• Latest
Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Bertahan di Rp17.190

Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Bertahan di Rp17.190

April 27, 2026
Eks Pakar Google Ngaku Setop Nabung Pensiun, Ketakutan Bahaya AI?

Eks Pakar Google Ngaku Setop Nabung Pensiun, Ketakutan Bahaya AI?

November 7, 2026
Ambisi RIJadi Pusat Manufaktur & Perdagangan Emas Dunia

Ambisi RIJadi Pusat Manufaktur & Perdagangan Emas Dunia

November 7, 2026
Aturan Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI November 2026

Aturan Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI November 2026

November 7, 2026
Video:Tarik Investor, Bursa Saham RI Harus Bersih Dari Praktik Kotor

Video:Tarik Investor, Bursa Saham RI Harus Bersih Dari Praktik Kotor

November 7, 2026
Transaksi Dikuasi Segelintir Pihak, BEI Selidiki 3 Saham Ini

Transaksi Dikuasi Segelintir Pihak, BEI Selidiki 3 Saham Ini

November 6, 2026
BMRI Catat Laba Rp 46,5 T, Kualitas Aset Sehat dan Bisnis Digital Kuat

BMRI Catat Laba Rp 46,5 T, Kualitas Aset Sehat dan Bisnis Digital Kuat

November 6, 2026
Hadir di RI, Vantage Markets Tawarkan Keamanan & Kemudahan Investasi

Hadir di RI, Vantage Markets Tawarkan Keamanan & Kemudahan Investasi

November 6, 2026
OJK Sebut Gadai Saham Emiten Haji Isam ke Bank Mandiri Sesuai Aturan

OJK Sebut Gadai Saham Emiten Haji Isam ke Bank Mandiri Sesuai Aturan

November 6, 2026
RI Makin Haus Dolar, Awas Defisit Transaksi Berjalan Makin Lebar

RI Makin Haus Dolar, Awas Defisit Transaksi Berjalan Makin Lebar

November 6, 2026
Ada Angin Segar dari AS, Harga Minyak Dunia 2027 Bisa Turun ke US

Ada Angin Segar dari AS, Harga Minyak Dunia 2027 Bisa Turun ke US$85

November 6, 2026
Pengusaha Minta Bank Swasta RI Jadi Tempat Parkir DHE, BI Menjawab!

Pengusaha Minta Bank Swasta RI Jadi Tempat Parkir DHE, BI Menjawab!

November 6, 2026
MKNT Masuk HSC, 99,64% Saham Dikuasai Segelintir Investor

MKNT Masuk HSC, 99,64% Saham Dikuasai Segelintir Investor

November 6, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Saturday, November 7, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Bertahan di Rp17.190

6 months ago
in Market
Rupiah Dibuka Stagnan, Dolar AS Bertahan di Rp17.190
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka stagnan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan pertama pekan ini, Senin (27/4/2026).

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda mengawali perdagangan tidak bergerak dari posisi penutupan sebelumnya, yakni di level Rp17.190/US$. Pergerakan ini terjadi setelah pada perdagangan sebelumnya, Jumat (24/4/2026), rupiah berhasil ditutup menguat tajam 0,52% ke level Rp17.190/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS atau DXY pada pukul 09.00 WIB terpantau melemah tipis 0,04% ke level 98,492.


Pergerakan rupiah pada hari ini diperkirakan masih akan banyak dipengaruhi sentimen eksternal, terutama arah dolar AS di pasar global. Meski rupiah dibuka menguat, ruang volatilitas masih terbuka karena investor masih mencermati perkembangan perang di Timur Tengah.

Dolar AS sendiri memulai perdagangan awal pekan dengan kecenderungan lebih kuat setelah harapan tercapainya kesepakatan damai antara AS dan Iran kembali memudar.

Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana kunjungan utusannya ke Islamabad pada akhir pekan lalu. Trump menyatakan Iran dapat menghubungi AS jika ingin bernegosiasi untuk mengakhiri perang yang sudah berlangsung sekitar dua bulan. Sikap ini membuat pelaku pasar kembali berhati-hati, apalagi Selat Hormuz masih efektif tertutup.

Sebagai catatan, dolar AS sempat diuntungkan oleh aliran dana ke safe haven aset ketika perang AS-Israel dengan Iran pecah pada akhir Februari. Namun, sebagian penguatan itu memudar pada April setelah muncul harapan adanya kesepakatan damai. Dalam beberapa hari terakhir, dolar AS kembali cenderung stabil seiring mandeknya pembicaraan AS-Iran.

Meski gencatan senjata sempat meredam pertempuran, belum ada kesepakatan final untuk mengakhiri perang. Kondisi ini membuat pelaku pasar global masih berhati-hati dan berpotensi menjaga permintaan terhadap dolar AS sebagai aset aman.

Dinamika dolar AS tersebut penting bagi rupiah. Ketika dolar kembali diburu investor global, mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, biasanya akan lebih rentan tertekan. Sebaliknya, jika dolar melemah, ruang penguatan rupiah bisa terbuka lebih lebar.

Selain perang Timur Tengah, fokus pasar pekan ini juga tertuju pada agenda bank sentral utama dunia. Investor akan mencermati bagaimana para pembuat kebijakan melihat dampak perang terhadap inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan arah suku bunga.

Bank of Japan (BoJ) diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunga pada Selasa pekan ini, tetapi pasar menunggu sinyal apakah kenaikan suku bunga dapat dilakukan secepatnya pada Juni.

Sementara itu, Bank Sentral AS (The Federal Reserve/The Fed), European Central Bank (ECB), dan Bank of England (BoE) juga diperkirakan akan menahan suku bunga. Namun, pelaku pasar tetap menanti pandangan terbaru mereka mengenai dampak perang terhadap ekonomi dan arah kebijakan moneter ke depan.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) telah lebih dulu mengambil keputusan pada pekan lalu. BI kembali menahan BI Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG). Keputusan tersebut menunjukkan BI masih berhati-hati di tengah tekanan rupiah, ketidakpastian global, dan risiko inflasi akibat gejolak harga energi.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Eks Pakar Google Ngaku Setop Nabung Pensiun, Ketakutan Bahaya AI?

Eks Pakar Google Ngaku Setop Nabung Pensiun, Ketakutan Bahaya AI?

November 7, 2026
Ambisi RIJadi Pusat Manufaktur & Perdagangan Emas Dunia

Ambisi RIJadi Pusat Manufaktur & Perdagangan Emas Dunia

November 7, 2026
Aturan Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI November 2026

Aturan Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI November 2026

November 7, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .