• Latest
Sosok Jenius Matematika yang Profit Rata-Rata 60% Setahun

Sosok Jenius Matematika yang Profit Rata-Rata 60% Setahun

August 2, 2026
Strategi Pengusaha Hotel Hadapi Ketidakpastian Bisnis 2026

Strategi Pengusaha Hotel Hadapi Ketidakpastian Bisnis 2026

August 2, 2026
Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp102 Triliun, Sudah Kecanduan?

Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp102 Triliun, Sudah Kecanduan?

August 2, 2026
Daftar Terbaru Orang Terkaya di Dunia, Ada Kejutan?

Daftar Terbaru Orang Terkaya di Dunia, Ada Kejutan?

August 2, 2026
AS-Jepang Bersatu Selamatkan Yen dari Jurang Maut, Intervensi Dimulai

AS-Jepang Bersatu Selamatkan Yen dari Jurang Maut, Intervensi Dimulai

August 2, 2026
Potret Serangan Bom di Restoran Mewah Ibu Kota, 3 Orang Tewas

Potret Serangan Bom di Restoran Mewah Ibu Kota, 3 Orang Tewas

August 2, 2026
Investor Pantau Pengganti Perry Warjiyo, Apa Efeknya ke Rupiah?

Investor Pantau Pengganti Perry Warjiyo, Apa Efeknya ke Rupiah?

August 2, 2026
Kronologi Investor Boncos Habis-habisan, Aset Rp810 Triliun Berantakan

Kronologi Investor Boncos Habis-habisan, Aset Rp810 Triliun Berantakan

August 2, 2026
Pemerintah Hapus Kelas 1, 2, 3 BPJS Kesehatan, Ini Iuran per 2 Agustus

Pemerintah Hapus Kelas 1, 2, 3 BPJS Kesehatan, Ini Iuran per 2 Agustus

August 2, 2026
Bom Guncang Restoran Mewah di Malam Minggu, Korban Berjatuhan

Bom Guncang Restoran Mewah di Malam Minggu, Korban Berjatuhan

August 2, 2026
Momen Purbaya Tinjau Sekolah Rakyat di Surabaya

Momen Purbaya Tinjau Sekolah Rakyat di Surabaya

August 2, 2026
Iran Kirim Ultimatum ke AS, Arab Saudi & UEA Siap Dibuat Menderita

Iran Kirim Ultimatum ke AS, Arab Saudi & UEA Siap Dibuat Menderita

August 2, 2026
Menkeu AS Terciduk Siapkan Rencana Borong Yen Jepang Rp180 Triliun

Menkeu AS Terciduk Siapkan Rencana Borong Yen Jepang Rp180 Triliun

August 2, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Sunday, August 2, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Sosok Jenius Matematika yang Profit Rata-Rata 60% Setahun

2 hours ago
in People & Culture
Sosok Jenius Matematika yang Profit Rata-Rata 60% Setahun
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia– James “Jim” Simons dikenal sebagai salah satu pengajar terkaya di dunia sekaligus investor kawakan. Ia merupakan pendiri perusahaan hedge fund yang sukses mencatatkan rata-rata keuntungan sebesar 60% setiap tahunnya.

Simons meninggal dunia pada 10 Mei 2024 di New York City dalam usia 86 tahun. Pendiri Renaissance Technologies ini menutup usia dengan meninggalkan rekam jejak yang besar di dunia investasi global.

Renaissance Technologies merupakan sebuah perusahaan manajemen investasi kuantitatif (quant) dengan matematika dan statistika sebagai metode pelaksanaan investasinya. Adapun dana kekolaan paling terkenal miliknya dinamai Medallion Fund.

Pada periode tahun 1988 hingga 2018, Medallion Fund andalan Renaissance menghasilkan keuntungan lebih dari US$100 miliar dan pengembalian tahunan rata-rata sebesar 66% sebelum biaya pengelolaan aset yang sangat besar dari perusahaan tersebut. Keuntungan tahunannya adalah 39% setelah biaya tersebut, sebuah catatan yang melampaui kinerja Warren Buffett, George Soros, Peter Lynch dan investor lainnya selama periode tersebut.

Meski demikian, Medallion sudah bertahun-tahun tidak dapat diakses masyarakat umum dan hanya mengelola dana dari Simons dan rekan-rekannya.

Dari Matematikawan hingga Jadi Miliarder

Dibanding ahli matematika lain, Jim Simons lebih dikenal sebagai manajer hedge fund karena ia lebih banyak menghabiskan waktu dalam dunia investasi.

Banyak orang berpikir kalau hanya menjalani pekerjaan sebagai dosen tidak akan bisa kaya raya apalagi jadi triliuner. Hal ini diperkuat dengan testimoni dan diskursus mengenai gaji dosen yang belakangan menghangat. Akan tetapi, ternyata ada sosok yang berhasil menjadi tajir melintir meski hanya berprofesi sebagai pengajar.

Ini kisah soal James Harris Simons alias Jim Simons yang bisa jadi pembelajaran, bagaimana seorang dosen bisa punya harta US$ 30,7 miliar atau Rp 482 triliun.

Sebagai catatan, Jims Simons adalah dosen matematika asal Amerika Serikat. Bagi Simons, matematika sudah jadi bagian dari kehidupan. Pasalnya, dia selalu menyukai ilmu yang bagi sebagian orang sangat menyusahkan itu. Saking suka terhadap matematika, dia sukses lulus S3 dari University of Berkeley pada 1961 atau usia 23 tahun.

Kesukaan terhadap matematika berlanjut hingga bekerja. Dia tercatat jadi dosen di Harvard University dan sempat membantu Kementerian Pertahanan AS sebagai pemecah kode matematis. Meski begitu, ada satu hal yang mengganjal dalam perjalanan hidupnya, yakni soal uang.

Dalam otobiografi The Man Who Solved The Market How Jim Simons Launched The Quant Revolution (2019) Simons bercerita kalau dia butuh uang lebih banyak untuk hidup sehari-hari dan berulangkali terus mencari cara untuk menghasilkan uang. Alhasil, dia pun mendirikan perusahaan bernama iStar bermodalkan kemampuan matematika.

Lewat iStar, Simons berupaya mendapatkan uang dengan cara meneliti dan menghitung secara matematis perdagangan bursa saham. Cara ini pun berhasil membuat kaya raya dan membuka ide bisnis baru di sektor investasi.

Pada 1982, dia mendirikan firma investasi, Renaissance Technologies. Di sini, Simons mengumpulkan banyak ahli matematika. Semua diberi tugas serupa, yakni menciptakan model perdagangan, menganalisis informasi, dan membuat prediksi atas dinamika pasar saham.

Dalam penjelasan Wall Street Journal, cara seperti ini jadi pembeda antara perusahaan investasi Simons dengan kompetitor. Sebagai ilmuwan, Simons menjadikan perusahaan sebagai laboratorium. Semua orang bisa berbagi ide dan berkolaborasi untuk memperoleh hasil optimal.

Pada akhirnya, tugas-tugas seperti itu sukses membuat perusahaan cuan. Sejak saat itu, nama Simons semakin naik daun. Apalagi usai Renaissance Technologies terbukti menghasilkan cuan melimpah bagi para investor. Sejak 1988-2018, perusahaan berhasil membawa cuan 39% per tahun.

Sebagai pemilik perusahaan, Simons otomatis kaya raya. Forbes mencatat dia punya harta US$ 30,7 miliar atau Rp 482 triliun. Dengan harta segitu, dia menduduki posisi ke-51 orang terkaya di dunia.

Dan semua usaha itu dijalankan bersamaan dengan tugasnya sebagai dosen di banyak kampus. Jadi, selama hidupnya, dia mengajar dan juga berbisnis. Sampai sekarang, perusahaannya masih eksis dan diisi oleh banyak ahli matematika, fisika, dan komputer. Semuanya bertugas di sektor pasar modal.

Saat Jim Simons sudah pensiun dan menjalani sisa hidupnya dia juga aktif di kegiatan filantropis Amerika Serikat menyumbang banyak uang untuk kepentingan umat.

(hsy/hsy)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Strategi Pengusaha Hotel Hadapi Ketidakpastian Bisnis 2026

Strategi Pengusaha Hotel Hadapi Ketidakpastian Bisnis 2026

August 2, 2026
Sosok Jenius Matematika yang Profit Rata-Rata 60% Setahun

Sosok Jenius Matematika yang Profit Rata-Rata 60% Setahun

August 2, 2026
Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp102 Triliun, Sudah Kecanduan?

Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp102 Triliun, Sudah Kecanduan?

August 2, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .