• Latest
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Kurs Naik ke Rp17.275/US$

Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Kurs Naik ke Rp17.275/US$

April 29, 2026
Video: PDB RI Melesat – Trump Kalah Pemilu Sela, Apa Efeknya ke IHSG?

Video: PDB RI Melesat – Trump Kalah Pemilu Sela, Apa Efeknya ke IHSG?

November 8, 2026
OJK Bongkar Manipulasi Saham PANR Sampai Untung Rp 5 M, Ini Modusnya

OJK Bongkar Manipulasi Saham PANR Sampai Untung Rp 5 M, Ini Modusnya

November 8, 2026
Pramono Rayu Investor Tanam Duit di Jakarta, Tawarkan Proyek Ini

Pramono Rayu Investor Tanam Duit di Jakarta, Tawarkan Proyek Ini

November 8, 2026
Ini Jurus IKN Datangkan Investor, Respons Pengusaha-Dubes Tak Terduga

Ini Jurus IKN Datangkan Investor, Respons Pengusaha-Dubes Tak Terduga

November 8, 2026
Dirut Bank di Malang Maling Emas-Bikin Kredit Palsu Puluhan Miliar

Dirut Bank di Malang Maling Emas-Bikin Kredit Palsu Puluhan Miliar

November 8, 2026
Rombongan Investor Kakap Serbu IKN, Ini Nama dan Daftar Proyeknya

Rombongan Investor Kakap Serbu IKN, Ini Nama dan Daftar Proyeknya

November 7, 2026
4 Bank Resmi Merger, Intip Nasibnya Usai Bergabung

4 Bank Resmi Merger, Intip Nasibnya Usai Bergabung

November 7, 2026
Eks Pejabat Borong 100 Ribu Saham Wilmar, Nilainya Rp4,19 Miliar

Eks Pejabat Borong 100 Ribu Saham Wilmar, Nilainya Rp4,19 Miliar

November 7, 2026
Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia November 2026

Daftar 10 Orang Terkaya di Dunia November 2026

November 7, 2026
OJK Jatuhkan Sanksi ke 7 Emiten & Pihak Terkait, Total Denda Miliaran

OJK Jatuhkan Sanksi ke 7 Emiten & Pihak Terkait, Total Denda Miliaran

November 7, 2026
Jurus Ekspansi Furnitur Besi Lokal Hingga Incar Pasar ASEAN

Jurus Ekspansi Furnitur Besi Lokal Hingga Incar Pasar ASEAN

November 7, 2026
Bukan Cuma Data PDB RI, Ini Sentimen Yang Dicermati Investor

Bukan Cuma Data PDB RI, Ini Sentimen Yang Dicermati Investor

November 7, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Sunday, November 8, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Kurs Naik ke Rp17.275/US$

6 months ago
in Market
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Kurs Naik ke Rp17.275/US$
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (29/4/2026).

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda mengakhiri perdagangan di level Rp17.275/US$ atau melemah 0,38%. Pelemahan ini membawa rupiah kembali mendekati level psikologis Rp17.300/US$.

Tekanan terhadap rupiah sudah terlihat sejak awal perdagangan. Rupiah dibuka melemah 0,26% ke level Rp17.255/US$, kemudian pelemahannya sempat semakin dalam hingga menyentuh Rp17.335/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS atau DXY pada pukul 15.00 WIB terpantau bergerak di zona hijau dengan penguatan 0,04% ke level 98,675.


Pelemahan rupiah pada perdagangan hari ini masih banyak dipengaruhi faktor eksternal, terutama arah dolar AS di pasar global menjelang pengumuman suku bunga bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed).

Dolar AS cenderung menguat pada perdagangan Rabu, seiring sikap investor yang menunggu keputusan suku bunga The Fed. Pertemuan kali ini juga menjadi perhatian karena diperkirakan menjadi salah satu momen terakhir Jerome Powell sebagai Ketua The Fed.

The Fed secara luas diperkirakan masih akan menahan suku bunga. Namun, fokus pasar tidak hanya tertuju pada keputusan bunga, tetapi juga pada pandangan The Fed mengenai dampak perang di Timur Tengah terhadap ekonomi AS, inflasi, dan arah suku bunga ke depan.

Pelaku pasar juga mencermati masa depan Powell di The Fed.

Sebelumnya, Powell pernah mengatakan bahwa dia akan tetap bertahan jika menilai independensi The Fed berada di bawah ancaman. Karena itu, keputusan Powell ke depan dinilai akan sangat bergantung pada persepsinya terhadap independensi bank sentral AS.

Selain agenda The Fed, ketidakpastian perang di Timur Tengah masih menjadi sumber tekanan bagi pasar global.

Harga minyak naik pada perdagangan Selasa karena investor menilai konflik Iran belum menunjukkan tanda-tanda penyelesaian. Kabar Uni Emirat Arab memangkas hubungan dengan OPEC turut menambah perhatian pasar terhadap arah pasokan energi global.

Kenaikan harga minyak juga menekan pasar obligasi AS. Harga obligasi turun, sementara imbal hasilnya naik, karena investor khawatir harga energi yang tinggi dapat kembali mendorong tekanan inflasi.

Kondisi tersebut membuat ruang gerak rupiah semakin terbatas. Ketika dolar AS menguat dan investor memilih aset aman, mata uang negara berkembang seperti rupiah biasanya menjadi lebih rentan tertekan.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Video: PDB RI Melesat – Trump Kalah Pemilu Sela, Apa Efeknya ke IHSG?

Video: PDB RI Melesat – Trump Kalah Pemilu Sela, Apa Efeknya ke IHSG?

November 8, 2026
OJK Bongkar Manipulasi Saham PANR Sampai Untung Rp 5 M, Ini Modusnya

OJK Bongkar Manipulasi Saham PANR Sampai Untung Rp 5 M, Ini Modusnya

November 8, 2026
Pramono Rayu Investor Tanam Duit di Jakarta, Tawarkan Proyek Ini

Pramono Rayu Investor Tanam Duit di Jakarta, Tawarkan Proyek Ini

November 8, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .