• Latest
Tuyul Tak Bisa Tembus Bank, Ini Penjelasannya!

Tuyul Tak Bisa Tembus Bank, Ini Penjelasannya!

August 23, 2026
Pasutri Hobi Dugem di Jakarta, Ternyata Hartanya Hasil Rampok

Pasutri Hobi Dugem di Jakarta, Ternyata Hartanya Hasil Rampok

September 12, 2026
Jualan Robot, Pria Ini Punya Kekayaan Rp282 Triliun

Jualan Robot, Pria Ini Punya Kekayaan Rp282 Triliun

September 12, 2026
Investor Ramai-ramai Buang US Treasury, Apa Efeknya ke Rupiah?

Investor Ramai-ramai Buang US Treasury, Apa Efeknya ke Rupiah?

September 12, 2026
PTPP Teken MRA, Implementasi Restrukturisasi Dimulai

PTPP Teken MRA, Implementasi Restrukturisasi Dimulai

September 12, 2026
Bisnis Ayah-Anak Ini Beli Mal di Orchard Road, Harganya Rp4,3 Triliun

Bisnis Ayah-Anak Ini Beli Mal di Orchard Road, Harganya Rp4,3 Triliun

September 12, 2026
Cegah Defisit Belanja, Negara Ini Pilih Jual Saham BUMN

Cegah Defisit Belanja, Negara Ini Pilih Jual Saham BUMN

September 12, 2026
Pemerintah Bagi-Bagi Rekening Gratis Agar Bansos Tepat Sasaran

Pemerintah Bagi-Bagi Rekening Gratis Agar Bansos Tepat Sasaran

September 12, 2026
Jelang Akhir Pekan Rupiah Ditutup Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.585

Jelang Akhir Pekan Rupiah Ditutup Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.585

September 12, 2026
13 Bank di RI Resmi Tutup per September 2026, Ini Daftarnya

13 Bank di RI Resmi Tutup per September 2026, Ini Daftarnya

September 12, 2026
PTPP Teken MRA, Restrukturisasi Utang ke Bank Himbara

PTPP Teken MRA, Restrukturisasi Utang ke Bank Himbara

September 11, 2026
Profibilitas Meningkat, MSIG Life Dorong Pertumbuhan Berkualitas

Profibilitas Meningkat, MSIG Life Dorong Pertumbuhan Berkualitas

September 11, 2026
Adu Kinerja Emiten Minyak RI, Mana Yang Cuannya Paling Menyala?

Adu Kinerja Emiten Minyak RI, Mana Yang Cuannya Paling Menyala?

September 11, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Saturday, September 12, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Tuyul Tak Bisa Tembus Bank, Ini Penjelasannya!

3 weeks ago
in Market
Tuyul Tak Bisa Tembus Bank, Ini Penjelasannya!
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Tuyul kerap diasosiasikan dengan pencurian. Makhluk halus yang digambarkan anak kecil berkepala plontos dengan cawat itu disebut kerap pergi dari satu rumah ke rumah lainnya untuk mencuri uang.

Pencurian itu ternyata tak hanya uang. Budayawan Suwardi Endraswara dalam bukunya Dunia Hantu Orang Jawa (2004) mengatakan aktivitas tuyul tidak sebatas hanya uang tunai saja, namun disebut bisa mencuri barang hingga dokumen berharga.

Pertanyaan berikutnya, apakah tuyul hanya beroperasi di rumah saja? Bisakah makhluk itu masuk ke gedung atau bank mencuri saldo digital?

Ada banyak jawaban di internet untuk pertanyaan tersebut. Beberapa di antaranya karena tuyul takut logam, dan uang di bank tersimpan dalam brankas.

Sementara jawaban lainnya adalah bank memiliki ‘penjaga’ yang juga makhluk halus dan ditakuti oleh sosok tuyul.

Perlu diingat, bahwa jawaban-jawaban tersebut hanya dugaan saja. Untuk memahami asal usulnya, kita harus tarik mundur ke tahun 1870.

Saat itu, Belanda meresmikan kebijakan pintu terbuka atau liberalisasi ekonomi. Sistem ini menggantikan sistem tanam paksa yang sebelumnya diterapkan.

Namun penggantian ini tak membuat masyarakat sejahtera. Jan Luiten van Zanden dan Daan Marks dalam Ekonomi Indonesia 1800-2010 (2012), sistem baru melahirkan rezim kolonial baru yang membuat pengambilalihan kebun rakyat menjadi perkebunan besar dan pabrik gula.

Pada akhirnya, situasi ini membuat banyak masyarakat terpuruk. Termasuk petani kecil yang kian miskin, mereka tidak memiliki kuasa pada lahan perkebunan.

Sebaliknya, sejumlah pedagang hidup sejahtera dari sistem ini baik pribumi maupun China. Mereka menjadi orang kaya baru dan membuat banyak petani bingung dari mana asal kekayaan tersebut.

Ong Hok Ham dalam Wahyu yang Hilang Negeri yang Guncang (2019) menggambarkan kehidupan petani dengan sistem subsisten, yakni bertani cukup untuk konsumsi sendiri. Jika ada hasil lebih maka diberikan sebagai upeti atau dijual.

Jadi mereka berpandangan penumpukan kekayaan adalah proses terbuka. Artinya tiap orang perlu melewati proses dan usaha jelas yang dilihat orang lain.

Namun kekayaan yang didapatkan para pedagang tidak terlihat asal usulnya dan kerja kerasnya. Inilah yang menimbulkan kecemburuan dari para petani, mereka menyebut orang kaya yang gagal mempertanggungjawabkan asal kekayaannya sebagai hasil dari pencurian.

Sementara masyarakat yang kental dengan pandangan mistik membuat mereka memandang pencurian hasil kerja sama orang kaya dan makhluk supranatural. Termasuk berasal dari tuyul.

Dari tuduhan ini, Ong Hok Ham dalam buku berjudul Dari Soal Priayi sampai Nyi Blorong (2002) menyebutkan pedagang dan pengusaha kehilangan status di masyarakat. Para orang kaya ini dianggap hina karena memupuk kekayaan dengan cara haram, padahal yang terjadi karena adanya perubahan kebijakan dari kolonial Belanda.

Penilaian ini yang sama juga terjadi pada transaksi yang dilakukan para pedagang. Orang-orang kaya ini cenderung membeli barang yang tidak menunjukkan kekayaan seperti emas atau barang mewah.

Namun jika membeli tanah atau rumah, maka akan dituduh memelihara setan atau tuyul.

Dari sanalah popularitas tokoh tuyul sebagai subjek mistis yang terhubung dengan kekayaan hingga sekarang.

(mfa/haa)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Pasutri Hobi Dugem di Jakarta, Ternyata Hartanya Hasil Rampok

Pasutri Hobi Dugem di Jakarta, Ternyata Hartanya Hasil Rampok

September 12, 2026
Jualan Robot, Pria Ini Punya Kekayaan Rp282 Triliun

Jualan Robot, Pria Ini Punya Kekayaan Rp282 Triliun

September 12, 2026
Investor Ramai-ramai Buang US Treasury, Apa Efeknya ke Rupiah?

Investor Ramai-ramai Buang US Treasury, Apa Efeknya ke Rupiah?

September 12, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .