• Latest
Rupiah Melemah, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp17.825

Rupiah Melemah, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp17.825

June 22, 2026
Raksasa NATO Tembak Rudal Nuklir, Rusia Langsung Siaga Tempur

Raksasa NATO Tembak Rudal Nuklir, Rusia Langsung Siaga Tempur

October 8, 2026
Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy

Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy

October 8, 2026
Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp 6,16 T

Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp 6,16 T

October 8, 2026
Saham HSC Rawan Digoreng, OJK Awasi Ketat

Saham HSC Rawan Digoreng, OJK Awasi Ketat

October 8, 2026
Thomas Sugiarto Oentoro Jadi Dirut, Garuda Rombak Susunan Manajemen

Thomas Sugiarto Oentoro Jadi Dirut, Garuda Rombak Susunan Manajemen

October 8, 2026
Dampaknya ke Pasar RI Kini Terbatas

Dampaknya ke Pasar RI Kini Terbatas

October 8, 2026
Tiket MotoGP 90% Terjual, BP BUMN: Dorong Industri Wisata Mandalika

Tiket MotoGP 90% Terjual, BP BUMN: Dorong Industri Wisata Mandalika

October 8, 2026
Rawan Digoreng, OJK Pelototi Saham Terkonsentrasi Tinggi

Rawan Digoreng, OJK Pelototi Saham Terkonsentrasi Tinggi

October 8, 2026
Akhiri Perdagangan Hari Ini, IHSG Anjlok 1,88% ke Level 6.031

Akhiri Perdagangan Hari Ini, IHSG Anjlok 1,88% ke Level 6.031

October 8, 2026
OJK Sebut Status RI dari FTSE Jadi Bukti Kepercayaan Investor Global

OJK Sebut Status RI dari FTSE Jadi Bukti Kepercayaan Investor Global

October 8, 2026
Rupiah Ditutup Melemah, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp17.890

Rupiah Ditutup Melemah, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp17.890

October 8, 2026
BEI-KSEI Umumkan 99,95% Saham BSWD Dikuasai Segelintir Investor

BEI-KSEI Umumkan 99,95% Saham BSWD Dikuasai Segelintir Investor

October 8, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, October 8, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Rupiah Melemah, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp17.825

4 months ago
in Economy
Rupiah Melemah, Nilai Tukar Dolar AS Naik ke Rp17.825
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah kembali mengakhiri perdagangan di zona merah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Senin (22/6/2026).

Melansir data Refinitiv, mata uang Garuda ditutup terdepresiasi sebesar 0,28% ke level Rp17.825/US$. Posisi ini sekaligus melanjutkan pelemahan rupiah pada perdagangan sebelumnya, Jumat (19/6/2026), ketika rupiah ditutup melemah 0,42% ke level Rp17.775/US$.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah sudah bergerak melemah sejak awal. Mata uang Garuda dibuka melemah tipis 0,03% ke level Rp17.780/US$, sebelum tekanannya semakin dalam hingga penutupan perdagangan.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, per pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,07% ke level 100,924.


Pergerakan rupiah pada perdagangan awal pekan ini masih dipengaruhi oleh dinamika dolar AS di pasar global. Dolar AS bergerak kuat pada hari ini seiring meningkatnya ketidakpastian terhadap kesepakatan damai sementara antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Ketidakpastian muncul setelah Presiden AS Donald Trump kembali mengancam akan melanjutkan perang di Timur Tengah, sementara Teheran mengumumkan telah menutup Selat Hormuz.

Meski tensi kembali meningkat, pembicaraan damai antara AS dan Iran masih berlanjut memasuki hari kedua di Swiss. Perundingan tersebut dilakukan berdasarkan nota kesepahaman yang dicapai pekan lalu untuk memperpanjang gencatan senjata April setidaknya selama 60 hari lagi.

Ketidakpastian ini membuat minat pasar terhadap dolar AS sebagai aset aman atau safe haven masih tinggi. Kondisi tersebut pada akhirnya membuat ruang penguatan mata uang negara lain, termasuk rupiah, menjadi lebih terbatas.

Data pelayaran menunjukkan jumlah kapal yang melewati Selat Hormuz turun tajam pada Minggu setelah Teheran menyatakan telah menutup jalur strategis tersebut. Kondisi ini ikut mendorong harga minyak dunia, dengan Brent naik 1,30% ke level US$81,62 per barel.

Dari dalam negeri, pelaku pasar juga masih mencermati langkah Bank Indonesia (BI) yang kembali memperketat aturan pembelian valuta asing tunai tanpa dokumen pendukung atau underlying.

BI resmi menurunkan ambang batas pembelian valas tunai tanpa underlying dari sebelumnya US$25.000 per orang per bulan menjadi US$10.000 per pelaku per bulan. Aturan baru ini mulai berlaku pada 1 Juli 2026.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan kebijakan tersebut merupakan bagian dari penguatan prinsip kehati-hatian dalam Pasar Uang dan Pasar Valas (PUVA). Langkah ini juga diarahkan untuk mendukung efektivitas kebijakan moneter, termasuk stabilisasi nilai tukar rupiah.

“Penguatan prinsip kehati-hatian dalam PUVA melalui implementasi penurunan threshold beli tunai valuta asing terhadap Rupiah tanpa underlying menjadi US$10.000 per pelaku per bulan yang mulai berlaku 1 Juli 2026,” ucap Perry saat konferensi pers RDG BI secara daring, dikutip Sabtu (20/6/2026).

Selain itu, BI juga menyesuaikan batas kewajiban dokumen pendukung untuk transfer dana ke luar negeri dalam valuta asing. Ambang batasnya diturunkan dari semula setara di atas US$50.000 menjadi setara di atas US$25.000.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Raksasa NATO Tembak Rudal Nuklir, Rusia Langsung Siaga Tempur

Raksasa NATO Tembak Rudal Nuklir, Rusia Langsung Siaga Tempur

October 8, 2026
Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy

Emiten Tak Sanggup Penuhi Free Float 15%? Bursa Siapkan Exit Policy

October 8, 2026
Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp 6,16 T

Rayakan HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp 6,16 T

October 8, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .