• Latest
Harga Saham Terendah Bakal Dipangkas Jadi Rp1, OJK Ungkap Alasannya

Harga Saham Terendah Bakal Dipangkas Jadi Rp1, OJK Ungkap Alasannya

September 7, 2026
Tekan Impor, Bio Farma Dorong TKDN Hingga 71%

Tekan Impor, Bio Farma Dorong TKDN Hingga 71%

September 7, 2026
Satgas PASTI Setop 951 Pinjol Ilegal, Kerugian Tembus Rp 206 Miliar

Satgas PASTI Setop 951 Pinjol Ilegal, Kerugian Tembus Rp 206 Miliar

September 7, 2026
Telkom Pangkas Anak Usaha dari 68 Jadi 18, Ini Dampaknya ke Kinerja

Telkom Pangkas Anak Usaha dari 68 Jadi 18, Ini Dampaknya ke Kinerja

September 7, 2026
Ini Alasan Danantara Lakukan Investasi di Industri Protein

Ini Alasan Danantara Lakukan Investasi di Industri Protein

September 7, 2026
OJK Awasi Ketat 8 Asuransi & 8 Dana Pensiun, Ini Alasannya

OJK Awasi Ketat 8 Asuransi & 8 Dana Pensiun, Ini Alasannya

September 7, 2026
Akun Kripto RI Tembus 22,93 Juta, Tapi Transaksi Anjlok 28%

Akun Kripto RI Tembus 22,93 Juta, Tapi Transaksi Anjlok 28%

September 7, 2026
Akun Kripto RI Tembus 22,93 Juta, Tapi Transaksi Anjlok 28%

Akun Kripto RI Tembus 22,93 Juta, Tapi Transaksi Anjlok 28%

September 7, 2026
Rupiah Ditutup Stagnan, Dolar AS Bertahan di Level Rp17.630

Rupiah Ditutup Stagnan, Dolar AS Bertahan di Level Rp17.630

September 7, 2026
Bisnis Gadai Lagi Ngebut, Pembiayaan Melesat 50,73% Yoy

Bisnis Gadai Lagi Ngebut, Pembiayaan Melesat 50,73% Yoy

September 7, 2026
Kredit Bank Ngebut 13,58%, tapi Margin Terkikis

Kredit Bank Ngebut 13,58%, tapi Margin Terkikis

September 7, 2026
IHSG & Rupiah Melemah di Awal Pekan, Sentimen Ini Jadi Sebabnya

IHSG & Rupiah Melemah di Awal Pekan, Sentimen Ini Jadi Sebabnya

September 7, 2026
Aset Asuransi RI Tembus Rp1.172 Triliun per Juli 2026

Aset Asuransi RI Tembus Rp1.172 Triliun per Juli 2026

September 7, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Monday, September 7, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Economy

Harga Saham Terendah Bakal Dipangkas Jadi Rp1, OJK Ungkap Alasannya

1 hour ago
in Economy
Harga Saham Terendah Bakal Dipangkas Jadi Rp1, OJK Ungkap Alasannya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menyesuaikan aturan batas minimum harga saham di pasar reguler dan tunai, dari sebelumnya Rp50 menjadi hingga Rp1 per saham.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menjelaskan langkah ini merupakan bagian dari upaya menciptakan likuiditas dan mekanisme pembentukan harga yang lebih wajar di pasar saham.

“Dalam upaya menciptakan likuiditas dan mekanisme pembentukan harga yang wajar, OJK mendorong Bursa Efek Indonesia untuk melakukan penyesuaian peraturan dan persiapan implementasi batas minimum harga saham,” kata Hasan dalam konferensi pers RDK Bulanan, Senin (7/9/2026).

Selain itu, OJK juga mendorong PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) untuk meningkatkan transparansi informasi terkait besaran haircut atas efek yang dapat digunakan sebagai agunan. Langkah ini bertujuan meningkatkan kepastian dan pemahaman pelaku pasar dalam mengelola agunan, sekaligus mendukung manajemen risiko yang lebih terukur dan konsisten sesuai karakteristik risiko masing-masing efek.

Di sisi lain, OJK juga tengah menggodok Rancangan Peraturan OJK (RPOJK) mengenai pemegang saham bursa efek atau demutualisasi bursa efek, sebagai tindak lanjut amanah Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026. Pembahasan RPOJK tersebut telah dilakukan dan memperoleh berbagai masukan dari stakeholders terkait, namun hingga kini penyusunannya masih terus berproses.

Dari sisi pengembangan pasar berkelanjutan, BEI telah meluncurkan IDX Green Equity Designation bagi saham-saham perusahaan yang memenuhi kriteria sebagai saham hijau maupun saham hijau transisi, berdasarkan Taksonomi untuk Keuangan Berkelanjutan Indonesia (TKBI) dan telah melalui review independen oleh penyedia review eksternal.

Sementara itu, transaksi di bursa karbon turut menunjukkan geliat. Secara agregat hingga Agustus 2026, tercatat 159 pengguna jasa yang telah terdaftar dengan volume transaksi mencapai 1,98 juta ton CO2 ekivalen dan akumulasi nilai transaksi sebesar Rp93,9 miliar.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Tekan Impor, Bio Farma Dorong TKDN Hingga 71%

Tekan Impor, Bio Farma Dorong TKDN Hingga 71%

September 7, 2026
Satgas PASTI Setop 951 Pinjol Ilegal, Kerugian Tembus Rp 206 Miliar

Satgas PASTI Setop 951 Pinjol Ilegal, Kerugian Tembus Rp 206 Miliar

September 7, 2026
Telkom Pangkas Anak Usaha dari 68 Jadi 18, Ini Dampaknya ke Kinerja

Telkom Pangkas Anak Usaha dari 68 Jadi 18, Ini Dampaknya ke Kinerja

September 7, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .