• Latest
Bisnis Limbah TOBA Melonjak 5,5 Kali Lipat, Rugi Susut 83,8%

Bisnis Limbah TOBA Melonjak 5,5 Kali Lipat, Rugi Susut 83,8%

May 7, 2026
Perang Bunga di Depan Mata, Warga RI Bisa Tercekik

Perang Bunga di Depan Mata, Warga RI Bisa Tercekik

July 21, 2026
Bos Perbanas Blak-Blakan Soal Dampak ke Bank Jika BI Rate Naik

Bos Perbanas Blak-Blakan Soal Dampak ke Bank Jika BI Rate Naik

July 21, 2026
Purbaya Targetkan PFII Beroperasi Tahun Ini, Bali Jadi Lokasi?

Purbaya Targetkan PFII Beroperasi Tahun Ini, Bali Jadi Lokasi?

July 21, 2026
Transaksi di PFII Pakai Dolar, Purbaya Ungkap Nasib Rupiah

Transaksi di PFII Pakai Dolar, Purbaya Ungkap Nasib Rupiah

July 21, 2026
Kredit & DPK Beberapa Bank Negatif

Kredit & DPK Beberapa Bank Negatif

July 21, 2026
IHSG Gaspol, 9 Hari Perdagangan Beruntun Parkir di Zona Hijau

IHSG Gaspol, 9 Hari Perdagangan Beruntun Parkir di Zona Hijau

July 21, 2026
BEI Umumkan Ada 59 Emiten Berpotensi Delisting

BEI Umumkan Ada 59 Emiten Berpotensi Delisting

July 21, 2026
Kopi Kenangan Mau IPO, Incar Rp17,89 Triliun

Kopi Kenangan Mau IPO, Incar Rp17,89 Triliun

July 21, 2026
Rupiah Ditutup Perkasa, Dolar AS Kini Turun ke Rp17.880

Rupiah Ditutup Perkasa, Dolar AS Kini Turun ke Rp17.880

July 21, 2026
Purbaya Umumkan Panda Bond Perdana RI Terbit 23 Juli 2026

Purbaya Umumkan Panda Bond Perdana RI Terbit 23 Juli 2026

July 21, 2026
Laba PTPP Naik 196,5% Tapi Pendapatan Turun, Ini Sebabnya

Laba PTPP Naik 196,5% Tapi Pendapatan Turun, Ini Sebabnya

July 21, 2026
Siapkan Bisnis PFII, Bos Danantara Belajar dari Eks-CEO DIFC

Siapkan Bisnis PFII, Bos Danantara Belajar dari Eks-CEO DIFC

July 21, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Tuesday, July 21, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Bisnis Limbah TOBA Melonjak 5,5 Kali Lipat, Rugi Susut 83,8%

3 months ago
in Market
Bisnis Limbah TOBA Melonjak 5,5 Kali Lipat, Rugi Susut 83,8%
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Emiten energi terbarukan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) membukukan pendapatan kuartal I/2026 sebesar US$86,3 juta, tumbuh 20,6% secara tahunan. Adapun, lini bisnis pengelolaan limbah menjadi kontributor utama perusahaan dengan menyumbang 60% dari total pendapatan konsolidasi, atau 93% dari total EBITDA disesuaikan.

Pendapatan dari segmen bisnis pengelolaan limbah juga melonjak 447,69% YoY atau 5,5 kali lipat dari US$9,4 juta dalam kuartal pertama 2025 menjadi US$51,9 juta selama triwulan pertama 2026. Dari sisi laba, tekanan masih terlihat meskipun ada perbaikan signifikan. Rugi bersih tercatat menyusut 83,8% secara tahunan menjadi US$9,6 juta, sementara EBITDA yang disesuaikan tetap berada di level US$12,6 juta.

“Komposisi ini menegaskan pergeseran struktur bisnis TOBA yang semakin mengarah pada sumber pendapatan yang berulang (recurring) dan berkarakter defensif. Hal ini memberikan stabilitas pendapatan dari sebelumnya yang sangat tergantung pada fluktuasi harga komoditas batubara,” ungkap Aditya Prayoga dari Phintraco Sekuritas, seperti dikutip dalam risetnya, Kamis (7/5/2026).

Mengacu pada paparan kinerja kuartal I 2026 TOBA, kontribusi anak usaha di segmen pengelolaan limbah di berbagai wilayah menjadi pendorong utama kinerja tersebut. Kontribusinya mencapai 59,9% dari total revenue.

Di Singapura, Cora Environment telah melayani lebih dari 470.000 pelanggan, dengan tingkat ketersediaan fasilitas operasional yang mencapai 100%. Sementara itu, Asia Medical Enviro Services (AMES) mempertahankan posisi strategis di pasar pengelolaan limbah medis Singapura, dengan pangsa pasar sekitar 45%, AMES menjadi salah satu pemain dominan di segmen yang memiliki barrier to entry tinggi dan standar regulasi ketat.

Di pasar domestik, ARAH Environmental Indonesia memperlihatkan ekspansi yang agresif dan telah melayani lebih dari 5.000 pelanggan di berbagai sektor yang tersebar di 15 provinsi.

Aditya menilai bahwa lonjakan kinerja segmen limbah menjadi katalis utama dalam memperbaiki profil risiko dan kualitas pendapatan TOBA. Menurutnya, kontribusi EBITDA yang semakin terpusat pada bisnis berbasis layanan dengan arus kas berulang memberikan stabilitas kinerja yang lebih tinggi serta mengurangi eksposur terhadap volatilitas harga komoditas.

“Ekspansi di sektor pengelolaan limbah juga sejalan dengan tren global menuju ekonomi sirkular dan praktik bisnis berkelanjutan. Hal ini berpotensi membuka peluang kemitraan strategis serta akses terhadap pendanaan hijau di masa mendatang.” tambah Aditya.

Meski demikian, tantangan tetap ada. Eksekusi ekspansi lintas wilayah, pengelolaan biaya operasional, serta kepatuhan terhadap regulasi lingkungan yang semakin ketat menjadi faktor yang perlu terus dimitigasi. Namun, dengan fondasi operasional yang semakin kuat, risiko tersebut dinilai Aditya dapat dikelola secara prudent.

(ayh/ayh)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Perang Bunga di Depan Mata, Warga RI Bisa Tercekik

Perang Bunga di Depan Mata, Warga RI Bisa Tercekik

July 21, 2026
Bos Perbanas Blak-Blakan Soal Dampak ke Bank Jika BI Rate Naik

Bos Perbanas Blak-Blakan Soal Dampak ke Bank Jika BI Rate Naik

July 21, 2026
Purbaya Targetkan PFII Beroperasi Tahun Ini, Bali Jadi Lokasi?

Purbaya Targetkan PFII Beroperasi Tahun Ini, Bali Jadi Lokasi?

July 21, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .