• Latest
Breaking News! Dolar AS Naik ke Rp17.370

Breaking News! Dolar AS Naik ke Rp17.370

May 11, 2026
Ambisi RIJadi Pusat Manufaktur & Perdagangan Emas Dunia

Ambisi RIJadi Pusat Manufaktur & Perdagangan Emas Dunia

November 7, 2026
Aturan Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI November 2026

Aturan Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI November 2026

November 7, 2026
Video:Tarik Investor, Bursa Saham RI Harus Bersih Dari Praktik Kotor

Video:Tarik Investor, Bursa Saham RI Harus Bersih Dari Praktik Kotor

November 7, 2026
Transaksi Dikuasi Segelintir Pihak, BEI Selidiki 3 Saham Ini

Transaksi Dikuasi Segelintir Pihak, BEI Selidiki 3 Saham Ini

November 6, 2026
BMRI Catat Laba Rp 46,5 T, Kualitas Aset Sehat dan Bisnis Digital Kuat

BMRI Catat Laba Rp 46,5 T, Kualitas Aset Sehat dan Bisnis Digital Kuat

November 6, 2026
Hadir di RI, Vantage Markets Tawarkan Keamanan & Kemudahan Investasi

Hadir di RI, Vantage Markets Tawarkan Keamanan & Kemudahan Investasi

November 6, 2026
OJK Sebut Gadai Saham Emiten Haji Isam ke Bank Mandiri Sesuai Aturan

OJK Sebut Gadai Saham Emiten Haji Isam ke Bank Mandiri Sesuai Aturan

November 6, 2026
RI Makin Haus Dolar, Awas Defisit Transaksi Berjalan Makin Lebar

RI Makin Haus Dolar, Awas Defisit Transaksi Berjalan Makin Lebar

November 6, 2026
Ada Angin Segar dari AS, Harga Minyak Dunia 2027 Bisa Turun ke US

Ada Angin Segar dari AS, Harga Minyak Dunia 2027 Bisa Turun ke US$85

November 6, 2026
Pengusaha Minta Bank Swasta RI Jadi Tempat Parkir DHE, BI Menjawab!

Pengusaha Minta Bank Swasta RI Jadi Tempat Parkir DHE, BI Menjawab!

November 6, 2026
MKNT Masuk HSC, 99,64% Saham Dikuasai Segelintir Investor

MKNT Masuk HSC, 99,64% Saham Dikuasai Segelintir Investor

November 6, 2026
Diduga Wanprestasi Klaim, Sejumlah Asuransi Digugat Nasabah

Diduga Wanprestasi Klaim, Sejumlah Asuransi Digugat Nasabah

November 6, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Saturday, November 7, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Breaking News! Dolar AS Naik ke Rp17.370

6 months ago
in Market
Breaking News! Dolar AS Naik ke Rp17.370
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan awal pekan ini dengan pelemahan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Di tengah dinamika dolar AS yang kembali menguat di pasar global.

Merujuk data Refinitiv, rupiah dibuka melemah 0,06% atau terdepresiasi ke level Rp17.370/US$ pada perdagangan Senin (11/5/2026). Pada penutupan perdagangan terakhirnya, Jumat (8/5/2026), mata uang Garuda juga tersungkur 0,17% ke level Rp17.360/US$.

Sementara itu, indeks dolar AS atau DXY per pukul 09.00 WIB terpantau menguat 0,16% ke level 98,052.


Pergerakan rupiah pada awal pekan ini masih akan dipengaruhi oleh kombinasi faktor eksternal dan domestik.

Dari eksternal, dinamika dolar AS di pasar global kembali menjadi perhatian. Penguatan dolar terjadi seiring meningkatnya kembali permintaan terhadap aset safe haven. Hal ini dipicu oleh belum adanya titik terang dalam upaya diplomasi untuk mengakhiri konflik AS-Iran yang telah berlangsung selama 10 pekan.

Presiden AS Donald Trump menolak respons Iran terhadap proposal perdamaian yang diajukan Washington. Trump menyebut respons tersebut sebagai “totally unacceptable” atau sama sekali tidak dapat diterima.

Iran sebelumnya dilaporkan menawarkan pengalihan sebagian stok uranium yang diperkaya tinggi ke negara ketiga. Namun, Teheran tetap menolak untuk membongkar infrastruktur nuklirnya

Dari dalam negeri, Bank Indonesia dijadwalkan merilis data Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) untuk periode April 2026 pada hari ini.

Pada Maret 2026, IKK turun ke level 122,9 dari 125,2 pada bulan sebelumnya. Posisi tersebut menjadi yang terendah sejak Oktober tahun lalu.

Penurunan IKK terjadi seiring melemahnya sebagian besar komponen penyusunnya. Indeks ekspektasi kondisi ekonomi turun 4,0 poin menjadi 130,4, sedangkan ekspektasi pendapatan untuk enam bulan ke depan melemah 3,0 poin ke level 137,7.

Konsensus pasar memperkirakan IKK April 2026 masih akan melanjutkan pelemahan ke level 122. Jika terealisasi, pelemahan keyakinan konsumen dapat menjadi sentimen tambahan yang perlu dicermati pasar, terutama karena konsumsi rumah tangga masih menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia.

(evw/evw)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Ambisi RIJadi Pusat Manufaktur & Perdagangan Emas Dunia

Ambisi RIJadi Pusat Manufaktur & Perdagangan Emas Dunia

November 7, 2026
Aturan Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI November 2026

Aturan Saldo Minimum Bank Mandiri-BRI-BNI November 2026

November 7, 2026
Video:Tarik Investor, Bursa Saham RI Harus Bersih Dari Praktik Kotor

Video:Tarik Investor, Bursa Saham RI Harus Bersih Dari Praktik Kotor

November 7, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .