• Latest
Taspen, Asabri & Indonesia Re Tagih Suntikan Modal & Utang Rp 35,74 T

Taspen, Asabri & Indonesia Re Tagih Suntikan Modal & Utang Rp 35,74 T

July 2, 2025
DPR Ingatkan Anak Muda, Pinjol-Investasi Bodong Ganggu Masa Depan

DPR Ingatkan Anak Muda, Pinjol-Investasi Bodong Ganggu Masa Depan

September 5, 2026
AI Goda Belanja, Kita Harus Pegang Kendali

AI Goda Belanja, Kita Harus Pegang Kendali

September 5, 2026
Jelang Konsolidasi BUMN Karya, Brantas Abipraya Gabungkan Anak Usaha

Jelang Konsolidasi BUMN Karya, Brantas Abipraya Gabungkan Anak Usaha

September 5, 2026
Kerja Saat Libur Demi Bayar Uang Sekolah, Bocah SMP Nemu Emas Rp3,1 M

Kerja Saat Libur Demi Bayar Uang Sekolah, Bocah SMP Nemu Emas Rp3,1 M

September 5, 2026
LPS Mau Dongkrak Literasi Lampung Lewat Financial Festival 2026

LPS Mau Dongkrak Literasi Lampung Lewat Financial Festival 2026

September 4, 2026
BTN Tinggal Tunggu Aturan BP Tapera Eksekusi KPR Tenor 40 Tahun

BTN Tinggal Tunggu Aturan BP Tapera Eksekusi KPR Tenor 40 Tahun

September 4, 2026
BTN Rombak Jajaran Direksi, Ini Alasannya

BTN Rombak Jajaran Direksi, Ini Alasannya

September 4, 2026
Jelang Konsolidasi Asuransi BUMN, Klaim Rasio Asuransi Kredit Naik 99%

Jelang Konsolidasi Asuransi BUMN, Klaim Rasio Asuransi Kredit Naik 99%

September 4, 2026
Orang Kaya RI Makin Banyak, Ini Prospek Asuransi Berbasis USD

Orang Kaya RI Makin Banyak, Ini Prospek Asuransi Berbasis USD

September 4, 2026
Daftar Lengkap 13 Bank yang Tutup Hingga September 2026

Daftar Lengkap 13 Bank yang Tutup Hingga September 2026

September 4, 2026
Luhut Ungkap Cerita di Balik Masuknya BYD ke Indonesia

Luhut Ungkap Cerita di Balik Masuknya BYD ke Indonesia

September 4, 2026
Nixon Tetap Dirut, Lima Kursi Direksi Berubah

Nixon Tetap Dirut, Lima Kursi Direksi Berubah

September 4, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Saturday, September 5, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Taspen, Asabri & Indonesia Re Tagih Suntikan Modal & Utang Rp 35,74 T

1 year ago
in Market
Taspen, Asabri & Indonesia Re Tagih Suntikan Modal & Utang Rp 35,74 T
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Tiga perusahaan asuransi sosial & reasuransi pelat merah kompak mendorong pencairan bantuan permodalan dan piutang kepada pemerintah melalui Rapat Kerja bersama DPR RI, Selasa, (1/7/2025). Adapun total dana yang diajukan ketiganya mencapai Rp35,74 triliun.

Melalui kesimpulan rapat, Anggota DPR RI Andre Rosiade mengatakan, pihaknya mendukung percepatan penguatan permodalan tersebut. Pihaknya pun mendorong pemerintah untuk melaksanakan pencairan masing-masing BUMN sesuai dengan rancangan kerja tahun 2025.

“Komisi 6 DPR RI mendukung PT Asabri Persero untuk melakukan pengajuan penguatan permodalan sebesar Rp 2,7 triliun dalam upaya perbaikan ekuitas namun dengan catatan harus diikuti dengan reformasi layanan efisiensi internal dan peningkatan transparansi kepada peserta,” ungkap Andre, di Gedung Parlemen, Jakarta.

Direktur Utama Asabri, Jeffry Haryadi Manullang, mengungkapkan bahwa pencairan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp2,7 triliun yang diharapkan masuk pada Juni 2025 belum juga diterima. Ia menyebut bahwa pihaknya tengah menjajaki komunikasi intensif dengan Danantara untuk mempercepat realisasi PMN tersebut.

“Meskipun ketika kami mengajukan nilainya Rp3,6 triliun dan telah disetujui oleh Komisi 6, namun BPKP berdasarkan review-nya menyatakan bahwa Rp2,7 triliun sudah cukup. Nah namun penyertaan modal negara ini yang diharapkan masuk di bulan Juni belum kami terima,” kata Jeffry.

Selain itu, Asabri juga menagih piutang negara sebesar Rp5,17 triliun yang telah diakui oleh Kementerian Keuangan melalui laporan keuangan tahun 2023 dan 2024. Piutang tersebut berasal dari kewajiban Unfunded Past Service Liability (UPSL) yang hingga kini belum dicairkan, dan diharapkan bisa masuk ke kas perusahaan pada tahun ini.

Sebagai informasi, UPSL adalah kepanjangan dari Unfunded Past Service Liability yang merupakan kewajiban masa lalu dalam program pensiun atau tabungan hari tua PNS, TNI, maupun Polri yang belum dipenuhi oleh negara. Kewajiban ini muncul akibat perbedaan antara manfaat pensiun yang dijanjikan dengan ketersediaan dana, termasuk karena adanya perubahan skema atau kekeliruan dalam perhitungan awal.

Untuk Indonesia Re, Komisi VI DPR RI juga menyetujui penguatan permodalan sebesar Rp2 triliun pada tahun 2025 demi menjaga rasio solvabilitas. Namun, dengan catatan, dana tersebut tidak boleh digunakan untuk belanja operasional ataupun ekspansi non-strategis, serta harus disertai indikator kinerja (KPI) yang terukur dan laporan berkala ke parlemen.

“Kenapa ini (penguatan permodalan) jadi penting? ini bagaimana kita bisa kelola (retensi) dan (meningkatkan rating). Rating kita mengalami penurunan walaupun sudah menunjukkan semua proses transformasi dalam empat tahun terakhir yang menunjukkan hasil. Rating agensi bahkan tidak bisa mempertahankan rating karena tidak bisa melihat realisasi dari komitmen pemegang saham untuk memperkuat permodalan,

Sementara itu, untuk PT Taspen, Komisi VI DPR RI meminta pemerintah segera menetapkan skema pembayaran UPSL program tabungan hari tua (THT) tahun 2022 dan 2023 senilai Rp25,87 triliun. Hal ini agar likuiditas jangka panjang perusahaan tidak terganggu, sekaligus menjaga kualitas aset investasi dan keberlangsungan program.

Pelaksana tugas Direktur Utama Taspen, Rony Hanityo Aprianto, menyampaikan bahwa pembayaran UPSL senilai Rp25,89 triliun dan penyehatan program DHT akan memperkuat kondisi keuangan perusahaan.

“Yang pertama adalah pembayaran UPSL sebesar 25,89 triliun (6:04) dan penyehatan program Tunjangan Hari Tua (THT), maka insya Allah ke depannya TASPEN akan lebih sehat,” ungkapnya.

Bila dihitung, total permintaan dana dari tiga perusahaan pelat merah itu kepada pemerintah tahun ini mencapai Rp35,74 triliun. Dana ini mencakup penguatan modal negara, pengakuan piutang serta kewajiban masa lalu pensiun atau Unfunded Past Service Liability (UPSL).

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]




Next Article



Taspen Cetak Laba Rp 1,2 T Sepanjang 2024




Source link

Share197Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
DPR Ingatkan Anak Muda, Pinjol-Investasi Bodong Ganggu Masa Depan

DPR Ingatkan Anak Muda, Pinjol-Investasi Bodong Ganggu Masa Depan

September 5, 2026
AI Goda Belanja, Kita Harus Pegang Kendali

AI Goda Belanja, Kita Harus Pegang Kendali

September 5, 2026
Jelang Konsolidasi BUMN Karya, Brantas Abipraya Gabungkan Anak Usaha

Jelang Konsolidasi BUMN Karya, Brantas Abipraya Gabungkan Anak Usaha

September 5, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .