• Latest
Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Turun Jadi Rp17.975

Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Turun Jadi Rp17.975

July 7, 2026
Crazy Rich Ngamuk Beli Vila Malah Ambruk, Langsung Gugat Pengembang

Crazy Rich Ngamuk Beli Vila Malah Ambruk, Langsung Gugat Pengembang

October 2, 2026
Geo Dipa Siap Jadi Alat Fiskal Ekonomi Hijau

Geo Dipa Siap Jadi Alat Fiskal Ekonomi Hijau

October 2, 2026
Update Merger BUMN Karya, Perusahaan Ini Lebih Dulu Digabung

Update Merger BUMN Karya, Perusahaan Ini Lebih Dulu Digabung

October 2, 2026
Bos OJK Ungkap RI Bakal Punya 5 Bank Syariah Jumbo di 2027

Bos OJK Ungkap RI Bakal Punya 5 Bank Syariah Jumbo di 2027

October 2, 2026
Inovasi Pengusaha Fashion Lokal Saat Tren Konsumen Berubah

Inovasi Pengusaha Fashion Lokal Saat Tren Konsumen Berubah

October 2, 2026
Curi Start, Bos Erajaya Ungkap Strategi Memperkuat Bisnis di 2027

Curi Start, Bos Erajaya Ungkap Strategi Memperkuat Bisnis di 2027

October 2, 2026
BI Buka Keran Repo Surat Utang SMF, Transaksi Tembus Rp1,25 T

BI Buka Keran Repo Surat Utang SMF, Transaksi Tembus Rp1,25 T

October 2, 2026
IHSG Happy Weekend, Menguat 0,46% ke Level 6.036

IHSG Happy Weekend, Menguat 0,46% ke Level 6.036

October 2, 2026
Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG

Kejagung Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Pengadaan Motor Listrik MBG

October 2, 2026
Baru Dibuka BI, Repo Surat Utang SMI Tembus Rp60 Miliar

Baru Dibuka BI, Repo Surat Utang SMI Tembus Rp60 Miliar

October 2, 2026
Rupiah Akhiri Pekan Menguat 0,40%, Dolar AS Turun ke Rp17.868

Rupiah Akhiri Pekan Menguat 0,40%, Dolar AS Turun ke Rp17.868

October 2, 2026
Asuransi BUMN Bakal Ramping, Aksi Merger Rampung Akhir Tahun

Asuransi BUMN Bakal Ramping, Aksi Merger Rampung Akhir Tahun

October 2, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Friday, October 2, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Turun Jadi Rp17.975

3 months ago
in Market
Rupiah Ditutup Menguat Tipis, Dolar AS Turun Jadi Rp17.975
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Nilai tukar rupiah berhasil ditutup menguat tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (7/7/2026). Penguatan terjadi bersamaan dengan rilis cadangan devisa Indonesia yang meningkat pada Juni 2026.

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda mengakhiri perdagangan sore ini dengan menguat 0,06% ke level Rp17.975/US$. Penguatan ini membalikkan posisi rupiah pada perdagangan sebelumnya. Pada Senin (6/7/2026), rupiah ditutup melemah ke level Rp17.985/US$.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah bergerak di rentang Rp17.930-Rp17.990/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,09% ke level 100,949.


Penguatan rupiah terjadi di tengah pengumuman Bank Indonesia (BI) mengenai cadangan devisa Indonesia yang meningkat pada Juni 2026.

BI mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juni 2026 sebesar US$145,6 miliar. Posisi tersebut naik tipis dibandingkan akhir Mei 2026 yang sebesar US$144,9 miliar.

“Perkembangan posisi cadangan devisa Juni 2026 tersebut dipengaruhi terutama oleh penerimaan pajak dan jasa di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah Bank Indonesia sebagai respons terhadap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global,” kata Ramdan Denny Prakoso, Kepala Departemen Komunikasi BI, Selasa (7/7/2026).

Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 5,5 bulan impor atau 5,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Angka ini juga masih berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

Dari sisi kebijakan, koordinasi Bank Indonesia dengan pemerintah juga menjadi perhatian. Dalam Rapat Kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Selasa (7/7/2026), Gubernur BI Perry Warjiyo menjelaskan ada sejumlah langkah koordinasi fiskal dan moneter yang telah dilakukan untuk menjaga stabilitas ekonomi, termasuk nilai tukar rupiah.

Perry mengatakan salah satu koordinasi tersebut dilakukan melalui penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) yang diselaraskan dengan kebijakan moneter. Selain itu, BI dan pemerintah juga menjaga kecukupan likuiditas pasar agar pertumbuhan uang beredar tetap berada di level yang memadai.

Perry juga menyinggung pentingnya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah karena hal tersebut berpengaruh terhadap kesehatan fiskal. Menurutnya, kenaikan suku bunga instrumen seperti SRBI dan SBN dilakukan untuk menarik aliran modal masuk.

Dia menyebut, pada triwulan I-2026 terjadi aliran modal keluar sebesar US$1,47 miliar. Namun pada triwulan II-2026, arus modal kembali masuk sebesar US$7,98 miliar.

“Kami sepakat sama-sama menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, juga berpengaruh penting kesehatan fiskal. Kami sepakat menaikkan suku bunga SRBI dan SBN agar terjadi inflow hasilnya positif,” ujar Perry dalam rapat tersebut.

Perry menambahkan, upaya menarik aliran modal masuk melalui kenaikan imbal hasil SBN tetap dilakukan dengan koordinasi bersama pemerintah. BI juga berkomitmen menanggung tambahan beban remunerasi pemerintah yang muncul akibat penyesuaian suku bunga SBN.

“Semua kenaikan suku bunga akan kami tanggung dan kami tingkatkan remunerasi pemerintah, jadi win-win solution,” kata Perry.

Selain nilai tukar, BI dan pemerintah juga terus berkoordinasi untuk menjaga inflasi. Perry mengatakan koordinasi diperlukan karena harga global yang tinggi bisa berdampak pada inflasi domestik, sehingga sinergi fiskal dan moneter tetap menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Crazy Rich Ngamuk Beli Vila Malah Ambruk, Langsung Gugat Pengembang

Crazy Rich Ngamuk Beli Vila Malah Ambruk, Langsung Gugat Pengembang

October 2, 2026
Geo Dipa Siap Jadi Alat Fiskal Ekonomi Hijau

Geo Dipa Siap Jadi Alat Fiskal Ekonomi Hijau

October 2, 2026
Update Merger BUMN Karya, Perusahaan Ini Lebih Dulu Digabung

Update Merger BUMN Karya, Perusahaan Ini Lebih Dulu Digabung

October 2, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .