• Latest
Israel-Lebanon Gencatan Senjata, Harga Minyak Tergelincir ke US,63

Israel-Lebanon Gencatan Senjata, Harga Minyak Tergelincir ke US$96,63

June 4, 2026
Legenda Kosmetik Tutup Usia, Ini Gurita Bisnis Martha Tilaar

Legenda Kosmetik Tutup Usia, Ini Gurita Bisnis Martha Tilaar

October 14, 2026
IMPC Tebar Dividen Interim Rp273,43 Miliar, Cek Jadwalnya

IMPC Tebar Dividen Interim Rp273,43 Miliar, Cek Jadwalnya

October 14, 2026
Anak Usaha Garuda (GMFI) Mau Rights Issue 22 Miliar Saham Untuk Ini

Anak Usaha Garuda (GMFI) Mau Rights Issue 22 Miliar Saham Untuk Ini

October 14, 2026
GOTO Setujui Pembatalan 32 M Saham Tresuri dan Perubahan Pengurus

GOTO Setujui Pembatalan 32 M Saham Tresuri dan Perubahan Pengurus

October 14, 2026
IHSG Ditutup Menguat 0,82% pada Akhir Sesi I

IHSG Ditutup Menguat 0,82% pada Akhir Sesi I

October 14, 2026
Indeks Dolar AS Melemah, Rupiah hingga IHSG Kompak Menghijau

Indeks Dolar AS Melemah, Rupiah hingga IHSG Kompak Menghijau

October 14, 2026
Perdagangan Saham Nominal Baru PBSA Mulai Hari Ini

Perdagangan Saham Nominal Baru PBSA Mulai Hari Ini

October 14, 2026
MSCI Jadi Momok! IHSG Sudah Anjlok 31%, Rp5.548 Triliun Lenyap

MSCI Jadi Momok! IHSG Sudah Anjlok 31%, Rp5.548 Triliun Lenyap

October 14, 2026
Pemegang Saham Pegendali VICI Lepas 402,48 Juta Saham

Pemegang Saham Pegendali VICI Lepas 402,48 Juta Saham

October 14, 2026
IHSG Melesat 1%, Ini Penyebabnya

IHSG Melesat 1%, Ini Penyebabnya

October 14, 2026
Breaking! IHSG Melesat 1%

Breaking! IHSG Melesat 1%

October 14, 2026
BTPN Syariah (BTPS) Bakal Buyback Saham Rp1 Triliun

BTPN Syariah (BTPS) Bakal Buyback Saham Rp1 Triliun

October 14, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, October 14, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Israel-Lebanon Gencatan Senjata, Harga Minyak Tergelincir ke US$96,63

4 months ago
in Lifestyle
Israel-Lebanon Gencatan Senjata, Harga Minyak Tergelincir ke US,63
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Harga minyak dunia bergerak melemah pada perdagangan Kamis pagi (4/6/2026) setelah reli tajam dalam beberapa hari terakhir.

Pelaku pasar mulai mengurangi premi risiko geopolitik menyusul kesepakatan gencatan senjata antara Lebanon dan Israel yang memunculkan harapan tercapainya kesepakatan yang lebih luas untuk mengakhiri konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Menurut data Refinitiv pada pukul 09.15 WIB, kontrak Brent berada di level US$96,63 per barel, turun 1,21% dibandingkan penutupan sebelumnya di US$97,81 per barel. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) tercatat US$94,96 per barel atau terkoreksi 1,10% dari posisi penutupan Rabu yang mencapai US$96,02 per barel. Pelemahan ini terjadi sehari setelah kedua acuan melonjak sekitar 2% dan memperpanjang penguatan yang sudah berlangsung sejak awal pekan.



Meski terkoreksi pagi ini, harga minyak masih berada jauh di atas level akhir Mei. Brent telah menguat sekitar 5% dibandingkan posisi 29 Mei yang berada di US$92,05 per barel. WTI bahkan melonjak lebih dari 8% dari US$87,36 per barel pada periode yang sama. Kenaikan tersebut dipicu meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, termasuk serangan Iran ke Kuwait serta operasi militer AS di sekitar Selat Hormuz, jalur pelayaran energi paling strategis di dunia yang mengalirkan hampir seperlima perdagangan minyak global.

Namun, sentimen pasar mulai bergeser. Kesepakatan gencatan senjata Lebanon-Israel memberi ruang bagi optimisme diplomatik. Presiden AS Donald Trump menyatakan kemajuan dalam negosiasi dengan Iran berpotensi tercapai akhir pekan ini. Dari pihak Iran, Menteri Luar Negeri Abbas Araqchi mengungkapkan komunikasi dengan Washington masih berlangsung meski belum menghasilkan terobosan. Pasar membaca perkembangan tersebut sebagai peluang berkurangnya risiko gangguan pasokan dari kawasan Timur Tengah.

Di sisi lain, fundamental pasar minyak masih relatif ketat. Data Energy Information Administration (EIA) menunjukkan persediaan minyak mentah Amerika Serikat turun 8 juta barel pada pekan yang berakhir 29 Mei menjadi 433,7 juta barel. Angka tersebut dua kali lebih besar dibanding ekspektasi analis yang memperkirakan penurunan sekitar 4 juta barel. Penurunan stok yang lebih dalam dari perkiraan mengindikasikan pasokan global masih belum sepenuhnya mampu mengimbangi kebutuhan konsumsi.

Kondisi tersebut membuat ruang penurunan harga minyak masih terbatas meski tensi geopolitik mereda. Haitong Futures dalam catatannya menilai harga minyak berpotensi tetap bergerak di area atas kisaran perdagangannya karena ketidakseimbangan pasokan dan permintaan masih berlangsung. Persediaan minyak global yang terus menyusut menjadi faktor yang menjaga pasar tetap sensitif terhadap setiap perkembangan geopolitik maupun gangguan pasokan baru.

CNBC Indonesia 

(emb/emb)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Legenda Kosmetik Tutup Usia, Ini Gurita Bisnis Martha Tilaar

Legenda Kosmetik Tutup Usia, Ini Gurita Bisnis Martha Tilaar

October 14, 2026
IMPC Tebar Dividen Interim Rp273,43 Miliar, Cek Jadwalnya

IMPC Tebar Dividen Interim Rp273,43 Miliar, Cek Jadwalnya

October 14, 2026
Anak Usaha Garuda (GMFI) Mau Rights Issue 22 Miliar Saham Untuk Ini

Anak Usaha Garuda (GMFI) Mau Rights Issue 22 Miliar Saham Untuk Ini

October 14, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .