• Latest
Rupiah Ditutup Melemah, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp16.155

Rupiah Ditutup Melemah, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp16.155

August 15, 2025
Investor Terus Lego Saham, IHSG Anjlok 2,5% ke Level 5.100-an

Investor Terus Lego Saham, IHSG Anjlok 2,5% ke Level 5.100-an

October 29, 2026
Soal Kepemilikan Pandu di Supra Sekuritas: Tak Ada Tuduhan Pelanggaran

Soal Kepemilikan Pandu di Supra Sekuritas: Tak Ada Tuduhan Pelanggaran

October 29, 2026
Akhiri Sesi I, IHSG Turun 2,6% ke 5.142

Akhiri Sesi I, IHSG Turun 2,6% ke 5.142

October 29, 2026
Premi Risiko Melejit, Surat Utang RI Sepi Peminat-Investor Resah

Premi Risiko Melejit, Surat Utang RI Sepi Peminat-Investor Resah

October 29, 2026
Ada Isu Merger dengan BCA, DBS Buka Suara

Ada Isu Merger dengan BCA, DBS Buka Suara

October 29, 2026
Chandra Asri (TPIA) Siapkan Buyback Saham hingga Rp2 Triliun

Chandra Asri (TPIA) Siapkan Buyback Saham hingga Rp2 Triliun

October 29, 2026
Perkuat Bisnis Inti dan AI, Indosat Cetak Pertumbuhan Double Digit

Perkuat Bisnis Inti dan AI, Indosat Cetak Pertumbuhan Double Digit

October 29, 2026
Saham Naik 149%, BEI Gembok Perdagangan Emiten Pemilik CFC (PTSP)

Saham Naik 149%, BEI Gembok Perdagangan Emiten Pemilik CFC (PTSP)

October 29, 2026
Anjlok Drastis, Bursa Awasi Ketat Saham FILM dan COIN

Anjlok Drastis, Bursa Awasi Ketat Saham FILM dan COIN

October 29, 2026
Kronologi Lengkap Dugaan Kasus Korupsi PT Djarum

Kronologi Lengkap Dugaan Kasus Korupsi PT Djarum

October 29, 2026
PGAS Teken Kontrak Penjualan LNG Rp28,11 Triliun, Pasokan Mulai 2029

PGAS Teken Kontrak Penjualan LNG Rp28,11 Triliun, Pasokan Mulai 2029

October 29, 2026
Ini Alasan KPK Geledah Kantor PT Djarum dan Bea Cukai di Kudus

Ini Alasan KPK Geledah Kantor PT Djarum dan Bea Cukai di Kudus

October 29, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, October 29, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Ditutup Melemah, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp16.155

1 year ago
in Market
Rupiah Ditutup Melemah, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp16.155
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di tengah agenda sidang tahunan serta Nota Keuangan yang dilaksanakan hari ini, Jumat (15/8/2025).

Melansir dari Refinitiv, mata uang garuda ditutup melemah 0,30% di level Rp16.155/US$ pada hari terakhir perdagangan pekan ini. Secara mingguan, rupiah tercatat mengalami penguatan sebesar 0,80% hal ini tejadi seiring dengan tren pelemahan dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) per pukul 15.00 WIB terpantau mengalami penurunan sebesar 0,30% di level 97,95.


Perdagangan rupiah hari ini seiring dengan agenda Presiden Prabowo Subianto dalam pidato kenegaraan pertamanya sejak memimpin Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga akan memaparkan Nota Keuangan.

Rangkaian acara dimulai dengan Pidato Kenegaraan pada pagi hari, dilanjutkan dengan Pidato Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU APBN 2026 dan penyampaian Nota Keuangan pada siang hari.

Selain itu, dari faktor eksternal, pergerakan rupiah hari ini di pengaruhi olehpenguatan indeks dolar AS pada perdagangan kemarin Kamis (14/8/2025).Kenaikan dolar AS tersebut terjadi setelah pasar global kembali mengurangi ekspektasi pemangkasan agresif suku bunga The Fed, menyusul rilis data Producer Price Index (PPI) AS yang jauh lebih tinggi dari perkiraan.

Data PPI yang kuat mengindikasikan tekanan harga di tingkat produsen masih tinggi, sehingga inflasi AS belum sepenuhnya terkendali. Kondisi ini membuat pasar menutup peluang pemangkasan suku bunga sebesar 50 bps pada September dan kini hanya memperkirakan pemangkasan sebesar 25 bps dengan probabilitas 93%.

Sentimen terhadap dolar AS semakin menguat setelah komentar hawkish dari pejabat The Fed, Mary Daly dan Alberto Musalem, yang menolak opsi pemangkasan 50 bps. Kenaikan imbal hasil obligasi AS yang menyertainya berpotensi memicu arus modal keluar dari pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Rupiah Menguat Tajam, Nilai Tukar Dolar AS Turun Jadi Rp16.385




Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Investor Terus Lego Saham, IHSG Anjlok 2,5% ke Level 5.100-an

Investor Terus Lego Saham, IHSG Anjlok 2,5% ke Level 5.100-an

October 29, 2026
Soal Kepemilikan Pandu di Supra Sekuritas: Tak Ada Tuduhan Pelanggaran

Soal Kepemilikan Pandu di Supra Sekuritas: Tak Ada Tuduhan Pelanggaran

October 29, 2026
Akhiri Sesi I, IHSG Turun 2,6% ke 5.142

Akhiri Sesi I, IHSG Turun 2,6% ke 5.142

October 29, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .