• Latest
Breaking News! Dolar AS Naik ke Rp17.340

Breaking News! Dolar AS Naik ke Rp17.340

May 8, 2026
Ambisi RIJadi Pusat Manufaktur & Perdagangan Emas Dunia

Ambisi RIJadi Pusat Manufaktur & Perdagangan Emas Dunia

November 7, 2026
Aturan Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI November 2026

Aturan Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI November 2026

November 7, 2026
Video:Tarik Investor, Bursa Saham RI Harus Bersih Dari Praktik Kotor

Video:Tarik Investor, Bursa Saham RI Harus Bersih Dari Praktik Kotor

November 7, 2026
Transaksi Dikuasi Segelintir Pihak, BEI Selidiki 3 Saham Ini

Transaksi Dikuasi Segelintir Pihak, BEI Selidiki 3 Saham Ini

November 6, 2026
BMRI Catat Laba Rp 46,5 T, Kualitas Aset Sehat dan Bisnis Digital Kuat

BMRI Catat Laba Rp 46,5 T, Kualitas Aset Sehat dan Bisnis Digital Kuat

November 6, 2026
Hadir di RI, Vantage Markets Tawarkan Keamanan & Kemudahan Investasi

Hadir di RI, Vantage Markets Tawarkan Keamanan & Kemudahan Investasi

November 6, 2026
OJK Sebut Gadai Saham Emiten Haji Isam ke Bank Mandiri Sesuai Aturan

OJK Sebut Gadai Saham Emiten Haji Isam ke Bank Mandiri Sesuai Aturan

November 6, 2026
RI Makin Haus Dolar, Awas Defisit Transaksi Berjalan Makin Lebar

RI Makin Haus Dolar, Awas Defisit Transaksi Berjalan Makin Lebar

November 6, 2026
Ada Angin Segar dari AS, Harga Minyak Dunia 2027 Bisa Turun ke US

Ada Angin Segar dari AS, Harga Minyak Dunia 2027 Bisa Turun ke US$85

November 6, 2026
Pengusaha Minta Bank Swasta RI Jadi Tempat Parkir DHE, BI Menjawab!

Pengusaha Minta Bank Swasta RI Jadi Tempat Parkir DHE, BI Menjawab!

November 6, 2026
MKNT Masuk HSC, 99,64% Saham Dikuasai Segelintir Investor

MKNT Masuk HSC, 99,64% Saham Dikuasai Segelintir Investor

November 6, 2026
Diduga Wanprestasi Klaim, Sejumlah Asuransi Digugat Nasabah

Diduga Wanprestasi Klaim, Sejumlah Asuransi Digugat Nasabah

November 6, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Saturday, November 7, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Breaking News! Dolar AS Naik ke Rp17.340

6 months ago
in Market
Breaking News! Dolar AS Naik ke Rp17.340
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah dibuka melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (8/5/2026). Tekanan terjadi seiring menguatnya dolar AS di pasar global.

Merujuk data Refinitiv, mata uang Garuda mengawali perdagangan pagi ini di zona merah dengan koreksi 0,06% ke level Rp17.340/US$. Pelemahan ini terjadi setelah pada perdagangan Kamis (7/5/2026), rupiah mampu ditutup menguat 0,29% ke posisi Rp17.330/US$.

Di sisi lain, dolar AS kembali menguat di pasar global. Hal ini terlihat dari pergerakan indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia. Per pukul 09.00 WIB, DXY terpantau naik 0,15% ke level 98,210.


Menguatnya dolar AS di pasar global diperkirakan menjadi penahan laju penguatan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, sepanjang perdagangan hari ini.

Dolar AS menguat seiring kembali meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Kedua negara kembali saling serang dan melontarkan pernyataan keras pada Kamis waktu setempat, sehingga menambah tekanan terhadap gencatan senjata yang sebelumnya sudah berjalan sekitar satu bulan.

Kondisi ini membuat pelaku pasar kembali berhati-hati. Harga minyak ikut melonjak, dengan kontrak berjangka minyak mentah AS sempat naik hingga sekitar 3% pada awal perdagangan pagi ini.

Kenaikan harga minyak memperkuat kekhawatiran pasar terhadap risiko inflasi global dan gangguan pasokan energi.

Ketegangan terbaru tersebut juga membuat investor kembali memburu dolar AS sebagai aset safe haven.

Akibatnya, greenback menguat untuk hari kedua setelah sebelumnya sempat menyentuh level terendah dalam lebih dari dua bulan pada awal pekan, ketika pasar sempat optimistis terhadap peluang tercapainya kesepakatan damai.

Dengan sentimen global yang kembali memburuk, ruang penguatan rupiah menjadi lebih terbatas.

Pelaku pasar kini kembali mencermati arah konflik AS-Iran, pergerakan harga minyak, serta dampaknya terhadap ekspektasi inflasi dan kebijakan suku bunga bank sentral AS ke depan.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ambisi RIJadi Pusat Manufaktur & Perdagangan Emas Dunia

Ambisi RIJadi Pusat Manufaktur & Perdagangan Emas Dunia

November 7, 2026
Aturan Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI November 2026

Aturan Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI November 2026

November 7, 2026
Video:Tarik Investor, Bursa Saham RI Harus Bersih Dari Praktik Kotor

Video:Tarik Investor, Bursa Saham RI Harus Bersih Dari Praktik Kotor

November 7, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .