• Latest
Lampaui Ekspektasi Analis, Kredit BRI Tumbuh di Atas Target

Lampaui Ekspektasi Analis, Kredit BRI Tumbuh di Atas Target

September 2, 2026
Rupiah Ditutup Stagnan, Dolar AS Bertahan di Level Rp17.630

Rupiah Ditutup Stagnan, Dolar AS Bertahan di Level Rp17.630

September 7, 2026
Bisnis Gadai Lagi Ngebut, Pembiayaan Melesat 50,73% Yoy

Bisnis Gadai Lagi Ngebut, Pembiayaan Melesat 50,73% Yoy

September 7, 2026
Kredit Bank Ngebut 13,58%, tapi Margin Terkikis

Kredit Bank Ngebut 13,58%, tapi Margin Terkikis

September 7, 2026
IHSG & Rupiah Melemah di Awal Pekan, Sentimen Ini Jadi Sebabnya

IHSG & Rupiah Melemah di Awal Pekan, Sentimen Ini Jadi Sebabnya

September 7, 2026
Aset Asuransi RI Tembus Rp1.172 Triliun per Juli 2026

Aset Asuransi RI Tembus Rp1.172 Triliun per Juli 2026

September 7, 2026
Bank Getol Cari Dana Pihak Ketiga dari Deposito

Bank Getol Cari Dana Pihak Ketiga dari Deposito

September 7, 2026
Harga Saham Terendah Bakal Dipangkas Jadi Rp1, OJK Ungkap Alasannya

Harga Saham Terendah Bakal Dipangkas Jadi Rp1, OJK Ungkap Alasannya

September 7, 2026
Kredit Bank Ngebut 13,58%, tapi Margin Makin Tipis

Kredit Bank Ngebut 13,58%, tapi Margin Makin Tipis

September 7, 2026
Asing Serbu Saham-SBN, Investor Pasar Modal RI Tembus 31 Juta

Asing Serbu Saham-SBN, Investor Pasar Modal RI Tembus 31 Juta

September 7, 2026
Ekonomi RI Moncer 5,29%, Manufaktur Malah Kontraksi

Ekonomi RI Moncer 5,29%, Manufaktur Malah Kontraksi

September 7, 2026
Risiko Geopolitik & Perlambatan Ekonomi Global Bayangi Pasar Keuangan

Risiko Geopolitik & Perlambatan Ekonomi Global Bayangi Pasar Keuangan

September 7, 2026
Investor Merapat! Ini Bocoran Dividen Telkom dari Laba Tahun Ini

Investor Merapat! Ini Bocoran Dividen Telkom dari Laba Tahun Ini

September 7, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Monday, September 7, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Lampaui Ekspektasi Analis, Kredit BRI Tumbuh di Atas Target

5 days ago
in People & Culture
Lampaui Ekspektasi Analis, Kredit BRI Tumbuh di Atas Target
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Pertumbuhan penyaluran kredit PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) sepanjang semester I-2026 mencapai angka double digit. Hal ini menjadi salah satu sorotan utama dari kinerja Perseroan yang positif sepanjang paruh pertama tahun 2026.

Seperti diketahui, BRI hari Senin melaporkan kinerjanya, dengan capaian laba bersih tahun berjalan sebesar Rp31,2 triliun sepanjang semester I-2026, naik 17,5% secara tahunan (yoy) dari sebesar Rp26,53 triliun pada tahun semester I-2025. Capaian itu melampaui perkiraan Indo Premier Sekuritas, JP Morgan, BNI Sekuritas, maupun konsensus pasar.

Pada fungsi intermediasi, total kredit dan pembiayaan BRI secara konsolidasi tumbuh sebesar 16,2% yoy menjadi Rp1.646 triliun. Komposisi kredit UMKM sebesar 75,1%, dan jumlahnya meningkat 8,6% yoy.

Pertumbuhan kredit BRI itu melampaui rencana bisnis bank (RBB) tahun ini. Peningkatan itu juga diiringi dengan perbaikan kualitas aset.

Rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) turun ke 2,9%, sementara pencadangannya alias NPL coverage naik menyentuh 180%. Rasio kredit dalam risiko atau loan at risk (LAR) turun menjadi 9,2%, sedangkan LAR coverage meningkat 57%.

Indo Premier memaparkan ada beberapa perbaikan signifikan pada segmen mikro. Di antaranya, penurunan kualitas kredit bersih menjadi NPL turun menjadi rata-rata Rp1,7 triliun pada semester I-2026 dibandingkan Rp2 triliun pada kuartal I-2026 dan angka tertinggi sebesar Rp3,5 triliun pada Januari 2025.

Di sisi lain, pertumbuhan kredit BRI juga didukung oleh segmen korporasi dan komersial yang masing-masing meningkat sebesar 47% dan 58% yoy. Indo Premier mengataka hal ini juga mendorong revisi panduan pertumbuhan kredit 2026 menjadi 8-10%.

JP Morgan menilai, penempatan dana pemerintah serta kemampuan BRI untuk menempatkan dana tersebut pada tingkat suku bunga tinggi di BI akan menjadi pendorong penting bagi rasio margin bunga bersih (NIM), di samping penyaluran dana secara komersial.

Mengikuti yang kuat pertumbuhan kredit di semester I-2026, manajemen BRI menaikkan panduan pertumbuhan pinjaman FY26 menjadi 8-10% dari 7-9%, dengan tetap mempertahankan NIM, biaya kredit, dan pedoman CIR. Menurut BNI Sekuritas, BRI menjadi satu-satunya bank BUMN besar yang tidak merevisi turun panduan NIM.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Rupiah Ditutup Stagnan, Dolar AS Bertahan di Level Rp17.630

Rupiah Ditutup Stagnan, Dolar AS Bertahan di Level Rp17.630

September 7, 2026
Bisnis Gadai Lagi Ngebut, Pembiayaan Melesat 50,73% Yoy

Bisnis Gadai Lagi Ngebut, Pembiayaan Melesat 50,73% Yoy

September 7, 2026
Kredit Bank Ngebut 13,58%, tapi Margin Terkikis

Kredit Bank Ngebut 13,58%, tapi Margin Terkikis

September 7, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .