• Latest
Breaking! IHSG Makin Longsor, Anjlok 2% Lebih Dekati Level 5.600

Breaking! IHSG Makin Longsor, Anjlok 2% Lebih Dekati Level 5.600

June 5, 2026
Dipajaki Bukan Berarti Dinyatakan Halal

Dipajaki Bukan Berarti Dinyatakan Halal

October 15, 2026
Danantara Targetkan Dana Filantropi Rp1,66 T/Tahun, Ini 3 Fokusnya

Danantara Targetkan Dana Filantropi Rp1,66 T/Tahun, Ini 3 Fokusnya

October 15, 2026
BSI International Expo 2026 Bidik Transaksi Rp 4 Triliun, Sasar Gen Z

BSI International Expo 2026 Bidik Transaksi Rp 4 Triliun, Sasar Gen Z

October 15, 2026
Bos BSI Blak-Blakan Tujuan Rights Issue, Kejar Free Float Saham 15%

Bos BSI Blak-Blakan Tujuan Rights Issue, Kejar Free Float Saham 15%

October 15, 2026
Bisnis Hilirisasi Antam (ANTM) Melesat, Ini Buktinya

Bisnis Hilirisasi Antam (ANTM) Melesat, Ini Buktinya

October 15, 2026
BSI (BRIS) Bidik Kantor Cabang Jeddah Buka Januari 2027

BSI (BRIS) Bidik Kantor Cabang Jeddah Buka Januari 2027

October 15, 2026
Soroti Karhutla, Ini Respons 9 Perusahaan Termasuk Emiten Haji Isam

Soroti Karhutla, Ini Respons 9 Perusahaan Termasuk Emiten Haji Isam

October 15, 2026
100% Kebun Sawit di Kalteng, MKTR Klaim Operasi Tetap Normal

100% Kebun Sawit di Kalteng, MKTR Klaim Operasi Tetap Normal

October 15, 2026
Danantara Minta Garuda (GIAA) Tegas Soal Target Pasar

Danantara Minta Garuda (GIAA) Tegas Soal Target Pasar

October 15, 2026
Morgan Stanley Terciduk Asik Jual-Beli Saham GOTO, Cuan Berapa?

Morgan Stanley Terciduk Asik Jual-Beli Saham GOTO, Cuan Berapa?

October 15, 2026
Dana Haji Tembus Rp184 Triliun, BPKH Kebut Transformasi Digital

Dana Haji Tembus Rp184 Triliun, BPKH Kebut Transformasi Digital

October 15, 2026
Pendapatan Turun, Rugi WSBP Bengkak Jadi Rp410 Miliar

Pendapatan Turun, Rugi WSBP Bengkak Jadi Rp410 Miliar

October 15, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, October 15, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Breaking! IHSG Makin Longsor, Anjlok 2% Lebih Dekati Level 5.600

4 months ago
in Lifestyle
Breaking! IHSG Makin Longsor, Anjlok 2% Lebih Dekati Level 5.600
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terkoreksi dalam pada perdagangan Jumat (5/6/2026), melanjutkan tekanan setelah sehari sebelumnya ambruk nyaris 2%.

Pada awal perdagangan, IHSG dibuka naik 0,11% di level 5.846,49. Namun tekanan jual kembali mendominasi sehingga indeks turun lebih dalam ke posisi 5.718,38 atau melemah 121 poin (-2,08%) kurang dari satu jam pasar dibuka. Pada perdagangan pagi ini, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 5.860 dan terendah di 5.714.

Mayoritas saham masih bergerak di zona merah. Tercatat sebanyak 469 saham melemah, sementara hanya 156 saham menguat dan 107 saham bergerak stagnan.

Nilai transaksi pada awal perdagangan mencapai Rp 6,18 triliun dengan volume perdagangan mencapai 7,81 miliar saham yang berpindah tangan sebanyak 648 ribu kali transaksi. Kapitalisasi pasar Bursa terpangkas menjadi Rp10.096 triliun.

