• Latest
Breaking, IHSG Tiba-Tiba Anjlok 1,04% ke Level 7.032

Breaking, IHSG Tiba-Tiba Anjlok 1,04% ke Level 7.032

April 28, 2026
Ambisi RIJadi Pusat Manufaktur & Perdagangan Emas Dunia

Ambisi RIJadi Pusat Manufaktur & Perdagangan Emas Dunia

November 7, 2026
Aturan Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI November 2026

Aturan Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI November 2026

November 7, 2026
Video:Tarik Investor, Bursa Saham RI Harus Bersih Dari Praktik Kotor

Video:Tarik Investor, Bursa Saham RI Harus Bersih Dari Praktik Kotor

November 7, 2026
Transaksi Dikuasi Segelintir Pihak, BEI Selidiki 3 Saham Ini

Transaksi Dikuasi Segelintir Pihak, BEI Selidiki 3 Saham Ini

November 6, 2026
BMRI Catat Laba Rp 46,5 T, Kualitas Aset Sehat dan Bisnis Digital Kuat

BMRI Catat Laba Rp 46,5 T, Kualitas Aset Sehat dan Bisnis Digital Kuat

November 6, 2026
Hadir di RI, Vantage Markets Tawarkan Keamanan & Kemudahan Investasi

Hadir di RI, Vantage Markets Tawarkan Keamanan & Kemudahan Investasi

November 6, 2026
OJK Sebut Gadai Saham Emiten Haji Isam ke Bank Mandiri Sesuai Aturan

OJK Sebut Gadai Saham Emiten Haji Isam ke Bank Mandiri Sesuai Aturan

November 6, 2026
RI Makin Haus Dolar, Awas Defisit Transaksi Berjalan Makin Lebar

RI Makin Haus Dolar, Awas Defisit Transaksi Berjalan Makin Lebar

November 6, 2026
Ada Angin Segar dari AS, Harga Minyak Dunia 2027 Bisa Turun ke US

Ada Angin Segar dari AS, Harga Minyak Dunia 2027 Bisa Turun ke US$85

November 6, 2026
Pengusaha Minta Bank Swasta RI Jadi Tempat Parkir DHE, BI Menjawab!

Pengusaha Minta Bank Swasta RI Jadi Tempat Parkir DHE, BI Menjawab!

November 6, 2026
MKNT Masuk HSC, 99,64% Saham Dikuasai Segelintir Investor

MKNT Masuk HSC, 99,64% Saham Dikuasai Segelintir Investor

November 6, 2026
Diduga Wanprestasi Klaim, Sejumlah Asuransi Digugat Nasabah

Diduga Wanprestasi Klaim, Sejumlah Asuransi Digugat Nasabah

November 6, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Saturday, November 7, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Breaking, IHSG Tiba-Tiba Anjlok 1,04% ke Level 7.032

6 months ago
in Market
Breaking, IHSG Tiba-Tiba Anjlok 1,04% ke Level 7.032
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mendadak anjlok lebih dari 1% pada perdagangan pagi ini, Selasa (28/4/2026).

IHSG mengawali perdagangan dengan kenaikan hingga 0,5%. Akan tetapi jelang akhir sesi pertama, IHSG berbalik arah dan turun 74 poin atau -1,04% ke level 7.032,98.

IHSG merosot seiring dengan aksi profit taking di saham Amman Mineral (AMMN). Saham emiten tambang Agoes Projosasmito dan Salim ini turun 2,78% ke level 5.250.

Sebagai informasi, pada perdagangan kemarin AMMN melesat naik 8% ke level 5.400. AMMN pun menjadi penjaga IHSG tidak ambruk terlalu dalam.

Pagi ini saham AMMN menjadi pemberat utama IHSG dengan bobot -6,84 poin.

Selain AMMN, tercatat nyaris seluruh emiten tambang emas terkoreksi pada perdagangan hari ini. 

Pun pasar di kawasan juga mayoritas mengalami koreksi. Indeks Nikkei di Jepang turun 0,5%, HSI -0,26%, ASX 200 -0,51%. Berbeda arah, Kospi di Korea naik 0,45%.

Adapun memasuki perdagangan Selasa (28/4/2026), pelaku pasar keuangan Tanah Air akan mencermati sejumlah sentimen penting dari dalam dan luar negeri. Dari eksternal, fokus utama tertuju pada keputusan suku bunga Bank Sentral Jepang atau Bank of Japan (BOJ) yang akan keluar hari ini.

Sementara dari dalam negeri, perhatian pasar akan mengarah pada perkembangan pasar modal Indonesia, mulai dari hasil pertemuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan MSCI, reshuffle kabinet Presiden Prabowo Subianto, hingga pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengenai prospek IHSG dan target pertumbuhan ekonomi pemerintah.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan prospek ekonomi dan pasar saham Indonesia.

Pernyataan ini disampaikan dalam Peresmian Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana dan Pembukaan Pekan Reksa Dana Tahun 2026 di Gedung BEI, Senin (27/4/2026).

Baca:
Rekomendasi Saham Hari Ini: Ada AMMN hingga ARCI
Purbaya meyakini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menembus level 28.000 pada 2029-2030. Menurutnya, proyeksi tersebut bukan hal yang mustahil jika ekspansi ekonomi Indonesia terus berlanjut hingga akhir dekade ini.

“Let’s say sekarang 7.000 lah. Ekspansi kita akan berlangsung sampai 2029-2030. Itu saya bilang bisa 4-5 kali. Bisalah 28.000 paling sial. Mereka bilang Purbaya gila,” ujarnya.

Purbaya menilai proyeksi tersebut bukan sesuatu yang berlebihan. Ia membandingkan dengan periode sebelumnya, ketika IHSG sempat berada di level 400-an pada 2002 dan kemudian naik hingga sekitar 2.500 pada 2009. Artinya, dalam periode tersebut IHSG sempat melesat berkali-kali lipat.

Menurut Purbaya, peluang kenaikan besar IHSG tetap terbuka jika pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat dijaga tetap tinggi. Ia bahkan sebelumnya meyakini IHSG bisa mencapai level 10.000 pada akhir tahun ini, meski pasar keuangan masih dibayangi ketidakpastian global.

Optimisme tersebut juga dikaitkan dengan semakin besarnya partisipasi investor muda di pasar modal. Purbaya menyebut investor dari kalangan Gen Z telah mencapai sekitar 57%, sehingga menjadi salah satu penopang pertumbuhan pasar modal dalam jangka panjang.

Di kesempatan yang sama, Purbaya juga menegaskan bahwa pemerintah tidak main-main dalam mengejar target pertumbuhan ekonomi 8% hingga 2029. Menurutnya, pemerintah sudah mulai melakukan reformasi besar-besaran, termasuk di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

“Yang kita jalankan tidak main-main. Reformasi yang kita perbaiki, reformasi betulan. Tiga bulan pertama itu pajak saya tumbuh 20%, nanti akan lebih. Bea cukai juga ada reformasi, yang lain lanjut kita reformasi dengan cepat,” kata Purbaya.

Dari sisi belanja pembangunan, Purbaya menyebut Presiden Prabowo Subianto telah memberikan ruang besar kepada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto untuk mempercepat program pembangunan, salah satunya melalui Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah (Satgas P2SP).

Dengan percepatan program tersebut, Purbaya percaya pertumbuhan ekonomi 6% sudah berada dalam jangkauan pemerintah. Angka ini disebut sebagai modal awal untuk mengejar target pertumbuhan yang lebih tinggi.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ambisi RIJadi Pusat Manufaktur & Perdagangan Emas Dunia

Ambisi RIJadi Pusat Manufaktur & Perdagangan Emas Dunia

November 7, 2026
Aturan Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI November 2026

Aturan Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI November 2026

November 7, 2026
Video:Tarik Investor, Bursa Saham RI Harus Bersih Dari Praktik Kotor

Video:Tarik Investor, Bursa Saham RI Harus Bersih Dari Praktik Kotor

November 7, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .