• Latest
Ngeri! AI Bisa Kuras Rekening, OJK Bongkar Modusnya

Ngeri! AI Bisa Kuras Rekening, OJK Bongkar Modusnya

August 5, 2026
Video: Jelang Rilis PDB, IHSG Menghijau dan Rupiah Menguat

Video: Jelang Rilis PDB, IHSG Menghijau dan Rupiah Menguat

August 5, 2026
Jelang Rilis PDB, IHSG Dibuka Menghijau dan Rupiah Menguat ke Rp 17.960

Jelang Rilis PDB, IHSG Dibuka Menghijau dan Rupiah Menguat ke Rp 17.960

August 5, 2026
Rombak Manajemen, Ini Susunan Direksi Terbaru Bank UOB Indonesia

Rombak Manajemen, Ini Susunan Direksi Terbaru Bank UOB Indonesia

August 5, 2026
BEI Gembok Saham MDIA dan WIKA, Ini Penyebabnya

BEI Gembok Saham MDIA dan WIKA, Ini Penyebabnya

August 5, 2026
Harga Minyak Bangkit Usai Anjlok 5%, Pasar Pantau Negosiasi AS-Iran

Harga Minyak Bangkit Usai Anjlok 5%, Pasar Pantau Negosiasi AS-Iran

August 5, 2026
Warung Madura Kebal Krisis, Mau Buka? Segini Modalnya

Warung Madura Kebal Krisis, Mau Buka? Segini Modalnya

August 5, 2026
IHSG Dibuka Naik 0,38%, Uji Level 6.300

IHSG Dibuka Naik 0,38%, Uji Level 6.300

August 5, 2026
Rupiah Menguat ke Rp17.957/ US$ Jelang Rilis Pertumbuhan Ekonomi RI

Rupiah Menguat ke Rp17.957/ US$ Jelang Rilis Pertumbuhan Ekonomi RI

August 5, 2026
Rekomendasi Saham Hari Ini Ada BMRI, BBNI, hingga UNVR

Rekomendasi Saham Hari Ini Ada BMRI, BBNI, hingga UNVR

August 5, 2026
Bursa Asia Pesta Pagi Ini, Ikut Jejak Wall Street

Bursa Asia Pesta Pagi Ini, Ikut Jejak Wall Street

August 5, 2026
TPIA Masih Jadi Sasaran Jual Asing di Tengah Reli IHSG

TPIA Masih Jadi Sasaran Jual Asing di Tengah Reli IHSG

August 5, 2026
Destry Ungkap 4 PR Besar Bank Sentral di Era AI-Fragmentasi Global

Destry Ungkap 4 PR Besar Bank Sentral di Era AI-Fragmentasi Global

August 5, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, August 5, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Ngeri! AI Bisa Kuras Rekening, OJK Bongkar Modusnya

2 hours ago
in Market
Ngeri! AI Bisa Kuras Rekening, OJK Bongkar Modusnya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan masyarakat untuk semakin waspada terhadap maraknya penipuan yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Kemudahan teknologi digital dinilai turut membuka celah kejahatan siber yang dapat menguras rekening jika tidak diimbangi pengetahuan dan kewaspadaan yang memadai.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen (PEPK) OJK Dicky Kartikoyono mengungkapkan, berdasarkan data Indonesia Anti-Scam Center (IASC), sejak 22 November 2024 hingga akhir Juni 2026 terdapat 1.379 laporan penipuan yang terindikasi memanfaatkan teknologi AI.

“Ini cukup banyak, berbagai penipuan keuangan yang menggunakan AI,” ujar Dicky dalam konferensi pers virtual, Selasa (4/8/2026).

Menurut Dicky, AI bukanlah penyebab utama terjadinya penipuan, melainkan alat yang membuat modus kejahatan semakin meyakinkan, lebih cepat dilakukan, dan semakin sulit dikenali korban.

“Ini menunjukkan bahwa penyalahgunaan AI dalam penipuan keuangan semakin canggih dan semakin nyata. Karena itu, kita semua perlu waspada,” katanya.

Ia menjelaskan, pelaku dapat merekayasa berbagai bentuk identitas digital, mulai dari video, foto, suara, nomor telepon, nomor rekening, hingga dokumen sehingga tampak menyerupai aslinya.

“Suaranya bisa menyerupai orang yang kita kenal, videonya juga bisa menyerupai orang yang kita percaya, bahkan identitas lembaga tertentu pun dapat direkayasa,” ujarnya.

Dicky mengungkapkan, modus yang paling banyak dilaporkan adalah penipuan investasi yang menggunakan teknologi deepfake dengan mencatut wajah tokoh tertentu. Selain itu, terdapat pula penipuan melalui robot trading berbasis AI, penipuan belanja daring yang mengatasnamakan teknologi AI, hingga panggilan telepon palsu (voice cloning) yang meniru suara maupun wajah korban atau pihak lain.

“Tujuannya hampir semuanya sama, yaitu membangun kepercayaan korban agar merasa situasi tersebut benar-benar nyata, lalu mendorong korban segera melakukan transfer dana atau transaksi keuangan,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi maraknya penipuan tersebut, OJK mengimbau masyarakat tetap berpegang pada prinsip 2L, yakni Legal dan Logis, serta selalu melakukan pengecekan dan verifikasi sebelum melakukan transaksi.

OJK juga tengah mengembangkan Anti-Scam Apps, sebuah aplikasi yang nantinya dapat membantu masyarakat memverifikasi berbagai indikasi penipuan berbasis AI.

“Pada waktunya nanti akan kami perkenalkan kepada masyarakat agar dapat melakukan pengecekan sehingga tidak mudah tertipu oleh berbagai bentuk penyalahgunaan teknologi AI,” katanya.

Selain itu, Dicky mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada nama akun, nomor telepon, foto, suara, maupun video yang diterima karena seluruhnya dapat direkayasa menggunakan AI. Ia menyarankan masyarakat melakukan verifikasi melalui kanal lain atau menghubungi langsung lembaga terkait.

“Silakan lakukan cross-check, tanyakan langsung kepada lembaga atau pelaku usaha jasa keuangan terkait. Bisa juga menghubungi Contact Center OJK 157 untuk memastikan kebenarannya,” ujarnya.

Dicky juga mengingatkan masyarakat agar tidak pernah memberikan PIN, kata sandi, kode OTP, maupun data pribadi kepada siapa pun, termasuk kepada orang yang dikenal.

Apabila terlanjur menjadi korban atau mencurigai adanya transaksi penipuan, masyarakat diminta segera menghubungi bank atau penyedia jasa pembayaran agar transaksi dapat ditunda atau dana diblokir sebelum berpindah tangan.

“Semakin cepat kita melakukan konfirmasi, semakin besar peluang untuk melakukan penundaan transaksi atau pemblokiran dana,” katanya.

Ia juga meminta korban segera melaporkan kasus tersebut ke Indonesia Anti-Scam Center (IASC) dengan melampirkan bukti transaksi dan komunikasi, serta membuat laporan kepada aparat penegak hukum.

“Kecepatan pelaporan akan sangat membantu proses penundaan transaksi maupun pemblokiran dana,” tutup Dicky.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Video: Jelang Rilis PDB, IHSG Menghijau dan Rupiah Menguat

Video: Jelang Rilis PDB, IHSG Menghijau dan Rupiah Menguat

August 5, 2026
Jelang Rilis PDB, IHSG Dibuka Menghijau dan Rupiah Menguat ke Rp 17.960

Jelang Rilis PDB, IHSG Dibuka Menghijau dan Rupiah Menguat ke Rp 17.960

August 5, 2026
Rombak Manajemen, Ini Susunan Direksi Terbaru Bank UOB Indonesia

Rombak Manajemen, Ini Susunan Direksi Terbaru Bank UOB Indonesia

August 5, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .