoro (RAJA) Akuisisi 5% Saham PT Layar Nusantara Gas

September 8, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .