• Latest
Rupiah Menang Lawan Dolar AS, Ditutup Menguat ke Rp17.910

Rupiah Menang Lawan Dolar AS, Ditutup Menguat ke Rp17.910

August 6, 2026
IHSG Turun 2% Lebih, Begini Kondisi Bursa Saham Asia

IHSG Turun 2% Lebih, Begini Kondisi Bursa Saham Asia

November 3, 2026
Bos DBS Indonesia Sebut Pengembangan AI Bisa Datangkan Investasi Besar

Bos DBS Indonesia Sebut Pengembangan AI Bisa Datangkan Investasi Besar

November 3, 2026
4 Emiten Prajogo Pangestu Buyback Saham, Sudah Gelontorkan Rp830 M

4 Emiten Prajogo Pangestu Buyback Saham, Sudah Gelontorkan Rp830 M

November 3, 2026
Timothy Ronald Jadi Pemegang Saham Baru 1,26% Tempo Inti Media (TMPO)

Timothy Ronald Jadi Pemegang Saham Baru 1,26% Tempo Inti Media (TMPO)

November 3, 2026
18 Emiten Angkat Kaki dari Bursa Mulai 10 November 2026, Ini Daftarnya

18 Emiten Angkat Kaki dari Bursa Mulai 10 November 2026, Ini Daftarnya

November 3, 2026
Breaking! IHSG Turun 2%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Turun 2%, Ini Penyebabnya

November 3, 2026
Pekan Ini Banjir Dividen! 4 Emiten Ini Siap Tebar Cuan

Pekan Ini Banjir Dividen! 4 Emiten Ini Siap Tebar Cuan

November 3, 2026
Kuartal III-2026, Laba MNC Bank Anjlok 22%, Simpanan Susut 17%

Kuartal III-2026, Laba MNC Bank Anjlok 22%, Simpanan Susut 17%

November 3, 2026
IHSG Masih Volatil & Rupiah Tertahan di Level Rp18.100 per USD

IHSG Masih Volatil & Rupiah Tertahan di Level Rp18.100 per USD

November 3, 2026
IHSG Masih Volatil & Rupiah Tertahan di Level Rp18.100 per USD

IHSG Masih Volatil & Rupiah Tertahan di Level Rp18.100 per USD

November 3, 2026
Breaking! IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Turun 1%, Ini Penyebabnya

November 3, 2026
Breaking! IHSGTurun 1%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSGTurun 1%, Ini Penyebabnya

November 3, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, November 3, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Rupiah Menang Lawan Dolar AS, Ditutup Menguat ke Rp17.910

3 months ago
in Lifestyle
Rupiah Menang Lawan Dolar AS, Ditutup Menguat ke Rp17.910
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Nilai tukar rupiah kembali ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda mampu mempertahankan penguatan meski indeks dolar AS berbalik naik tipis pada perdagangan sore ini.

Merujuk data Refinitiv, pada penutupan perdagangan Kamis (6/8/2026), rupiah berhasil terapresiasi 0,08% ke posisi Rp17.910/US$.

Penguatan tersebut melanjutkan kenaikan tajam pada perdagangan sebelumnya, ketika rupiah ditutup menguat 0,50% ke level Rp17.925/US$ setelah pertumbuhan ekonomi Indonesia melampaui perkiraan pasar.

Rupiah telah bergerak di zona hijau sejak pembukaan perdagangan dengan penguatan 0,14% ke posisi Rp17.900/US$. Sepanjang hari ini, rupiah bergerak relatif stabil pada rentang level Rp17.890-Rp17.922 per dolar AS.

Meski melemah 10 poin dari posisi pembukaan, rupiah tetap berakhir 15 poin lebih kuat dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau berbalik menguat tipis 0,07% ke posisi 99,749.


Penguatan rupiah di perdagangan hari ini masih dipengaruhi oleh sentimen positif dari pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2026 yang lebih tinggi daripada perkiraan pasar.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,29% secara tahunan (year on year/yoy) pada kuartal II-2026. Realisasi tersebut lebih tinggi daripada konsensus 15 lembaga dan institusi yang memperkirakan pertumbuhan sebesar 5,12%.

Meski demikian, pertumbuhan tersebut melambat dibandingkan kuartal I-2026 yang mencapai 5,61% secara tahunan. Secara kuartalan, ekonomi tumbuh 3,58%, berbalik dari kontraksi 0,77% pada kuartal sebelumnya.

Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi sepanjang 2026 tetap baik dan berada dalam kisaran 4,9%-5,7% secara tahunan.

Proyeksi tersebut ditopang oleh permintaan domestik serta kebijakan pemerintah dan BI yang diarahkan untuk terus mendorong aktivitas ekonomi.

“Bank Indonesia terus memperkuat bauran kebijakan melalui kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran yang bersinergi erat dengan kebijakan Pemerintah untuk menjaga stabilitas dengan tetap mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” tegas Direktur Eksekutif BI Ramdan Denny, Kamis (6/8/2026).

Dari sisi eksternal, DXY berbalik menguat tipis pada perdagangan sore ini. Namun, indeks dolar AS masih berada di bawah level psikologis 100 setelah sebelumnya tertekan oleh penurunan harga minyak,yang membuat melemahnya ekspektasi akan inflasi, dan data ketenagakerjaan swasta AS yang lebih rendah daripada perkiraan.

(evw/evw)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
IHSG Turun 2% Lebih, Begini Kondisi Bursa Saham Asia

IHSG Turun 2% Lebih, Begini Kondisi Bursa Saham Asia

November 3, 2026
Bos DBS Indonesia Sebut Pengembangan AI Bisa Datangkan Investasi Besar

Bos DBS Indonesia Sebut Pengembangan AI Bisa Datangkan Investasi Besar

November 3, 2026
4 Emiten Prajogo Pangestu Buyback Saham, Sudah Gelontorkan Rp830 M

4 Emiten Prajogo Pangestu Buyback Saham, Sudah Gelontorkan Rp830 M

November 3, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .