• Latest
Rupiah Menguat Lagi, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.140

Rupiah Menguat Lagi, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.140

April 21, 2026
Bertambah! Ini Daftar 83 Saham HSC Terbaru

Bertambah! Ini Daftar 83 Saham HSC Terbaru

November 7, 2026
Eks Pakar Google Ngaku Setop Nabung Pensiun, Ketakutan Bahaya AI?

Eks Pakar Google Ngaku Setop Nabung Pensiun, Ketakutan Bahaya AI?

November 7, 2026
Ambisi RIJadi Pusat Manufaktur & Perdagangan Emas Dunia

Ambisi RIJadi Pusat Manufaktur & Perdagangan Emas Dunia

November 7, 2026
Aturan Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI November 2026

Aturan Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI November 2026

November 7, 2026
Video:Tarik Investor, Bursa Saham RI Harus Bersih Dari Praktik Kotor

Video:Tarik Investor, Bursa Saham RI Harus Bersih Dari Praktik Kotor

November 7, 2026
Transaksi Dikuasi Segelintir Pihak, BEI Selidiki 3 Saham Ini

Transaksi Dikuasi Segelintir Pihak, BEI Selidiki 3 Saham Ini

November 6, 2026
BMRI Catat Laba Rp 46,5 T, Kualitas Aset Sehat dan Bisnis Digital Kuat

BMRI Catat Laba Rp 46,5 T, Kualitas Aset Sehat dan Bisnis Digital Kuat

November 6, 2026
Hadir di RI, Vantage Markets Tawarkan Keamanan & Kemudahan Investasi

Hadir di RI, Vantage Markets Tawarkan Keamanan & Kemudahan Investasi

November 6, 2026
OJK Sebut Gadai Saham Emiten Haji Isam ke Bank Mandiri Sesuai Aturan

OJK Sebut Gadai Saham Emiten Haji Isam ke Bank Mandiri Sesuai Aturan

November 6, 2026
RI Makin Haus Dolar, Awas Defisit Transaksi Berjalan Makin Lebar

RI Makin Haus Dolar, Awas Defisit Transaksi Berjalan Makin Lebar

November 6, 2026
Ada Angin Segar dari AS, Harga Minyak Dunia 2027 Bisa Turun ke US

Ada Angin Segar dari AS, Harga Minyak Dunia 2027 Bisa Turun ke US$85

November 6, 2026
Pengusaha Minta Bank Swasta RI Jadi Tempat Parkir DHE, BI Menjawab!

Pengusaha Minta Bank Swasta RI Jadi Tempat Parkir DHE, BI Menjawab!

November 6, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Saturday, November 7, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Rupiah Menguat Lagi, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.140

7 months ago
in Market
Rupiah Menguat Lagi, Nilai Tukar Dolar AS Turun ke Rp17.140
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah kembali ditutup menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (21/4/2026).

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda mengakhiri perdagangan sore ini di zona hijau dengan apresiasi sebesar 0,15% ke level Rp17.140/US$. Penguatan ini sekaligus memperpanjang tren positif rupiah setelah pada penutupan perdagangan sebelumnya, Senin (20/4/2026), juga berhasil menguat 0,09% di level Rp17.165/US$.

Sepanjang perdagangan hari ini, rupiah memang sudah bergerak positif sejak pembukaan. Pada awal sesi, rupiah tercatat terapresiasi 0,23% ke level Rp17.125/US$, bahkan sempat menyentuh Rp17.100/US$ sebelum akhirnya sebagian penguatannya tergerus hingga penutupan perdagangan.

Di sisi lain, indeks dolar AS (DXY) pada pukul 15.00 WIB terpantau menguat 0,05% ke level 98,145.


Penguatan rupiah pada perdagangan hari ini terjadi di tengah pergerakan dolar AS yang masih cukup dinamis.

Sepanjang hari, indeks dolar AS cenderung bergerak stabil dengan kecenderungan menguat. Meski demikian, rupiah tetap mampu memanfaatkan momentum untuk melanjutkan penguatannya terhadap greenback.

Pelaku pasar global saat ini juga masih mencermati perkembangan dari Amerika Serikat. Investor menunggu arah lanjutan delegasi AS dalam pembahasan geopolitik terbaru, setelah sebelumnya Wakil Presiden AS JD Vance yang semula diperkirakan memimpin delegasi dilaporkan masih berada di Amerika Serikat pada Senin.

Selain itu, perhatian pasar juga tertuju pada sidang di Senat AS yang akan menguji independensi kebijakan moneter Negeri Paman Sam, terutama di tengah kritik berulang dari Presiden Donald Trump terhadap Federal Reserve yang dinilai terlambat memangkas suku bunga.

Sidang ini menjadi penting karena berlangsung di tengah meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap inflasi dan perlambatan pertumbuhan ekonomi, terutama akibat harga energi yang masih tinggi imbas perang di Timur Tengah.

Kondisi tersebut membuat pasar global masih bergerak hati-hati. Namun di tengah ketidakpastian itu, rupiah justru mampu mempertahankan penguatan hingga akhir perdagangan.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bertambah! Ini Daftar 83 Saham HSC Terbaru

Bertambah! Ini Daftar 83 Saham HSC Terbaru

November 7, 2026
Eks Pakar Google Ngaku Setop Nabung Pensiun, Ketakutan Bahaya AI?

Eks Pakar Google Ngaku Setop Nabung Pensiun, Ketakutan Bahaya AI?

November 7, 2026
Ambisi RIJadi Pusat Manufaktur & Perdagangan Emas Dunia

Ambisi RIJadi Pusat Manufaktur & Perdagangan Emas Dunia

November 7, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .