• Latest
Rupiah Kembali Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp16.775

Rupiah Kembali Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp16.775

January 30, 2026
Ada Update Baru Soal Konsolidasi Asuransi BUMN

Ada Update Baru Soal Konsolidasi Asuransi BUMN

August 7, 2026
Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.905

Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.905

August 7, 2026
Bursa RI Dibuka Positif, IHSG Bertahan di Atas 6.350

Bursa RI Dibuka Positif, IHSG Bertahan di Atas 6.350

August 7, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini: DSSA, BKSL, hingga SMGR

Rekomendasi Saham Hari Ini: DSSA, BKSL, hingga SMGR

August 7, 2026
Chandra Asri (TPIA) Tingkatkan Free Float Saham Jadi 25,7%

Chandra Asri (TPIA) Tingkatkan Free Float Saham Jadi 25,7%

August 7, 2026
Jelang Akhir Pekan, Bursa Asia Kompak Menguat

Jelang Akhir Pekan, Bursa Asia Kompak Menguat

August 7, 2026
Ada Apa dengan Saham Energi? Asing Kompak Serok

Ada Apa dengan Saham Energi? Asing Kompak Serok

August 7, 2026
Pelindo Buka Suara Soal Rencana IPO, Begini Kata Manajemen

Pelindo Buka Suara Soal Rencana IPO, Begini Kata Manajemen

August 7, 2026
Begini Sosok yang Diharapkan Jadi Gubernur BI, Pengganti Perry Warjiyo

Begini Sosok yang Diharapkan Jadi Gubernur BI, Pengganti Perry Warjiyo

August 7, 2026
Sinyal Baru Asing, Borong Saham Bank BUMN

Sinyal Baru Asing, Borong Saham Bank BUMN

August 7, 2026
Negara di Ambang Perang, Presiden Dievakuasi Kendaraan Lapis Baja

Negara di Ambang Perang, Presiden Dievakuasi Kendaraan Lapis Baja

August 6, 2026
Putin Resmi Legalkan Kripto di Rusia, Izinkan Bitcoin hingga USDT

Putin Resmi Legalkan Kripto di Rusia, Izinkan Bitcoin hingga USDT

August 6, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Friday, August 7, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Kembali Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp16.775

6 months ago
in Lifestyle
Rupiah Kembali Dibuka Melemah, Dolar AS Naik ke Rp16.775
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pembukaan perdagangan pagi ini, Jumat (30/1/2026).

Merujuk data Refinitiv, pada pembukaan rupiah berada di level Rp16.775/US$ atau melemah 0,18% dari greenback. Setelah di perdagangan sebelumnya, rupiah harus terdepresiasi 0,27% ke posisi Rp16.745/US$ yang sekaligus mematahkan tren penguatannya dalam enam hari beruntun.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) per pukul 09.00 WIB terpantau tengah berada di zona positif dengan menguat 0,16% di level 96,430. Setelah di perdagangan sebelumnya, DXY melemah 0,17% ke level 96,283.


Pergerakan rupiah pada perdagangan terakhir pekan ini diperkirakan masih dipengaruhi sentimen eksternal hingga domestik. Di pasar global, dolar AS masih berada di jalur penurunan mingguan untuk pekan kedua berturut-turut. Namun, volatilitas tetap tinggi seiring meningkatnya tensi geopolitik.

Tekanan muncul setelah Presiden AS Donald Trump menandatangani perintah eksekutif yang berpotensi mengenakan tarif terhadap negara-negara yang memasok minyak ke Kuba. Langkah tersebut menambah daftar ketegangan geopolitik global yang sebelumnya melibatkan Iran, Venezuela, Greenland, hingga Eropa, dan sempat menggerus minat investor terhadap aset AS.

Laporan mengenai kemungkinan AS mempertimbangkan serangan terhadap Iran turut mendorong lonjakan harga minyak dan memberi tekanan tambahan pada indeks dolar AS. Meski demikian, dari dalam negeri AS, pasar sempat mendapat sentimen positif setelah tercapainya kesepakatan di Senat yang berpotensi mencegah penutupan sebagian pemerintahan federal.

Sejalan dengan itu, banyak yang menilai tren pelemahan DXY masih akan berlanjut yang dipicu oleh meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap ancaman militer AS terhadap Iran yang kembali menekan kepercayaan investor.

Dari dalam negeri, tekanan pada rupiah dinilai masih berpotensi datang dari arus keluar dana asing di pasar saham.

Tim riset Mega Capital Sekuritas menilai depresiasi nilai tukar belakangan ini masih dipicu outflow dari IHSG akibat kejutan MSCI yang mencapai Rp5,11 triliun. Mega Capital memperkirakan rupiah masih akan bergerak dalam rentang Rp15.750-Rp15.850/US$ pada perdagangan hari ini, meski pelemahan indeks dolar berlanjut tadi malam.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ada Update Baru Soal Konsolidasi Asuransi BUMN

Ada Update Baru Soal Konsolidasi Asuransi BUMN

August 7, 2026
Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.905

Rupiah Dibuka Menguat Pagi Ini, Dolar AS Turun Tipis ke Rp17.905

August 7, 2026
Bursa RI Dibuka Positif, IHSG Bertahan di Atas 6.350

Bursa RI Dibuka Positif, IHSG Bertahan di Atas 6.350

August 7, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .