• Latest
Rupiah Dibuka Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.820

Rupiah Dibuka Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.820

October 7, 2026
Haji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara

Haji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara

October 7, 2026
Harga Saham Bergerak Liar, BEI Pantau Ketat 2 Emiten Ini

Harga Saham Bergerak Liar, BEI Pantau Ketat 2 Emiten Ini

October 7, 2026
Nambah, Haji Isam Caplok 10,08 Miliar Saham Bayan Resources (BYAN)

Nambah, Haji Isam Caplok 10,08 Miliar Saham Bayan Resources (BYAN)

October 7, 2026
Piutang Perusahaan Pembiayaan Tumbuh 1,68% (YoY) per Agustus 2026

Piutang Perusahaan Pembiayaan Tumbuh 1,68% (YoY) per Agustus 2026

October 7, 2026
Total Aset Industri Perasuransian di Agustus Capai Rp 1.200 T

Total Aset Industri Perasuransian di Agustus Capai Rp 1.200 T

October 7, 2026
Kejatuhan Raja Retail RI, Kisah Lahirnya Matahari dan Lippo

Kejatuhan Raja Retail RI, Kisah Lahirnya Matahari dan Lippo

October 7, 2026
Masuk Bisnis Data Center, REAL Caplok Perusahaan Ini

Masuk Bisnis Data Center, REAL Caplok Perusahaan Ini

October 7, 2026
IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,28% ke Level 6.210

IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,28% ke Level 6.210

October 7, 2026
Kinerja Perbankan Agustus Menggembirakan, Kredit Tumbuh 13,56% (YoY

Kinerja Perbankan Agustus Menggembirakan, Kredit Tumbuh 13,56% (YoY

October 7, 2026
IHSG Mulai Rebound, Ini Rekomendasi Saham yang Menarik Buat Dilirik

IHSG Mulai Rebound, Ini Rekomendasi Saham yang Menarik Buat Dilirik

October 7, 2026
Perkuat Ekosistem, OJK Rilis Kinerja Pembiayaan UMKM Tiap Semester

Perkuat Ekosistem, OJK Rilis Kinerja Pembiayaan UMKM Tiap Semester

October 7, 2026
Bursa Asia Variatif, Investor Cermati Imbal Hasil US Treasury

Bursa Asia Variatif, Investor Cermati Imbal Hasil US Treasury

October 7, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, October 7, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Rupiah Dibuka Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.820

48 minutes ago
in People & Culture
Rupiah Dibuka Menguat, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.820
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Penguatan rupiah berlanjut pada pembukaan perdagangan Rabu (7/10/2026). Mata uang Garuda kembali terapresiasi terhadap dolar Amerika Serikat (AS) setelah sehari sebelumnya ditutup di zona hijau.

Merujuk data Refinitiv, rupiah dibuka di level Rp17.820/US$, menguat sekitar 0,39% dibandingkan penutupan Selasa (6/10/2026) di Rp17.890/US$.

Pada perdagangan sebelumnya, rupiah mengakhiri sesi dengan apresiasi tipis 0,03% di level Rp17.890/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 09.00 WIB terpantau menguat 0,17% ke posisi 102,005.

Pergerakan rupiah hari ini akan dipengaruhi sejumlah sentimen dari dalam maupun luar negeri.

Dari domestik, perhatian pasar tertuju pada cadangan devisa Indonesia periode September yang dijadwalkan diumumkan Bank Indonesia (BI) pada pukul 10.00 WIB.

Pada Agustus, cadangan devisa Indonesia tercatat sebesar US$146,5 miliar, meningkat US$1,2 miliar dibandingkan bulan sebelumnya. Posisi tersebut setara dengan pembiayaan 5,4 bulan impor atau 5,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.


Pasar akan mencermati posisi cadangan devisa terbaru sebagai gambaran kekuatan eksternal Indonesia di tengah volatilitas global. Data ini juga penting bagi rupiah karena menjadi salah satu penopang kemampuan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar.

Sentimen positif lainnya datang dari Bank Dunia yang menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 menjadi 5,2%, dari perkiraan sebelumnya sebesar 4,7% pada April.

Revisi tersebut ditopang kinerja ekonomi Indonesia pada semester pertama, ketika pertumbuhan mencapai 5,4% seiring menguatnya konsumsi rumah tangga dan belanja pemerintah.

Perbaikan proyeksi pertumbuhan dapat membantu menjaga kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia. Kendati demikian, Bank Dunia juga menyoroti adanya tanda perlambatan aktivitas domestik setelah semester pertama serta risiko yang masih berasal dari kondisi fiskal.

Dari eksternal, pasar mencermati neraca perdagangan Amerika Serikat yang mencatat defisit lebih lebar pada Agustus.

Defisit perdagangan AS mencapai US$105,6 miliar, membengkak dari US92,8miliarpadaJulidanmelampauikonsensuspasarsebesarUS102 miliar. Angka tersebut sekaligus menjadi defisit perdagangan terbesar sejak Maret 2025.

Pelebaran defisit terjadi setelah impor meningkat US$17,2 miliar menjadi rekor US$420,8 miliar, sementara ekspor bertambah US4,5miliarmenjadiUS315,2 miliar.

Meski defisit melebar, kenaikan impor tidak sepenuhnya menunjukkan pelemahan ekonomi AS. Peningkatan pembelian barang modal turut menunjukkan aktivitas investasi masih berjalan, sehingga data tersebut memberi gambaran yang beragam mengenai kondisi ekonomi AS di tengah ketidakpastian arah kebijakan moneter The Federal Reserve (The Fed).

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Haji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara

Haji Isam Tambah Kepemilikan Saham Bayan, Manajemen Buka Suara

October 7, 2026
Harga Saham Bergerak Liar, BEI Pantau Ketat 2 Emiten Ini

Harga Saham Bergerak Liar, BEI Pantau Ketat 2 Emiten Ini

October 7, 2026
Nambah, Haji Isam Caplok 10,08 Miliar Saham Bayan Resources (BYAN)

Nambah, Haji Isam Caplok 10,08 Miliar Saham Bayan Resources (BYAN)

October 7, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .