• Latest
Rupiah Ditutup Menguat 0,50%, Dolar AS Turun ke Rp17.925

Rupiah Ditutup Menguat 0,50%, Dolar AS Turun ke Rp17.925

August 5, 2026
Danantara Investment (DIM) Kantongi Laba Rp705,73 M hingga April 2026

Danantara Investment (DIM) Kantongi Laba Rp705,73 M hingga April 2026

November 2, 2026
Antam (ANTM) Mau Bagi Dividen, Potensi Cuamnya di Atas 10%

Antam (ANTM) Mau Bagi Dividen, Potensi Cuamnya di Atas 10%

November 2, 2026
Medco (MEDC) Mau Tebar Dividen Interim Rp544 M, Cek Jadwal Cairnya

Medco (MEDC) Mau Tebar Dividen Interim Rp544 M, Cek Jadwal Cairnya

November 2, 2026
IHSG Ditutup Menguat 0,79% ke 5.096,83

IHSG Ditutup Menguat 0,79% ke 5.096,83

November 2, 2026
Hanya Bursa RI dan India yang Buka Data Pemegang Saham di Atas 1%

Hanya Bursa RI dan India yang Buka Data Pemegang Saham di Atas 1%

November 2, 2026
Laba Bersih GOTO Rp441 Miliar di Kuartal III-2026, Ini Penopangnya

Laba Bersih GOTO Rp441 Miliar di Kuartal III-2026, Ini Penopangnya

November 2, 2026
Video: Jika Bunga The Fed Naik Akhir 2026, Apa Efeknya ke Rupiah-IHSG?

Video: Jika Bunga The Fed Naik Akhir 2026, Apa Efeknya ke Rupiah-IHSG?

November 2, 2026
Andalkan Empat Segmen Bisnis Utama, Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 T

Andalkan Empat Segmen Bisnis Utama, Telkom Raup Pendapatan Rp113,5 T

November 2, 2026
Rupiah Parkir di Rp 18.140 per Dolar AS

Rupiah Parkir di Rp 18.140 per Dolar AS

November 2, 2026
81 Saham HSC Dicoret dari IHSG, 10 Emiten Ini Bobotnya Makin Jumbo

81 Saham HSC Dicoret dari IHSG, 10 Emiten Ini Bobotnya Makin Jumbo

November 2, 2026
OJK Luncurkan Blueprint Keuangan Syariah, Ini Isinya

OJK Luncurkan Blueprint Keuangan Syariah, Ini Isinya

November 2, 2026
Video:IHSG Menguat Tapi Rupiah Nyaris Rp 18.200/USD, Ada Sentimen Apa?

Video:IHSG Menguat Tapi Rupiah Nyaris Rp 18.200/USD, Ada Sentimen Apa?

November 2, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Monday, November 2, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Ditutup Menguat 0,50%, Dolar AS Turun ke Rp17.925

3 months ago
in Market
Rupiah Ditutup Menguat 0,50%, Dolar AS Turun ke Rp17.925
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah berhasil bangkit dan ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS), setelah pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2026 melampaui perkiraan pasar.

Merujuk data Refinitiv, pada penutupan perdagangan Rabu (5/8/2026), rupiah terapresiasi 0,50% ke posisi Rp17.925/US$. Mata uang Garuda pun berhasil kembali bergerak di bawah level psikologis Rp18.000/US$.

Rupiah menguat sekitar 90 poin dibandingkan posisi penutupan Selasa (4/8/2026) di Rp18.015/US$. Penguatan hari ini sekaligus membalikkan pelemahan 0,19% pada perdagangan sebelumnya.

Sejak pembukaan perdagangan, rupiah telah bergerak di zona hijau dengan penguatan 0,32% ke posisi Rp17.957/US$. Penguatan rupiah semakin besar setelah Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Rupiah sempat terapresiasi 0,61% ke level Rp17.905/US$, sebelum memangkas sebagian penguatannya menjelang penutupan.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau melemah tipis 0,01% ke posisi 99,846.


Penguatan rupiah terjadi setelah pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 berada di atas perkiraan pasar.

BPS mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,29% secara tahunan (year on year/yoy) pada kuartal II-2026. Meski melambat dibandingkan pertumbuhan 5,61% pada kuartal sebelumnya, realisasi tersebut lebih tinggi daripada perkiraan ekonom.

Konsensus yang dihimpun CNBC Indonesia dari 15 lembaga dan institusi sebelumnya memperkirakan ekonomi Indonesia hanya tumbuh 5,12% secara tahunan.

“Pertumbuhan ekonomi triwulan II-2026 berdasarkan PDB atas dasar harga berlaku Rp6.552,1 triliun dan atas dasar harga konstan Rp3.576,2 triliun, sehingga pertumbuhan ekonomi kuartal II-2026 dibandingkan triwulan II-2025 atau yoy tumbuh 5,29%,” kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS M. Edy Mahmud dalam rilis BPS, Rabu (5/8/2026).

Pertumbuhan tersebut menunjukkan ekonomi domestik masih bertahan di tengah tekanan global akibat perang antara AS dan Israel dengan Iran. Konflik tersebut sempat mendorong lonjakan harga minyak dan mengganggu rantai pasok dunia setelah aktivitas pelayaran di Selat Hormuz terhambat.

Dari dalam negeri, aktivitas ekonomi mendapat dukungan dari pencairan gaji ke-13 aparatur sipil negara (ASN), TNI, dan Polri. Peningkatan investasi, penjualan ritel, serta penjualan kendaraan bermotor juga turut menopang pertumbuhan.

Realisasi pertumbuhan yang melampaui konsensus memberikan sentimen positif terhadap aset keuangan domestik. Pada saat yang sama, pelemahan tipis indeks dolar AS turut memberikan ruang bagi rupiah untuk bertahan di zona hijau hingga penutupan perdagangan.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Danantara Investment (DIM) Kantongi Laba Rp705,73 M hingga April 2026

Danantara Investment (DIM) Kantongi Laba Rp705,73 M hingga April 2026

November 2, 2026
Antam (ANTM) Mau Bagi Dividen, Potensi Cuamnya di Atas 10%

Antam (ANTM) Mau Bagi Dividen, Potensi Cuamnya di Atas 10%

November 2, 2026
Medco (MEDC) Mau Tebar Dividen Interim Rp544 M, Cek Jadwal Cairnya

Medco (MEDC) Mau Tebar Dividen Interim Rp544 M, Cek Jadwal Cairnya

November 2, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .