• Latest
Analis Ramai-Ramai Rekomendasi Buy Saham BBRI, Ini Alasannya

Analis Ramai-Ramai Rekomendasi Buy Saham BBRI, Ini Alasannya

September 2, 2026
Hashim Warning! Dolar Bisa Rp21.000 Jika Goreng Saham Tak Dihentikan

Hashim Warning! Dolar Bisa Rp21.000 Jika Goreng Saham Tak Dihentikan

October 29, 2026
Dorong Transformasi Bisnis, Pendapatan Garuda (GIAA) Tumbuh 13,2%

Dorong Transformasi Bisnis, Pendapatan Garuda (GIAA) Tumbuh 13,2%

October 29, 2026
Bos OJK Tak Yakin Bursa RI Layak Disandingkan dengan Zimbabwe

Bos OJK Tak Yakin Bursa RI Layak Disandingkan dengan Zimbabwe

October 29, 2026
Tetangga Dekat RI Wajibkan Negara Kuasai Minimal 65% Saham Bank Besar

Tetangga Dekat RI Wajibkan Negara Kuasai Minimal 65% Saham Bank Besar

October 29, 2026
Bos OJK Pamer ke Pengusaha, Kredit Cetak Rekor Tertinggi 10 Tahun

Bos OJK Pamer ke Pengusaha, Kredit Cetak Rekor Tertinggi 10 Tahun

October 29, 2026
Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde Mundur

Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde Mundur

October 29, 2026
Destry Ungkap Curhatan Bos Bank Asing, Sesalkan Keputusan MSCI

Destry Ungkap Curhatan Bos Bank Asing, Sesalkan Keputusan MSCI

October 29, 2026
Singapura Panggil 10 Bos Perusahaan Sawit, Rosan Tegaskan Posisi RI

Singapura Panggil 10 Bos Perusahaan Sawit, Rosan Tegaskan Posisi RI

October 29, 2026
Asuransi-Dapen Resmi Masuk Pembiayaan Hijau, OJK Kasih Insentif!

Asuransi-Dapen Resmi Masuk Pembiayaan Hijau, OJK Kasih Insentif!

October 29, 2026
Top! GOTO Sukses Cetak Laba Bersih Tiga Kuartal Beruntun

Top! GOTO Sukses Cetak Laba Bersih Tiga Kuartal Beruntun

October 29, 2026
Laba Emiten Cat Konglo Surabaya (AVIA) Tembus Rp1,38 Triliun

Laba Emiten Cat Konglo Surabaya (AVIA) Tembus Rp1,38 Triliun

October 29, 2026
Bos OJK Blak-Blakan Kondisi Perbankan RI di Tengah Gejolak Pasar

Bos OJK Blak-Blakan Kondisi Perbankan RI di Tengah Gejolak Pasar

October 29, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, October 29, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Analis Ramai-Ramai Rekomendasi Buy Saham BBRI, Ini Alasannya

2 months ago
in Market
Analis Ramai-Ramai Rekomendasi Buy Saham BBRI, Ini Alasannya
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Para analis kompak memberikan rekomendasi beli (buy) saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI). Hal itu tidak terlepas dari kinerja Perseroan yang positif sepanjang paruh pertama tahun 2026.

Seperti diketahui, BRI hari Senin melaporkan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp31,2 triliun sepanjang semester I-2026, naik 17,5% secara tahunan (yoy) dari sebesar Rp26,53 triliun pada tahun semester I-2025. Pendapatan bunga bersih serta pendapatan jasa asuransi naik 10,13% yoy menjadi Rp81,18 triliun.

Indo Premier menyebut perolehan laba tersebut melampaui estimasi mereka maupun konsensus untuk tahun buku 2026, dengan realisasi masing-masing sebesar 52% dan 53%.

Sementara itu, JP Morgan mengatakan kinerja BRI melampaui perkiraan mereka sebesar 21% dan perkiraan pasar sebesar sekitar 12%.

Selain itu, BNI Sekuritas menyebut torehan laba BRI mencakup 52% dari estimasi mereka dan 53% dari estimasi konsensus untuk tahun buku 2026.

Ketiga sekuritas tersebut sama-sama menyoroti pertumbuhan pendapatan bunga BRI yang relatif flat, hanya naik 5,41% di semester I-2026. Indo Premier dan JP Morgan mengatakan kenaikan pendapatan bunga disokong oleh kemampuan BRI menurunkan biaya, sementara BNI Sekuritas menggarisbawahi peran anak usaha BRI, PT Pegadaian sebagai pendorong kinerja induknya.

Pertumbuhan kredit BRI yang melampaui rencana bisnis bank (RBB) tahun ini juga menjadi sorotan ketiga sekuritas tersebut. Adapun total kredit dan pembiayaan BRI secara konsolidasi tumbuh sebesar 16,2% yoy menjadi Rp1.646 triliun.

Peningkatan itu juga diiringi dengan perbaikan kualitas aset. Rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) turun ke 2,9%, sementara pencadangannya alias NPL coverage naik menyentuh 180%. Rasio kredit dalam risiko atau loan at risk (LAR) turun menjadi 9,2%, sedangkan LAR coverage meningkat 57%.

Indo Premier memaparkan ada beberapa perbaikan signifikan pada segmen mikro. Di antaranya, penurunan kualitas kredit bersih menjadi NPL turun menjadi rata-rata Rp1,7 triliun pada 2Q26 dibandingkan Rp2 triliun pada kuartal I-2026 dan angka tertinggi sebesar Rp3,5 triliun pada Januari 2025.

Di sisi lain, pertumbuhan kredit BRI juga didukung oleh segmen korporasi dan komersial yang masing-masing meningkat sebesar 47% dan 58% yoy. Indo Premier mengataka hal ini juga mendorong revisi panduan pertumbuhan kredit 2026 menjadi 8-10%.

JP Morgan menilai, penempatan dana pemerintah serta kemampuan BRI untuk menempatkan dana tersebut pada tingkat suku bunga tinggi di BI akan menjadi pendorong penting bagi rasio margin bunga bersih (NIM), di samping penyaluran dana secara komersial.

Menurut BNI Sekuritas, BRI merupakan satu-satunya bank BUMN besar yang tidak merevisi turun panduan NIM. Maka demikian, BNI Sekuritas merekomendasikan beli untuk saham BBRI. Sekuritas ini memasang target harga saham BBRI mencapai Rp4.500 dalam 12 bulan ke depan.

Tak jauh berbeda dengan Indo Premier yang membidik harga BBRI tembus Rp4.600 dan merekomendasikan buy. Sementara JP Morgan memberikan label “overweight” pada saham BBRI, dan menargetkan harga Rp3.400 pada bulan Juni 2027.

(ayh/ayh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Hashim Warning! Dolar Bisa Rp21.000 Jika Goreng Saham Tak Dihentikan

Hashim Warning! Dolar Bisa Rp21.000 Jika Goreng Saham Tak Dihentikan

October 29, 2026
Dorong Transformasi Bisnis, Pendapatan Garuda (GIAA) Tumbuh 13,2%

Dorong Transformasi Bisnis, Pendapatan Garuda (GIAA) Tumbuh 13,2%

October 29, 2026
Bos OJK Tak Yakin Bursa RI Layak Disandingkan dengan Zimbabwe

Bos OJK Tak Yakin Bursa RI Layak Disandingkan dengan Zimbabwe

October 29, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .