• Latest
Warisan Jumbo Michael Hartono! 4 Anak Masing-Masing Dapat Rp52 Triliun

Warisan Jumbo Michael Hartono! 4 Anak Masing-Masing Dapat Rp52 Triliun

August 13, 2026
Data 5,7 Juta Pelanggan Bocor, Fore Ngadu ke Komdigi

Data 5,7 Juta Pelanggan Bocor, Fore Ngadu ke Komdigi

November 1, 2026
OJK Ungkap Alasan Sebenarnya Inklusi Keuangan Syariah RI Masih Minim

OJK Ungkap Alasan Sebenarnya Inklusi Keuangan Syariah RI Masih Minim

November 1, 2026
Nasabah Mau Uang Aman di Bank? Jangan Lakukan Ini

Nasabah Mau Uang Aman di Bank? Jangan Lakukan Ini

November 1, 2026
Video: Akhir 2026, Rupiah Diramal Bergerak di Rp 17.800

Video: Akhir 2026, Rupiah Diramal Bergerak di Rp 17.800

November 1, 2026
Investor Asing Curhat ke Bos BI, Sesalkan Keputusan MSCI

Investor Asing Curhat ke Bos BI, Sesalkan Keputusan MSCI

November 1, 2026
Laris Manis! Kredit Program Pemerintah Tembus Rp294,6 T

Laris Manis! Kredit Program Pemerintah Tembus Rp294,6 T

November 1, 2026
Kena Bobol Rp114 T, Binance Sudah Ganti 95%-Penarikan Dibuka Lagi

Kena Bobol Rp114 T, Binance Sudah Ganti 95%-Penarikan Dibuka Lagi

November 1, 2026
Intip Racikan Investasi Pilihan MI Hadapi Sentimen MSCI

Intip Racikan Investasi Pilihan MI Hadapi Sentimen MSCI

November 1, 2026
Kata Pelaku Pasar Soal RI Mau Bikin Rating Bursa Sendiri

Kata Pelaku Pasar Soal RI Mau Bikin Rating Bursa Sendiri

November 1, 2026
Penyidikan Kasus BPR DCN Malang Rampung, OJK Serahkan 2 Tersangka

Penyidikan Kasus BPR DCN Malang Rampung, OJK Serahkan 2 Tersangka

November 1, 2026
Bisnis Raja Gula dari Semarang Hancur Usai Ribut dengan Pemerintah

Bisnis Raja Gula dari Semarang Hancur Usai Ribut dengan Pemerintah

November 1, 2026
Pakai Info Rahasia Militer, Tentara Cuan Rp7,2 Miliar di Pasar Taruhan

Pakai Info Rahasia Militer, Tentara Cuan Rp7,2 Miliar di Pasar Taruhan

November 1, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Sunday, November 1, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Warisan Jumbo Michael Hartono! 4 Anak Masing-Masing Dapat Rp52 Triliun

3 months ago
in Market
Warisan Jumbo Michael Hartono! 4 Anak Masing-Masing Dapat Rp52 Triliun
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Keluarga konglomerat Indonesia telah mencatat salah satu pengalihan kekayaan terbesar di Asia dalam beberapa tahun terakhir. 

Sebagai informasi, salah satu pemilik grup Djarum, Michael Bambang Hartono meninggal dunia pada Maret 2026 di usia 86 tahun. Dia pun meninggalkan warisan yang dibagi rata kepada empat anaknya.

Mengutip Straits Times dan The Star yang melansir Bloomberg, menurut dokumen resmi pemerintah, kepemilikan saham Michael sebesar 49% di PT DIA telah dibagi rata kepada keempat ahli warisnya. 

Masing-masing ahli waris telah menerima saham dengan nilai setidaknya US$2,93 miliar atau setara Rp52,38 triliun (kurs Rp17.879/US$).

Bila dirinci, berdasarkan kepemilikan PT DIA atas BBCA saja, nilai saham Michael di bank tersebut mencapai sekitar Rp200 triliun per tanggal 13 Agustus 2026.

Selain itu PT DIA juga memiliki 19,95% saham Sarana Menara Nusantara (TOWR) dengan nilai Rp 4,6 triliun. Artinya nilai kepemilikan Michael di saham tersebut sekitar Rp 2,25 triliun. 

Adapun anak-anak Michael juga memiliki peran penting dalam berbagai lini kerajaan bisnis keluarga Hartono yang mencakup sektor perbankan, rokok, pusat perbelanjaan, dan perkebunan. Di antaranya Djarum, salah satu produsen rokok cengkih yang dikenal sebagai “kretek” terbesar di Indonesia.

Sementara itu, keluarga Hartono memiliki total kekayaan bersih gabungan sebesar US$43,8 miliar pada akhir 2025 menurut Forbes, menjadikan mereka keluarga terkaya di Indonesia.

Kekayaan kedua bersaudara itu melonjak setelah mereka mengembangkan bisnis rokok warisan ayah mereka dan merambah ke sektor keuangan.

Victor Hartono, putra sulung Robert, telah menggantikan ayahnya sebagai CEO Djarum, menurut dokumen perusahaan yang terpisah. Sebelumnya, ia menjabat sebagai chief operating officer.

Dalam perkembangan lain, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) telah mengumumkan perubahan pengendali saham, sehubungan dengan meninggalnya Michael Bambang Hartono.

Mengutip keterbukaan informasi, BCA mengumumkan bahwa Robert Budi Hartono menjadi pemegang saham pengendali PT Dwimuria Investama Andalan (PT DIA) yang merupakan pemegang saham pengendali terakhir BBCA.

Persentase kepemilikan saham Robert di PT DIA tidak berubah yaitu 51% dari modal ditempatkan dan disetor PT DIA.

“Dengan demikian Pemegang Saham Pengendali Terakhir Perseroan menjadi Bapak Robert Budi Hartono,” kata Corporate Secretary BCA, Rudy Budiardjo, dikutip dari keterbukaan informasi, Kamis (13/8/2026).

Rudy menyampaikan bahwa BCA telah menerima Surat OJK tertanggal 29 Juli 2026 perihal Struktur Kepemilikan Akhir.

BCA yang pada pokoknya menginformasikan kepada Perseroan bahwa perubahan struktur kepemilikan akhir Perseroan telah dicatat dalam administrasi pengawasan OJK di mana Robert Budi Hartono merupakan Pemegang Saham Pengendali Terakhir (PSPT) dari Perseroan.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Data 5,7 Juta Pelanggan Bocor, Fore Ngadu ke Komdigi

Data 5,7 Juta Pelanggan Bocor, Fore Ngadu ke Komdigi

November 1, 2026
OJK Ungkap Alasan Sebenarnya Inklusi Keuangan Syariah RI Masih Minim

OJK Ungkap Alasan Sebenarnya Inklusi Keuangan Syariah RI Masih Minim

November 1, 2026
Nasabah Mau Uang Aman di Bank? Jangan Lakukan Ini

Nasabah Mau Uang Aman di Bank? Jangan Lakukan Ini

November 1, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .