• Latest
Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.850

Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.850

June 2, 2026
Dipajaki Bukan Berarti Dinyatakan Halal

Dipajaki Bukan Berarti Dinyatakan Halal

October 15, 2026
Danantara Targetkan Dana Filantropi Rp1,66 T/Tahun, Ini 3 Fokusnya

Danantara Targetkan Dana Filantropi Rp1,66 T/Tahun, Ini 3 Fokusnya

October 15, 2026
BSI International Expo 2026 Bidik Transaksi Rp 4 Triliun, Sasar Gen Z

BSI International Expo 2026 Bidik Transaksi Rp 4 Triliun, Sasar Gen Z

October 15, 2026
Bos BSI Blak-Blakan Tujuan Rights Issue, Kejar Free Float Saham 15%

Bos BSI Blak-Blakan Tujuan Rights Issue, Kejar Free Float Saham 15%

October 15, 2026
Bisnis Hilirisasi Antam (ANTM) Melesat, Ini Buktinya

Bisnis Hilirisasi Antam (ANTM) Melesat, Ini Buktinya

October 15, 2026
BSI (BRIS) Bidik Kantor Cabang Jeddah Buka Januari 2027

BSI (BRIS) Bidik Kantor Cabang Jeddah Buka Januari 2027

October 15, 2026
Soroti Karhutla, Ini Respons 9 Perusahaan Termasuk Emiten Haji Isam

Soroti Karhutla, Ini Respons 9 Perusahaan Termasuk Emiten Haji Isam

October 15, 2026
100% Kebun Sawit di Kalteng, MKTR Klaim Operasi Tetap Normal

100% Kebun Sawit di Kalteng, MKTR Klaim Operasi Tetap Normal

October 15, 2026
Danantara Minta Garuda (GIAA) Tegas Soal Target Pasar

Danantara Minta Garuda (GIAA) Tegas Soal Target Pasar

October 15, 2026
Morgan Stanley Terciduk Asik Jual-Beli Saham GOTO, Cuan Berapa?

Morgan Stanley Terciduk Asik Jual-Beli Saham GOTO, Cuan Berapa?

October 15, 2026
Dana Haji Tembus Rp184 Triliun, BPKH Kebut Transformasi Digital

Dana Haji Tembus Rp184 Triliun, BPKH Kebut Transformasi Digital

October 15, 2026
Pendapatan Turun, Rugi WSBP Bengkak Jadi Rp410 Miliar

Pendapatan Turun, Rugi WSBP Bengkak Jadi Rp410 Miliar

October 15, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, October 15, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.850

5 months ago
in People & Culture
Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Dolar AS Turun ke Rp17.850
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan perdana Juni, Selasa (2/6/2026), setelah libur panjang akhir pekan lalu.

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda mengawali perdagangan di zona hijau dengan penguatan 0,08% ke level Rp17.850/US$.

Penguatan ini terjadi setelah pada perdagangan terakhir sebelumnya, Jumat (29/5/2026), rupiah terkoreksi tajam 0,51% ke level Rp17.865/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, terpantau bergerak stabil. Per pukul 09.00 WIB, DXY berada di level 99,201, setelah pada perdagangan Senin kemarin ditutup menguat 0,30%.


Pergerakan rupiah hari ini masih akan dipengaruhi oleh sentimen dari dalam dan luar negeri.

Dari dalam negeri, Bank Indonesia (BI) terus mengkalibrasi instrumen kebijakan di pasar valuta asing untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Melalui Peraturan Anggota Dewan Gubernur Nomor 7 Tahun 2026, BI resmi menurunkan batas transaksi pembelian dolar AS tanpa dokumen underlying dari sebelumnya US$100.000 menjadi US$50.000 per April 2026. Batas tersebut kembali dipersempit menjadi US$25.000 per pelaku per bulan, yang berlaku mulai awal Juni 2026.

Kebijakan pengetatan pencatatan dasar transaksi di pasar tunai ini juga dibarengi dengan perluasan relaksasi di pasar derivatif. Untuk instrumen seperti forward jual dan swap, batas transaksi tanpa underlying ditingkatkan menjadi US$10 juta per transaksi.

Selain itu, pelaku pasar juga terus didorong untuk memanfaatkan skema Local Currency Transaction dalam perdagangan bilateral. Hingga April 2026, volume transaksi LCT telah mencapai US$22,61 miliar.

Dari eksternal, pergerakan dolar AS masih perlu di cermati. Dolar AS menguat pada perdagangan tadi malam setelah mencatat pelemahan tipis secara mingguan di pekan sebelumnya. Kondisi ini terjadi seiring pasar yang masih mencermati perkembangan terbaru perundingan damai di Timur Tengah.

Sebelumnya, indeks dolar AS sempat melemah pada pekan lalu karena ekspektasi bahwa kesepakatan antara AS dan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz semakin dekat. Penutupan jalur minyak utama tersebut telah mendorong harga minyak naik dan memperburuk prospek inflasi, sehingga memunculkan ekspektasi bahwa bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) berpeluang menaikkan suku bunga tahun ini.

Namun, dolar AS kembali menguat setelah muncul laporan bahwa tim negosiasi Iran menghentikan pertukaran pesan dengan AS melalui mediator akibat serangan di Lebanon. Setelah itu, Presiden AS Donald Trump menyebut telah berbicara dengan kelompok milisi Lebanon yang berafiliasi dengan Iran, Hezbollah, melalui perantara dan mendapatkan komitmen agar kelompok tersebut tidak menyerang Israel. Pernyataan itu kemudian memangkas sebagian penguatan dolar AS.

Menguatnya dolar AS di pasar global pada akhirnya dapat menekan ruang penguatan mata uang negara lain, termasuk rupiah.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Dipajaki Bukan Berarti Dinyatakan Halal

Dipajaki Bukan Berarti Dinyatakan Halal

October 15, 2026
Danantara Targetkan Dana Filantropi Rp1,66 T/Tahun, Ini 3 Fokusnya

Danantara Targetkan Dana Filantropi Rp1,66 T/Tahun, Ini 3 Fokusnya

October 15, 2026
BSI International Expo 2026 Bidik Transaksi Rp 4 Triliun, Sasar Gen Z

BSI International Expo 2026 Bidik Transaksi Rp 4 Triliun, Sasar Gen Z

October 15, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .