
Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melesat 1,01% ke level 6.686,44 pada perdagangan Selasa (8/9/2026), setelah pada perdagangan sebelumnya sempat terkoreksi 0,25%. Penguatan hari ini terjadi di seluruh sektor, dengan sektor bahan baku memimpin penguatan sebesar 2,21%.
Sejalan dengan penguatan IHSG, investor asing turut mencatatkan aksi beli bersih sepanjang perdagangan kemarin. Berdasarkan data perdagangan, foreign buy tercatat sebesar Rp4,67 triliun, sementara foreign sell sebesar Rp4,27 triliun. Dengan demikian, pasar secara keseluruhan (all market) membukukan net foreign buy sebesar Rp398,12 miliar, dengan rincian pasar reguler mencapai Rp379,39 miliar dan pasar tunai & negosiasi sebesar Rp18,73 miliar.
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham dengan net foreign buy terbesar mencapai Rp269,69 miliar. Aksi beli asing pada BBCA ini sejalan dengan kontribusi saham tersebut sebagai penopang utama penguatan IHSG hari ini, dengan sumbangan indeks mencapai 11,73 poin.
Di posisi kedua, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turut diborong asing dengan net foreign buy sebesar Rp166,03 miliar, disusul PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) sebesar Rp118,98 miliar. Kedua saham ini juga tercatat sebagai penopang indeks utama pada perdagangan hari ini.
Berikut daftar 10 saham dengan net foreign buy terbesar pada perdagangan Selasa (8/9/2026):
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) – Rp269,69 miliar
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) – Rp166,03 miliar
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) – Rp118,98 miliar
- PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) – Rp51,76 miliar
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) – Rp44,73 miliar
- PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) – Rp32,96 miliar
- PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) – Rp31,45 miliar
- PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) – Rp27,52 miliar
- PT Indika Energy Tbk (INDY) – Rp27,07 miliar
- PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) – Rp25,28 miliar
Dominasi saham-saham perbankan besar seperti BBCA dan BBRI dalam daftar net foreign buy hari ini menunjukkan minat asing yang kembali menguat pada sektor finansial, sejalan dengan sektor tersebut yang turut menguat 1,03% pada perdagangan kemarin.
(fsd/fsd)


















