• Latest
Adhi Karya Lepas Aset Tol Jogja-Solo Rp 1,76 Triliun, Ini Alasannya

Adhi Karya Lepas Aset Tol Jogja-Solo Rp 1,76 Triliun, Ini Alasannya

October 13, 2026
Asing Net Sell Rp62,53 Miliar di Sesi I, Lego Sahamnya

Asing Net Sell Rp62,53 Miliar di Sesi I, Lego Sahamnya

October 13, 2026
Pesawat ke Israel Putar Balik Gegara Ada WNI, Ini Kronologinya

Pesawat ke Israel Putar Balik Gegara Ada WNI, Ini Kronologinya

October 13, 2026
Tunjangan Guru 4 Bulan Belum Cair, Ini Kata Wamenkeu Juda Agung

Tunjangan Guru 4 Bulan Belum Cair, Ini Kata Wamenkeu Juda Agung

October 13, 2026
100 Hari Direksi Baru BEI, Lanjutkan Reformasi & Akselerasi Pasar

100 Hari Direksi Baru BEI, Lanjutkan Reformasi & Akselerasi Pasar

October 13, 2026
Harga Minyak Meroket, Laba Emiten Migas RI Naik Hingga 100%

Harga Minyak Meroket, Laba Emiten Migas RI Naik Hingga 100%

October 13, 2026
Bos OJK Beberkan Update Rencana IPO PAM Jaya: Sudah Konsultasi

Bos OJK Beberkan Update Rencana IPO PAM Jaya: Sudah Konsultasi

October 13, 2026
Minyak Tembus US2/Barel, Wamenkeu Pastikan BBM Subsidi Tak Naik

Minyak Tembus US$112/Barel, Wamenkeu Pastikan BBM Subsidi Tak Naik

October 13, 2026
Adhi Karya Lepas Aset Jalan Tol Rp 1,76 Triliun, Ini Alasannya

Adhi Karya Lepas Aset Jalan Tol Rp 1,76 Triliun, Ini Alasannya

October 13, 2026
BEI Sanksi Emiten Obligasi yang Belum Setor Laporan Keuangan

BEI Sanksi Emiten Obligasi yang Belum Setor Laporan Keuangan

October 13, 2026
BEI Umumkan 19 Saham Ini Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

BEI Umumkan 19 Saham Ini Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

October 13, 2026
BTN Buka Suara Soal Kasus Dana Nasabah Rp17 Miliar

BTN Buka Suara Soal Kasus Dana Nasabah Rp17 Miliar

October 13, 2026
Akhir Sesi I, IHSG Melemah 0,42% ke 5.911

Akhir Sesi I, IHSG Melemah 0,42% ke 5.911

October 13, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, October 13, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Lifestyle

Adhi Karya Lepas Aset Tol Jogja-Solo Rp 1,76 Triliun, Ini Alasannya

1 hour ago
in Lifestyle
Adhi Karya Lepas Aset Tol Jogja-Solo Rp 1,76 Triliun, Ini Alasannya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) akan melepas seluruh kepemilikan sahamnya di PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ), badan usaha jalan tol pemegang konsesi Ruas Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo, kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI dengan nilai transaksi Rp1,77 triliun.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dipublikasikan perseroan pada Rabu (7/10/2026), saham yang akan dilepas sebanyak 1.714.808 saham atau setara 47,18% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh JMJ. Nilai transaksinya tepatnya Rp1.765.816.000.000.

Manajemen ADHI menyebut divestasi ini sejalan dengan arahan strategis PT Danantara Asset Management (DAM) selaku pemegang 63,69% saham perseroan. Melalui serangkaian surat tertanggal 19 September 2025, DAM menetapkan Program Integrasi BUMN Karya sebagai program prioritas, dengan ADHI masuk dalam klaster 1.

DAM juga menggariskan restrukturisasi aset dan liabilitas BUMN Karya untuk menyehatkan keuangan serta mengembalikan fokus pada bisnis konstruksi.

ADHI menyebut langkah ini sebagai bagian dari strategi invest to divest, yakni investasi di badan usaha jalan tol yang awalnya ditujukan untuk mendukung perolehan kontrak konstruksi, lalu dilepas untuk memperoleh nilai tambah.

Dana hasil divestasi rencananya digunakan untuk membayar utang berbunga, memenuhi kebutuhan modal kerja, dan kebutuhan usaha lainnya. Perseroan berharap langkah ini dapat meningkatkan likuiditas dan solvabilitas serta menekan beban keuangan.

Kedua pihak telah meneken Perjanjian Jual Beli Bersyarat (PJBB) pada 30 September 2026. Namun, pengalihan saham belum efektif karena masih menunggu pemenuhan sejumlah persyaratan pendahuluan. Penyelesaian transaksi ditargetkan paling lambat 30 November 2026.

Persyaratan tersebut antara lain konfirmasi tertulis dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) atas rencana perubahan susunan pemegang saham JMJ, permohonan konfirmasi ketersediaan dana kepada Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum terkait peningkatan kebutuhan dana pembebasan tanah, permohonan persetujuan rencana teknik akhir Paket 2.1B kepada BPJT, serta persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) ADHI.

Setelah transaksi rampung, ADHI tidak lagi memiliki saham di JMJ. Adapun pemegang saham JMJ lainnya saat ini adalah PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) dengan porsi 52,82%.

Transaksi ini tergolong transaksi material sesuai POJK No. 17/POJK.04/2020 karena nilainya melampaui 50% ekuitas ADHI. Manajemen menegaskan divestasi ini bukan transaksi afiliasi maupun transaksi benturan kepentingan sebagaimana diatur dalam POJK No. 42/POJK.04/2020.

Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Toto Suharto & Rekan menaksir nilai pasar 47,18% saham JMJ per 30 Juni 2026 sebesar Rp1,74 triliun atau tepatnya Rp1.735.493.178.533. Penilaian menggunakan pendekatan pendapatan dengan metode discounted cash flow (DCF) berbobot 90% dan pendekatan pasar dengan metode guideline publicly traded company (GPTC) berbobot 10%.

Dengan demikian, harga jual ke SMI berada 1,75% di atas nilai pasar. Selisih tersebut masih di bawah batas deviasi 7,5% yang diatur dalam POJK No. 35/POJK.04/2020, sehingga penilai independen menyimpulkan transaksi ini wajar.

Jika dibandingkan dengan ekuitas JMJ per Juni 2026 yang sebesar Rp3,51 triliun, porsi 47,18% milik ADHI setara dengan nilai buku sekitar Rp1,65 triliun. Artinya, harga transaksi mencerminkan rasio harga terhadap nilai buku sekitar 1,07 kali.

Selain itu, ADHI ingin membatasi kebutuhan setoran modal tambahan ke JMJ di masa mendatang. Kelanjutan pembangunan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo disebut masih memerlukan dukungan pendanaan, termasuk tambahan penyertaan modal dari para pemegang saham.

Perseroan juga menyoroti kinerja JMJ yang diproyeksikan masih merugi pada tahap awal operasional, akibat pendapatan tol yang belum optimal dan beban bunga pembiayaan. Selama masih menjadi pemegang saham, kerugian tersebut ikut tercermin dalam laporan keuangan ADHI melalui pengakuan bagian rugi entitas asosiasi.

Data keuangan JMJ menunjukkan defisit perusahaan membengkak dari Rp311,36 miliar pada akhir 2025 menjadi Rp420,55 miliar per 30 Juni 2026. Kas dan setara kas juga turun tajam dari Rp291,21 miliar menjadi Rp85 miliar dalam periode yang sama.

Total aset JMJ per Juni 2026 tercatat Rp12,21 triliun, dengan total liabilitas Rp8,70 triliun. Sebagian besar liabilitas berasal dari utang bank jangka panjang sebesar Rp7,54 triliun.

Ruas tol JMJ telah beroperasi komersial untuk segmen Kartasura-Klaten sejak 9 November 2024 dan segmen Klaten-Prambanan sejak 6 Agustus 2025. Masa konsesi JMJ berlaku 40 tahun sejak penerbitan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).

Untuk memuluskan rencana ini, ADHI akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Jumat, 13 November 2026, di ADHI Tower, Jakarta Timur. Persetujuan transaksi material mensyaratkan kehadiran dan persetujuan pemegang saham yang mewakili lebih dari 3/4 saham dengan hak suara yang sah.

RUPSLB juga akan membahas perubahan penggunaan dana hasil Penawaran Umum Terbatas melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) II. Per 30 Juni 2026, ADHI masih memiliki sisa dana rights issue sebesar Rp378,69 miliar yang semula dialokasikan untuk setoran modal ke sejumlah entitas, termasuk JMJ.

Dana tersebut diusulkan dialihkan menjadi modal kerja perseroan. Karena nilainya mencapai 14,2% dari total dana hasil penawaran umum, perubahan ini wajib mendapat restu RUPS sesuai POJK No. 40 Tahun 2025.

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Asing Net Sell Rp62,53 Miliar di Sesi I, Lego Sahamnya

Asing Net Sell Rp62,53 Miliar di Sesi I, Lego Sahamnya

October 13, 2026
Pesawat ke Israel Putar Balik Gegara Ada WNI, Ini Kronologinya

Pesawat ke Israel Putar Balik Gegara Ada WNI, Ini Kronologinya

October 13, 2026
Tunjangan Guru 4 Bulan Belum Cair, Ini Kata Wamenkeu Juda Agung

Tunjangan Guru 4 Bulan Belum Cair, Ini Kata Wamenkeu Juda Agung

October 13, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .