• Latest
Awas! Michael Burry Wanti-wanti Crash 1987 Terulang Lagi

Awas! Michael Burry Wanti-wanti Crash 1987 Terulang Lagi

August 10, 2026
Free Float Saham Sisa 9,33%, Bos BSI (BRIS) Buka Suara

Free Float Saham Sisa 9,33%, Bos BSI (BRIS) Buka Suara

November 2, 2026
Breaking! IHSG Balik Arah Naik 1%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Balik Arah Naik 1%, Ini Penyebabnya

November 2, 2026
Ini 10 Saham Paling Boncos sepanjang 2026, Ada DSSA dan BREN

Ini 10 Saham Paling Boncos sepanjang 2026, Ada DSSA dan BREN

November 2, 2026
Ada BREN, DSSA hingga BYAN, Ini Daftar Saham Terdepak Perhitungan IHSG

Ada BREN, DSSA hingga BYAN, Ini Daftar Saham Terdepak Perhitungan IHSG

November 2, 2026
Rugi Kimia Farma (KAEF) Susut 94,49%, Ini Penyebabnya

Rugi Kimia Farma (KAEF) Susut 94,49%, Ini Penyebabnya

November 2, 2026
Usai Dicaplok Haji Isam, Bayan (BYAN) Rombak Direksi-Komisaris

Usai Dicaplok Haji Isam, Bayan (BYAN) Rombak Direksi-Komisaris

November 2, 2026
Buka 202 Toko Baru di 2026, MDIY Bawa Dampak Nyata ke Mitra Lokal

Buka 202 Toko Baru di 2026, MDIY Bawa Dampak Nyata ke Mitra Lokal

November 2, 2026
OJK Resmi Gabungkan 4 Bank, Begini Nasibnya Pasca Merger

OJK Resmi Gabungkan 4 Bank, Begini Nasibnya Pasca Merger

November 2, 2026
Bulan Oktober 2026 Brutal untuk IHSG

Bulan Oktober 2026 Brutal untuk IHSG

November 2, 2026
OJK Resmi Gabungkan 4 BPR, Begini Nasib Bank Hasil Merger

OJK Resmi Gabungkan 4 BPR, Begini Nasib Bank Hasil Merger

November 2, 2026
OJK Belum Pidanakan Kasus BREN, CUAN-DSSA, Ini Alasannya

OJK Belum Pidanakan Kasus BREN, CUAN-DSSA, Ini Alasannya

November 2, 2026
Rupiah Rp18.125 per Dolar AS

Rupiah Rp18.125 per Dolar AS

November 2, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Monday, November 2, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Awas! Michael Burry Wanti-wanti Crash 1987 Terulang Lagi

3 months ago
in Market
Awas! Michael Burry Wanti-wanti Crash 1987 Terulang Lagi
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Investor legendaris Michael Burry, sosok di balik kisah The Big Short, menolak menyerah. Di saat indeks S&P 500 justru menembus rekor tertinggi, ia tetap bertahan dengan posisi jualnya sambil melempar peringatan keras: reli ini bisa berakhir dengan kejatuhan tajam seperti crash 1987.

Lewat tulisannya di Substack pada Selasa, Burry menyebut pasar kemungkinan sedang berada di dekat titik puncak besar. Meski begitu, ia mengakui rekor baru S&P 500 justru berpotensi menarik lebih banyak uang masuk ke pasar.

Sebagai catatan, S&P 500 melonjak 1,9% pada perdagangan Selasa dan mencetak penutupan rekor pertamanya sejak Juni. Penopangnya adalah laporan kinerja emiten yang lebih baik dari perkiraan serta pelemahan harga minyak, seiring menguatnya harapan bahwa Selat Hormuz kembali dibuka untuk lalu lintas kapal. Indeks Nasdaq Composite bahkan meroket 2,7%, sehingga akumulasi kenaikannya dalam dua hari pertama pekan ini nyaris menyentuh 5%.

Burry selama ini dikenal sebagai salah satu suara paling skeptis terhadap euforia kecerdasan buatan (AI) di Wall Street. Ia berulang kali menuding bahwa permintaan terhadap infrastruktur AI ditopang skema pembiayaan yang berisiko tidak berkelanjutan.

Yang membuatnya makin waswas, kenaikan pasar di tengah volatilitas yang terus menurun memaksa dana-dana berbasis target volatilitas menambah leverage. Efek domino ini, kata dia, ikut menyeret masuk strategi momentum lain sehingga tercipta siklus yang saling memperkuat.

Alih-alih mundur, Burry mengaku masih memegang posisi short di iShares Semiconductor ETF (SOXX), Micron, Nvidia, Caterpillar, Palantir, Tesla, dan Applied Materials.

Ia menegaskan tetap percaya pada tesis jangka panjangnya, meski siap memangkas kerugian bila harga bergerak jauh berlawanan. Menurut pengakuannya, seluruh posisi tersebut masih membukukan cuan – kecuali taruhannya melawan Nvidia.

Namun Burry juga memberi peringatan penting bagi investor ritel yang tergoda meniru langkahnya. Ia menekankan bahwa strategi short bukan untuk semua orang: dirinya memang harus melakukannya, tetapi kebanyakan orang sebaiknya tidak.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Free Float Saham Sisa 9,33%, Bos BSI (BRIS) Buka Suara

Free Float Saham Sisa 9,33%, Bos BSI (BRIS) Buka Suara

November 2, 2026
Breaking! IHSG Balik Arah Naik 1%, Ini Penyebabnya

Breaking! IHSG Balik Arah Naik 1%, Ini Penyebabnya

November 2, 2026
Ini 10 Saham Paling Boncos sepanjang 2026, Ada DSSA dan BREN

Ini 10 Saham Paling Boncos sepanjang 2026, Ada DSSA dan BREN

November 2, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .