• Latest
Begini Dampak Ngeri Kenaikan Harga Dolar AS ke Sektor Perumahan

Begini Dampak Ngeri Kenaikan Harga Dolar AS ke Sektor Perumahan

June 1, 2026
ASPI Beri Warning! QRIS Buat Transaksi Judol akan Kena Blokir

ASPI Beri Warning! QRIS Buat Transaksi Judol akan Kena Blokir

October 14, 2026
OJK Ingatkan Investor Bahaya Penipuan Saham Pakai Deepfake dan AI

OJK Ingatkan Investor Bahaya Penipuan Saham Pakai Deepfake dan AI

October 14, 2026
IHSG Naik Turun, Ini Pesan Buat Investor dari OJK

IHSG Naik Turun, Ini Pesan Buat Investor dari OJK

October 14, 2026
Danantara Minta BUMN Tak Cuma Kejar Cuan, Ini Respons Jasa Marga

Danantara Minta BUMN Tak Cuma Kejar Cuan, Ini Respons Jasa Marga

October 14, 2026
Ada Kebakaran Hutan, Emiten Haji Isam (PGUN) Tetap Beroperasi

Ada Kebakaran Hutan, Emiten Haji Isam (PGUN) Tetap Beroperasi

October 14, 2026
Surat Utang Syariah RI Laris Diburu Asing, Bos BI: Sekarang Bergeser!

Surat Utang Syariah RI Laris Diburu Asing, Bos BI: Sekarang Bergeser!

October 14, 2026
Awas Modus Investasi Bodong! BEI Beri Peringatan Keras

Awas Modus Investasi Bodong! BEI Beri Peringatan Keras

October 14, 2026
Investor Pilih Berebut Surat Utang Tenor Pendek, Ragukan Ekonomi RI?

Investor Pilih Berebut Surat Utang Tenor Pendek, Ragukan Ekonomi RI?

October 14, 2026
Investor Pasar Modal Tembus 32 Juta, Anak Muda Mendominasi

Investor Pasar Modal Tembus 32 Juta, Anak Muda Mendominasi

October 14, 2026
QRIS Segera Bisa Digunakan di Arab Saudi, India & Hong Kong

QRIS Segera Bisa Digunakan di Arab Saudi, India & Hong Kong

October 14, 2026
Segmen Institusi Topang Kinerja Blibli di Semester I-2026

Segmen Institusi Topang Kinerja Blibli di Semester I-2026

October 14, 2026
HRTA Mau Private Placement 460 Juta Saham, Dananya Buat Beli Emas

HRTA Mau Private Placement 460 Juta Saham, Dananya Buat Beli Emas

October 14, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, October 14, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Begini Dampak Ngeri Kenaikan Harga Dolar AS ke Sektor Perumahan

5 months ago
in Market
Begini Dampak Ngeri Kenaikan Harga Dolar AS ke Sektor Perumahan
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Pengembang perumahan buka suara soal dampak dari kenaikan dolar Amerika Serikat (AS) yang tak terbendung ke sektor perumahan.

Ketua Umum Real Estat Indonesia (REI) Joko Suranto mengatakan dampak dari kenaikan dolar AS atau pelemahan rupiah bisa berdampak ke industri perumahan. Namun, dampak tersebut baru akan terasa tiga hingga enam bulan ke depan.

“Yang jelas itu dampak negatif atas kondisi kita. Kalau pada batas tertentu, ya 3 sampai 6 bulan kan mungkin mereka masih bisa nahan. Tapi kalau setelah itu bakal menjadi sesuatu yang agak bahaya kan begitu,” kata Joko dikutip Senin (1/6/2026).

Dia menambahkan, dampak dari kenaikan dolar AS paling terasa di industri manufaktur padat karya yang memiliki pinjaman dalam dolar AS atau bahan bakunya dari luar negeri. Hal inilah yang bisa berdampak ke industri perumahan dan pendukungnya, termasuk bahan bangunan.




Suasana proyek pembangunan perumahan di Depok, Jawa Barat, Rabu (17/2/2021). Harga hunian rumah masih menunjukkan kenaikan pada kuartal IV-2020 namun laju kenaikan melambat. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)Suasana proyek pembangunan perumahan di Depok, Jawa Barat, Rabu (17/2/2021). Harga hunian rumah masih menunjukkan kenaikan pada kuartal IV-2020 namun laju kenaikan melambat. (CNBC Indonesia/Tri Susilo) Foto: Suasana proyek pembangunan perumahan di Depok, Jawa Barat, Rabu (17/2/2021). Harga hunian rumah hunian masih menunjukkan kenaikan pada kuartal IV-2020 namun laju kenaikan melambat. (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

“Tapi yang jadi problem kan kalau itu termasuk kepada perusahaan manufaktur yang padat karya, yang punya pinjaman dalam dolar AS atau bahan bakunya dari luar negeri. Sehingga itu akan memberikan tekanan,” lanjut Joko.

Joko menjelaskan, paling terdampak dari kondisi ini yakni sektor perumahan rakyat, termasuk rumah bersubsidi. Sedangkan sektor perumahan mewah tidak terlalu berdampak karena segmentasinya masih cukup tahan.

“Kalau komersil bisa berdampak, kalau yang tidak terdampak itu adalah mereka yang di level atas ya, rumah mewah ya. Yang tidak terdampak itu adalah level paling atas, karena mereka punya pilihan, punya daya dukung tinggi. Sedangkan kelas menengah kan tidak punya pilihan,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Umum Aliansi Pengembang Perumahan Nasional (Appernas) Andriliwan Muhammad atau Andre Bangsawan mengatakan dampak dari kenaikan dolar AS sudah dirasakan oleh sebagian besar kontraktor perumahan dan pengusaha bahan bangunan. Namun, dampaknya masih belum terlalu besar.

“Oh udah terasa. Sudah terasa kenaikan bahan-bahan bangunan. Tapi itu masih sebagian ya, belum terasa banget lah,” kata Andre.

Namun, jika pemerintah tidak mengantisipasi kenaikan dolar AS dalam tiga bulan ke depan, maka dampaknya bisa lebih besar lagi.

“Saat ini dampaknya belum signifikan. Karena kenapa? Persediaan bahan-bahan di kami itu masih banyak, apalagi kami akan bangun 1.000 rumah gitu kan. Mungkin ini akan berdampak serius dalam 2-3 bulan akan datang. Kenaikannya bisa lebih tinggi,” jelas Andre.

Meskipun ada dampak cukup besar jika dolar semakin meninggi dalam tiga bulan ke depan, tetapi pihaknya berupaya untuk tetap memenuhi program pemerintah untuk membangun 3 juta rumah.

“Tapi bagi kami, dengan kenaikan dolar itu tidak akan mempengaruhi semangat kami untuk mendukung program 3 juta rumah. Apalagi dengan adanya tenor 40 tahun. Kami berupaya untuk memenuhi program pemerintah tersebut,” ujarnya.

(fys/wur)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
ASPI Beri Warning! QRIS Buat Transaksi Judol akan Kena Blokir

ASPI Beri Warning! QRIS Buat Transaksi Judol akan Kena Blokir

October 14, 2026
OJK Ingatkan Investor Bahaya Penipuan Saham Pakai Deepfake dan AI

OJK Ingatkan Investor Bahaya Penipuan Saham Pakai Deepfake dan AI

October 14, 2026
IHSG Naik Turun, Ini Pesan Buat Investor dari OJK

IHSG Naik Turun, Ini Pesan Buat Investor dari OJK

October 14, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .