• Latest
Akhir Sesi I, IHSG Melemah 0,42% ke 5.911

Akhir Sesi I, IHSG Melemah 0,42% ke 5.911

October 13, 2026
Minyak Tembus US2/Barel, Wamenkeu Pastikan BBM Subsidi Tak Naik

Minyak Tembus US$112/Barel, Wamenkeu Pastikan BBM Subsidi Tak Naik

October 13, 2026
Adhi Karya Lepas Aset Tol Jogja-Solo Rp 1,76 Triliun, Ini Alasannya

Adhi Karya Lepas Aset Tol Jogja-Solo Rp 1,76 Triliun, Ini Alasannya

October 13, 2026
Adhi Karya Lepas Aset Jalan Tol Rp 1,76 Triliun, Ini Alasannya

Adhi Karya Lepas Aset Jalan Tol Rp 1,76 Triliun, Ini Alasannya

October 13, 2026
BEI Sanksi Emiten Obligasi yang Belum Setor Laporan Keuangan

BEI Sanksi Emiten Obligasi yang Belum Setor Laporan Keuangan

October 13, 2026
BEI Umumkan 19 Saham Ini Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

BEI Umumkan 19 Saham Ini Dikuasai Segelintir Pemegang Saham

October 13, 2026
BTN Buka Suara Soal Kasus Dana Nasabah Rp17 Miliar

BTN Buka Suara Soal Kasus Dana Nasabah Rp17 Miliar

October 13, 2026
MSCI Membayangi, IHSG Anjlok ke 5.800-an & Rupiah Ikut Melemah

MSCI Membayangi, IHSG Anjlok ke 5.800-an & Rupiah Ikut Melemah

October 13, 2026
Orang Kaya RI Ramai-ramai Beralih ke Asuransi USD, Ini Penyebabnya

Orang Kaya RI Ramai-ramai Beralih ke Asuransi USD, Ini Penyebabnya

October 13, 2026
Terungkap! 10 Saham Ini Ternyata Hanya Dikuasai Segelintir Pihak

Terungkap! 10 Saham Ini Ternyata Hanya Dikuasai Segelintir Pihak

October 13, 2026
5 Saham Gerak Tak Wajar, BEI Kasih Warning

5 Saham Gerak Tak Wajar, BEI Kasih Warning

October 13, 2026
Video: Dihantui Rumor Pasar, IHSG Ambruk di Awal Pekan

Video: Dihantui Rumor Pasar, IHSG Ambruk di Awal Pekan

October 13, 2026
Ada Komisaris Jual Saham Emiten TP Rachmat (DRMA) di Harga Rp930-940

Ada Komisaris Jual Saham Emiten TP Rachmat (DRMA) di Harga Rp930-940

October 13, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, October 13, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Akhir Sesi I, IHSG Melemah 0,42% ke 5.911

1 hour ago
in People & Culture
Akhir Sesi I, IHSG Melemah 0,42% ke 5.911
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil memangkas penurunan secara signifikan meskipun masih berada di zona merah pada perdagangan Selasa (13/10/2026). Pada akhir sesi I, indeks berada di level 5.911,46, turun 24,68 poin atau 0,42%.

Pelemahan ini jauh lebih tipis dibandingkan awal sesi, saat IHSG sempat terkoreksi lebih dari 1,7%.

Volume perdagangan tercatat 217,03 juta lot dengan nilai transaksi Rp5.608,26 miliar.

IHSG dibuka di level 5.914,98, tetapi langsung mendapat tekanan jual sejak menit-menit awal perdagangan. Indeks sempat menyentuh titik terendah harian di 5.828,68 pada sekitar pukul 09.30 WIB, ketika koreksi mencapai level terdalam. Setelah itu, arah pergerakan berbalik. Dari level terendah tersebut, IHSG menguat sekitar 82,78 poin atau kurang lebih 1,4%, sehingga mampu kembali mendekati posisi pembukaan.

Pemulihan terjadi bertahap. IHSG mulai merangkak naik dari sekitar 5.830 menjelang pukul 10.00 WIB, lalu menembus area 5.900 setelah itu. Selama sebagian besar sesi, indeks bergerak menyamping di kisaran 5.890 hingga 5.915. Menjelang siang, penguatan berlanjut hingga IHSG mencapai titik tertinggi harian di 5.927,13. Indeks kemudian turun tipis dan berada di 5.911,46 pada data terakhir.

Setelah babak belur pada perdagangan kemarin, pasar keuangan Indonesia kemungkinan masih dihadapkan pada banyaknya tekanan hari ini.

Gonjang-ganjing mengenai MSCI, memanasnya perang hingga pertemuan Dana Moneter Internasional (IMG) akan menjadi penggerak pasar hari ini:

Berikut beberapa sentimen pasar hari ini:

1. Perkembangan Perang: Houthi Hujani Arab Saudi dengan Rudal dan Drone

Arab Saudi kembali menghadapi serangan rudal dan drone dari kelompok Houthi Yaman pada Senin (12/10/2026). Bandara Internasional Riyadh masih ditutup setelah serangan rudal pada Sabtu menewaskan 13 orang dan melukai lebih dari 300 orang.

Koalisi pimpinan Arab Saudi melaporkan ancaman serangan baru di tengah eskalasi konflik yang meluas dari perang Amerika Serikat (AS)-Iran. Houthi juga terus menargetkan fasilitas minyak dan infrastruktur Saudi, memicu kekhawatiran terhadap keamanan pasokan energi global.

Arab Saudi kembali terlibat dalam konflik Yaman untuk menekan Houthi di sekitar Selat Bab el-Mandeb, jalur pelayaran strategis bagi perdagangan minyak. Namun, pasukan yang didukung Riyadh masih menghadapi perlawanan di sejumlah front.

Di tengah konflik, Iran menawarkan diri menjadi mediator antara Houthi dan Arab Saudi. Sementara itu, Uni Emirat Arab (UEA) menyerukan penguatan kerja sama keamanan dan pertahanan negara-negara Teluk.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan Washington mempertimbangkan bergabung dengan Arab Saudi untuk menyerang Houthi. Namun, hingga kini belum ada tanda-tanda AS melancarkan operasi militer.

2. Harga Minyak Naik, Indeks Dolar Melonjak

Harga minyak dunia naik hampir US$2 per barel pada perdagangan Senin (12/10/2026). Serangan terhadap Arab Saudi memicu kekhawatiran gangguan pasokan, mengalahkan sentimen tambahan pasokan minyak setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan peningkatan ekspor diesel Rusia dan gencatan senjata Rusia-Ukraina untuk serangan terhadap infrastruktur energi.

Kontrak berjangka minyak mentah Brent ditutup naik US$1,93 atau 1,8% ke level US$106,65 per barel, tertinggi sejak 15 September. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat US$1,89 atau 2% menjadi US$93,74 per barel.

3. Isu MSCI

Analis Phintraco Sekuritas Desy Erawati menilai, sentimen Morgan Stanley Capital International (MSCI) masih membayangi pergerakan IHSG. Pasar mencermati risiko penurunan status Indonesia dari emerging market menjadi frontier market, serta prospek pencabutan pembekuan sejumlah perubahan indeks MSCI yang diproyeksikan pada semester II-2027.

“Isu-isu di market masih berkaitan dengan MSCI,” ujar Desy kepada CNBC Indonesia, Senin (12/10/2026).

(rob/rob)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Minyak Tembus US2/Barel, Wamenkeu Pastikan BBM Subsidi Tak Naik

Minyak Tembus US$112/Barel, Wamenkeu Pastikan BBM Subsidi Tak Naik

October 13, 2026
Adhi Karya Lepas Aset Tol Jogja-Solo Rp 1,76 Triliun, Ini Alasannya

Adhi Karya Lepas Aset Tol Jogja-Solo Rp 1,76 Triliun, Ini Alasannya

October 13, 2026
Adhi Karya Lepas Aset Jalan Tol Rp 1,76 Triliun, Ini Alasannya

Adhi Karya Lepas Aset Jalan Tol Rp 1,76 Triliun, Ini Alasannya

October 13, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .