• Latest
Tren Baru Muncul di Pasar Keuangan Global: Worrisome

Tren Baru Muncul di Pasar Keuangan Global: Worrisome

August 19, 2026
Warga RI Mulai Kredit Kendaraan Lagi, Laba Adira (ADMF) Naik 56%

Warga RI Mulai Kredit Kendaraan Lagi, Laba Adira (ADMF) Naik 56%

October 30, 2026
Pendapatan Bunga Bersih Naik, KB Bank Lanjutkan Transformasi Bisnis

Pendapatan Bunga Bersih Naik, KB Bank Lanjutkan Transformasi Bisnis

October 30, 2026
Pendapatan Melonjak 55,45%, Laba Bersih Emiten Bakrie (BNBR) Susut

Pendapatan Melonjak 55,45%, Laba Bersih Emiten Bakrie (BNBR) Susut

October 30, 2026
Yield SBN Tembus Rekor Tertinggi 7,7%, Ini Respons Menteri Keuangan

Yield SBN Tembus Rekor Tertinggi 7,7%, Ini Respons Menteri Keuangan

October 30, 2026
WIKA Cetak Penjualan Rp15,8 Triliun di Kuartal III-2026, Naik 11,9%

WIKA Cetak Penjualan Rp15,8 Triliun di Kuartal III-2026, Naik 11,9%

October 30, 2026
Laba Emiten Bus Listrik Bakrie (VKTR) Melonjak 47%, Ini Penopangnya

Laba Emiten Bus Listrik Bakrie (VKTR) Melonjak 47%, Ini Penopangnya

October 30, 2026
Maybank Indonesia Cetak Laba Rp1,43 T, Pendapatan Bunga Tumbuh 4,3%

Maybank Indonesia Cetak Laba Rp1,43 T, Pendapatan Bunga Tumbuh 4,3%

October 30, 2026
Minat Investasi Emas Fisik Vs Emas Digital Hadapi Gejolak Harga

Minat Investasi Emas Fisik Vs Emas Digital Hadapi Gejolak Harga

October 30, 2026
Top! Pendapatan MR.D.I.Y. Indonesia Tumbuh 24,5% di Kuartal III-2026

Top! Pendapatan MR.D.I.Y. Indonesia Tumbuh 24,5% di Kuartal III-2026

October 30, 2026
Laba Emiten Prajogo (BRPT) Anjlok 60,65% Ini Penyebabnya

Laba Emiten Prajogo (BRPT) Anjlok 60,65% Ini Penyebabnya

October 30, 2026
MSCI Ancam Bursa Saham, MI Perkuat Manajemen Risiko Likuiditas

MSCI Ancam Bursa Saham, MI Perkuat Manajemen Risiko Likuiditas

October 30, 2026
TBS Energi Utama (TOBA) Catat Rugi Susut 72% Jadi Rp641,44 Miliar

TBS Energi Utama (TOBA) Catat Rugi Susut 72% Jadi Rp641,44 Miliar

October 30, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Friday, October 30, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Tren Baru Muncul di Pasar Keuangan Global: Worrisome

2 months ago
in Market
Tren Baru Muncul di Pasar Keuangan Global: Worrisome
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Tren baru tampaknya muncul di pasar keuangan global saat ini. Tren itu adalah “worrisome” alias kekhawatiran.

Ekonom Bank Sentral Eropa (ECB) memperingatkan valuasi saham yang sangat tinggi kemungkinan akan mengalami koreksi. Hal ini terjadi saat saham-saham Amerika Serikat dan Eropa mencatat rekor tertinggi ketika investor terus memburu booming kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI).

“Riset ekonomi mengenai revolusi teknologi di masa lalu mengarah pada kesimpulan yang mengkhawatirkan,” tulis para ekonom tersebut dalam blog yang diterbitkan Senin dengan mengacu pada dua skenario yang mungkin terjadi, mengutip CNBC International, Rabu (19/8/2026).

“Koreksi terhadap valuasi pasar saham saat ini kemungkinan besar akan terjadi.”

Investor yang terlalu percaya diri dan optimistis mendorong harga saham jauh di atas nilai fundamentalnya. Ketika euforia tersebut mereda, catat mereka di laporan tersebut, kondisi itu dapat memicu kejatuhan pasar.

Para ekonom ECB membandingkan situasi saat ini dengan booming industri kereta api pada abad ke-19, ekspansi listrik dan radio pada 1920-an, serta kebangkitan internet pada 1990-an. Fenomena tersebut bukan pertama kalinya gelombang AI saat ini dibandingkan dengan gelembung dot-com pada awal 2000-an.

“Ketika adopsi menyebar… ketidakpastian menjadi berskala ekonomi secara keseluruhan,” tambahnya.

“Jika kemudian terjadi sesuatu yang salah dengan teknologi tersebut, seluruh perekonomian akan terdampak,” tulis para ekonom menegaskan segala transisi yang berkaitan dengan teknologi akan merembet ke perekonomian secara lebih luas.

Kondisi tersebut mendorong investor menuntut premi risiko yang lebih tinggi. Berdasarkan analisis ECB, hal ini pada akhirnya berpotensi menekan harga saham, bahkan jika pertumbuhan laba perusahaan tetap kuat.

“Kedua pandangan tersebut menunjukkan adanya periode booming yang kemudian diikuti koreksi, atau penurunan dari level valuasi yang telah dicapai, pada suatu titik di masa depan,” kata mereka.

Investor Ini Sangat Terpapar

Para ekonom ECB kemudian memperingatkan dampak yang dapat ditimbulkan oleh koreksi tersebut. Mereka mendesak investor untuk mempersiapkan diri.

Investor ritel Eropa disebut sangat terekspos, bahkan mungkin tanpa menyadarinya, karena besarnya porsi saham “Magnificent 7” dalam berbagai dana indeks global dan dana pensiun. Magnificent 7 merujuk pada tujuh perusahaan teknologi raksasa AS yang memiliki bobot besar dalam pasar saham, yaitu Alphabet, Amazon, Apple, Meta, Microsoft, Nvidia, dan Tesla.

Risiko lainnya adalah koreksi tajam dapat memicu efek domino melalui struktur investasi berbasis dana. Ini pada akhirnya berpotensi mengancam stabilitas kawasan euro, lanjut para ekonom.

“Berbeda dengan periode dot-com, kondisi awal saat ini memberikan ruang yang jauh lebih terbatas untuk menurunkan suku bunga atau menggunakan kebijakan fiskal guna meredam dampaknya,” tulis mereka.

(sef/sef)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Warga RI Mulai Kredit Kendaraan Lagi, Laba Adira (ADMF) Naik 56%

Warga RI Mulai Kredit Kendaraan Lagi, Laba Adira (ADMF) Naik 56%

October 30, 2026
Pendapatan Bunga Bersih Naik, KB Bank Lanjutkan Transformasi Bisnis

Pendapatan Bunga Bersih Naik, KB Bank Lanjutkan Transformasi Bisnis

October 30, 2026
Pendapatan Melonjak 55,45%, Laba Bersih Emiten Bakrie (BNBR) Susut

Pendapatan Melonjak 55,45%, Laba Bersih Emiten Bakrie (BNBR) Susut

October 30, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .