
Jakarta, CNBC Indonesia- Pada Juni 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya deficit neraca dagang Indonesia sebesar USD 450 juta.
Catatan ini didorong oleh kondisi nilai ekspor Indonesia sebesar USD 25,46 miliar atau naik sebesar 8,84% (yoy) namun kinerja impor Indonesia jauh lebih tinggi yakni mencapai USD 25,91 miliar atau naik 34,27% (yoy)
Selengkapnya simak dalam Profit, CNBC Indonesia (Senin, 03/08/2026)


