Sebelumnya, pada perdagangan Kamis (4/6/2026) IHSG mengalami tekanan hebat. Di awal sesi, indeks sempat anjlok hingga 5% ke level 5.644,23 sebelum memangkas sebagian besar kerugiannya menjelang penutupan. IHSG akhirnya ditutup di level 5.839,78 atau melemah 1,7%, setelah sebelumnya turun 3,48% pada akhir sesi pertama.

Pergerakan investor asing menjadi sorotan utama. Pada sesi pertama, asing masih mencatatkan beli bersih sebesar Rp179 miliar. Namun situasi berubah drastis menjelang penutupan perdagangan. Data menunjukkan investor asing membukukan total pembelian Rp12,52 triliun dan penjualan Rp13,79 triliun, sehingga berakhir dengan net sell sebesar Rp1,27 triliun di seluruh pasar.

Aksi jual terbesar terkonsentrasi pada saham-saham perbankan jumbo. BBCA dilepas asing senilai Rp475,5 miliar, disusul BBRI Rp451,6 miliar, BMRI Rp164 miliar, dan BBNI Rp106,2 miliar. Secara total, empat bank besar tersebut mencatatkan foreign sell lebih dari Rp1,19 triliun.

Koreksi berkelanjutan ini membuat IHSG kembali menyentuh level terendah dalam lima tahun terakhir.

Sentimen negatif datang dari berbagai arah, mulai dari penurunan outlook Danantara Investment Management, pelemahan rupiah yang telah menembus Rp18.000 per dolar AS, hingga kekhawatiran pasar terhadap hasil penilaian lembaga pemeringkat dan evaluasi MSCI yang akan diumumkan pada Juni ini. Kondisi tersebut mendorong investor mengurangi eksposur terhadap aset berisiko di Indonesia.

Sementara itu bursa saham Asia-Pasifik dibuka melemah pada perdagangan Jumat (5/6/2026), dengan pasar Korea Selatan memimpin penurunan di kawasan.

Melansir CNBC, sentimen negatif datang setelah saham-saham teknologi di Wall Street terkoreksi pada perdagangan semalam, memicu aksi jual di sektor teknologi Asia.

Indeks Kospi Korea Selatan anjlok 4,11%, dengan saham-saham berkapitalisasi besar seperti Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing merosot sekitar 6% dan 8%. Sementara itu, indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq juga turun 2,41%.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 terkoreksi 1,1% mengikuti pelemahan sektor teknologi global. Sementara itu, indeks S&P/ASX 200 Australia turun 0,2% pada awal perdagangan.

Prospek pasar Hong Kong juga cenderung negatif. Kontrak berjangka indeks Hang Seng terakhir diperdagangkan di level 25.158, lebih rendah dibandingkan penutupan indeks Hang Seng pada Kamis yang berada di posisi 25.253,40.

Pelemahan pasar Asia terjadi setelah pergerakan beragam di Wall Street pada perdagangan Kamis waktu setempat. Indeks Dow Jones Industrial Average justru mencetak rekor tertinggi baru setelah melonjak 874,86 poin atau 1,73% ke level 51.561,93.

Sebaliknya, indeks Nasdaq Composite yang didominasi saham teknologi turun 0,09% dan ditutup di level 26.830,96. Sementara itu, indeks S&P 500 masih mampu menguat 0,41% ke posisi 7.584,31.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Dipajaki Bukan Berarti Dinyatakan Halal

Dipajaki Bukan Berarti Dinyatakan Halal

October 15, 2026
Danantara Targetkan Dana Filantropi Rp1,66 T/Tahun, Ini 3 Fokusnya

Danantara Targetkan Dana Filantropi Rp1,66 T/Tahun, Ini 3 Fokusnya

October 15, 2026
BSI International Expo 2026 Bidik Transaksi Rp 4 Triliun, Sasar Gen Z

BSI International Expo 2026 Bidik Transaksi Rp 4 Triliun, Sasar Gen Z

October 15, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .