• Latest
Bayar Utang Anak Usaha, Grup Bakrie (BNBR) Mau Rights Issue Rp4,76 T

Bayar Utang Anak Usaha, Grup Bakrie (BNBR) Mau Rights Issue Rp4,76 T

May 26, 2026
Breaking! Tiba-Tiba Ada yang Borong Saham BBRI, BBNI, dan BMRI

Breaking! Tiba-Tiba Ada yang Borong Saham BBRI, BBNI, dan BMRI

October 19, 2026
Asing Net Sell Rp1,05 T di Sesi I, Saham BBCA Paling Banyak Dilego

Asing Net Sell Rp1,05 T di Sesi I, Saham BBCA Paling Banyak Dilego

October 19, 2026
BREN Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun

BREN Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun

October 19, 2026
Bank Mandiri Buka Suara Soal Agunan Saham JARR daN PGUN

Bank Mandiri Buka Suara Soal Agunan Saham JARR daN PGUN

October 19, 2026
Kena Denda OJK Rp 1,5 Triliun, Manajemen DSSA Buka Suara

Kena Denda OJK Rp 1,5 Triliun, Manajemen DSSA Buka Suara

October 19, 2026
BEI Sebut ARB 7% Efektif Redam Kepanikan Investor Saham

BEI Sebut ARB 7% Efektif Redam Kepanikan Investor Saham

October 19, 2026
Bos Bursa Bakal Bertemu MSCI Nanti Sore, Ini yang Bakal Dibahas

Bos Bursa Bakal Bertemu MSCI Nanti Sore, Ini yang Bakal Dibahas

October 19, 2026
Jika Standalone Market, RI Dianggap Asing Tak Layak Investasi

Jika Standalone Market, RI Dianggap Asing Tak Layak Investasi

October 19, 2026
Selain BREN dan CUAN, Emiten Prajogo Pangestu (TPIA) Buyback Rp 1 T

Selain BREN dan CUAN, Emiten Prajogo Pangestu (TPIA) Buyback Rp 1 T

October 19, 2026
Dulu Dijatuhkan MSCI, Kini Bursa Ini Bangkit & Jadi Developed Market

Dulu Dijatuhkan MSCI, Kini Bursa Ini Bangkit & Jadi Developed Market

October 19, 2026
Jika RI Turun ke Standalone Market, Bos MI Ungkap Risikonya!

Jika RI Turun ke Standalone Market, Bos MI Ungkap Risikonya!

October 19, 2026
IHSG Tinggalkan Level 5.000, Akhir Sesi I Anjlok 5,05%

IHSG Tinggalkan Level 5.000, Akhir Sesi I Anjlok 5,05%

October 19, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Monday, October 19, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Bayar Utang Anak Usaha, Grup Bakrie (BNBR) Mau Rights Issue Rp4,76 T

5 months ago
in People & Culture
Bayar Utang Anak Usaha, Grup Bakrie (BNBR) Mau Rights Issue Rp4,76 T
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – PT Bakrie & Brothers Tbk. (BNBR) berencana melakukan peambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) V alias rights issue sebanyak 89,91 miliar saham.

Harga pelaksanaan rights issue ini sebesar Rp53, diskon dari harga saham pada perdagangan hari ini sebesar Rp129. Secara keseluruhan, holding group Bakrie itu mengincar dana Rp4,76 triliun dari aksi korporasi ini.

Mengutip keterbukaan informasi, setiap pemegang 27 saham BNBR yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal 26 Juni 2026 pukul 16.00 WIB mempunyai 14 HMETD. Setiap 1 HMETD berhak untuk membeli 1 saham baru.

Saham yang diterbitkan untuk PMHMETD V ini mewakili sebanyak 34,15% saham, usai rights issue rampung dilakukan.

Port Fraser International Ltd sebagai pemegang saham utama BNBR sebanyak 38,85 miliar saham atau sebesar 22,41% akan memperoleh sebanyak 20,14 miliar HMETD. Namun, berdasarkan surat tertanggal 13 Mei 2026 Port Fraser International Ltd tidak melaksanakan seluruh HMETD dan akan mengalihkan seluruh HMETD kepada PT Bakrie Capital Indonesia (BCI) yang juga selaku Pembeli Siaga dalam rights issue ini. Port Fraser International Ltd tidak memiliki hubungan afiliasi dengan BCI.

Sementara itu, Fountain City Investment Ltd sebagai pemegang saham utama BNBR sebanyak 38,44 miliar saham BNBR atau sebesar 22,17% yang akan memperoleh sebanyak 19,93 miliar HMETD. Berdasarkan surat tertanggal 13 Mei 2026 Fountain City Investment Ltd tidak melaksanakan seluruh HMETD dan akan mengalihkan seluruh HMETD kepada BCI. Fountain City Investment Ltd tidak memiliki hubungan afiliasi dengan BCI.

Lantas, BCI sebagai pihak yang akan menerima sebanyak 40,08 miliar HMETD dari Port Fraser International Ltd dan Fountain City Investment Ltd berencana untuk melaksanakan seluruh HMETD tersebut berdasarkan surat pernyataan tertanggal 25 Mei 2026. Lantas, seluruhnya berjumlah Rp2,12 triliun.

Manajemen BNBR menyatakan BCI memiliki dana yang cukup untuk melaksanakan HMETD yang diterima.

“Jika saham-saham yang ditawarkan dalam PMHMETD V ini tidak seluruhnya diambil atau dibeli oleh Pemegang HMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada Pemegang HMETD lainnya yang telah melakukan pemesanan lebih besar dari haknya sebagaimana tercantum dalam Daftar Pemegang HMETD, secara proposional berdasarkan atas jumlah HMETD yang dilaksanakan,” terang manajemen BNBR dalam keterbukaan informasi yang dikutip Selasa (26/5/2026).

Apabila setelah alokasi tersebut masih terdapat sisa saham yang ditawarkan, maka BCI selaku Pembeli Siaga sepakat untuk mengambil bagian dari sisa saham dengan porsi sebanyak-banyaknya 89,91 miliar saham.

Dana hasil rights issue ini, setelah dikurangi biaya-biaya, seluruhnya akan digunakan sebesar Rp4,36 triliun untuk pinjaman terhadap PT Bakrie Toll Indonesia (BTI), anak usaha BNBR. Dari jumlah tersebut, BTI akan akan menggunakanmembayar seluruh pokok pinjaman kepada Hartman International Pte. Ltd. sebesar Rp3,66 triliun. Kemudian sebesar Rp700 miliar akan digunakan untuk membaar seluruh pokok pinjaman kepada PT Bank Nationalnobu Tbk. (NOBU).

Selanjutnya, Rp200 milliar dari dana rights issue akan digunakan oleh PT Bakrie Construction (BCONS), anak usaha BNBR, untuk modal kerja proyek. Kemudian sebesar Rp40 miliar sisanya akan digunakan PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT), anak usaha BNBR untuk penyertaan modal perusahaan patungan yang dibentuk kemudian, dalam rangka pembangunan rest area di jalan tol Cimanggis-Cibitung.

Sedangkan sisanya akan dipergunakan oleh BNBR untuk modal kerja Perseroan seperti biaya gaji, sewa kantor dan biaya operasional lainnya.

Rights issue ini telah mengantongi persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar 27 Februari lalu. Dalam jadwal sementara, distribusi HMETD akan dilakukan pada 29 Juni, pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dilakukan keesokan harinya.

Periode perdagangan HMETD berlangsung pada 30 Juni 2026 hingga 13 Juli 2026, sama halnya dengan pelaksanaan HMETD.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Breaking! Tiba-Tiba Ada yang Borong Saham BBRI, BBNI, dan BMRI

Breaking! Tiba-Tiba Ada yang Borong Saham BBRI, BBNI, dan BMRI

October 19, 2026
Asing Net Sell Rp1,05 T di Sesi I, Saham BBCA Paling Banyak Dilego

Asing Net Sell Rp1,05 T di Sesi I, Saham BBCA Paling Banyak Dilego

October 19, 2026
BREN Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun

BREN Siapkan Buyback Saham Rp1 Triliun

October 19, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .