
Jakarta, CNBC Indonesia – Chief Executive Officer Danantara Indonesia Rosan Perkasa Roeslani terpantau merapat ke Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (19/10/2026). Namun demikian, Rosan belum mau berbicara banyak perihal topik rapat yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.
“Nanti keluar saya bicara, habis meeting saya bicara,” ujarnya.
Rosan pun belum mau menanggapi perihal indeks harga saham gabungan (IHSG) yang kembali mengalami pelemahan hingga di bawah 5.000 hari ini. Seperti diketahui, pasar masih dibayangi oleh sentimen negatif dari pengumuman rencana Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang mempertimbangkan perubahan status pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.
“Nanti saya jawab deh,” kata Rosan.
Selain Rosan, tampak hadir pula Chief Operating Officer Danantara Indonesia Dony Oskaria. Ia mengungkapkan rapat membahas koordinasi di sektor perekonomian.
Sebelumnya, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi juga terpantau tiba di Istana Kepresidenan. Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia, Kiky, sapaan akrab Friderica Widyasari Dewi, tiba sekitar pukul 15.55 WIB. Ia mengenakan baju berwarna broken white.
Namun demikian, Kiky belum membenarkan apakah pertemuan akan membahas efek dari langkah Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang meluncurkan pengumuman konsultasi untuk menurunkan status pasar modal Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market. Langkah tersebut telah menyebabkan penurunan kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG) sejak Jumat lalu hingga hari ini.
“Belum tahu (bahas soal efek langkah MSCI atau tidak), dipanggil aja… Tapi saya sudah siapkan laporan semuanya. Nanti teman-teman setelah rapat baru nanti saya update ke teman-teman,” kata Kiky.
(miq/miq)


















