• Latest
Bursa Asia Kompak Turun, Sentimen Perang & Harga Minyak Jadi Pemberat

Bursa Asia Kompak Turun, Sentimen Perang & Harga Minyak Jadi Pemberat

June 10, 2026
Tok! Entitas Haji Isam Caplok 30,25% Saham Bayan, Rp 2.588 Per Saham

Tok! Entitas Haji Isam Caplok 30,25% Saham Bayan, Rp 2.588 Per Saham

October 12, 2026
Trump Umumkan Gencatan Energi Rusia-Ukraina, Harga Minyak Malah Naik

Trump Umumkan Gencatan Energi Rusia-Ukraina, Harga Minyak Malah Naik

October 12, 2026
PGEO Laporkan Update Pengeboran 5 Sumur Panas Bumi

PGEO Laporkan Update Pengeboran 5 Sumur Panas Bumi

October 12, 2026
OJK Mau Bagi Pindar Jadi 4 Tier, Pakai Sederet Indikator Ini

OJK Mau Bagi Pindar Jadi 4 Tier, Pakai Sederet Indikator Ini

October 12, 2026
IHSG Anjlok 2,59% Tertekan Aksi Jual, Sentuh Level Terendah 3 Bulan

IHSG Anjlok 2,59% Tertekan Aksi Jual, Sentuh Level Terendah 3 Bulan

October 12, 2026
KB Bank (BBKP) Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar, Tawarkan Bunga 9,3%

KB Bank (BBKP) Terbitkan Obligasi Rp500 Miliar, Tawarkan Bunga 9,3%

October 12, 2026
Mau Kuasai Saham AUTO, Astra (ASII) Ungkap Alasan-Dampak ke Free Float

Mau Kuasai Saham AUTO, Astra (ASII) Ungkap Alasan-Dampak ke Free Float

October 12, 2026
PGUN Tegaskan Tak Terlibat Kredit Bank Mandiri

PGUN Tegaskan Tak Terlibat Kredit Bank Mandiri

October 12, 2026
Ojol Bakal Masuk Kategori Transportasi Umum

Ojol Bakal Masuk Kategori Transportasi Umum

October 12, 2026
Video:Saham Konglo Dilego, IHSG Anjlok Hingga 2% & Merosot ke 5.900-an

Video:Saham Konglo Dilego, IHSG Anjlok Hingga 2% & Merosot ke 5.900-an

October 12, 2026
Rupiah Balik Melemah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.895

Rupiah Balik Melemah, Dolar AS Ditutup Naik ke Rp17.895

October 12, 2026
China Borong Emas Dalam Jumlah Rekor 23 Bulan Berturut-Turut

China Borong Emas Dalam Jumlah Rekor 23 Bulan Berturut-Turut

October 12, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Monday, October 12, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home People & Culture

Bursa Asia Kompak Turun, Sentimen Perang & Harga Minyak Jadi Pemberat

4 months ago
in People & Culture
Bursa Asia Kompak Turun, Sentimen Perang & Harga Minyak Jadi Pemberat
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa Asia dibuka melemah pada perdagangan Rabu (10/6/2026) setelah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah menyusul serangan militer Amerika Serikat terhadap Iran.

Melansir CNBC, sentimen tersebut turut menekan kontrak berjangka Wall Street dan mendorong kenaikan harga minyak dunia.

Di kawasan Asia, indeks Kospi Korea Selatan memimpin pelemahan dengan penurunan lebih dari 2%. Sementara itu, indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,71% dan indeks acuan Australia S&P/ASX 200 bergerak sedikit lebih rendah.

Kontrak berjangka saham Amerika Serikat juga berada di zona merah pada Selasa malam waktu setempat. Futures S&P 500 dan Nasdaq 100 masing-masing turun 0,3%, sedangkan futures Dow Jones Industrial Average melemah 161 poin atau sekitar 0,3%.

Tekanan di pasar muncul setelah militer AS melancarkan apa yang disebut sebagai “serangan untuk membela diri” terhadap Iran. Langkah tersebut dilakukan sebagai respons atas jatuhnya helikopter Apache Angkatan Darat AS sehari sebelumnya.

Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan serangan dilakukan sebagai balasan atas insiden penembakan helikopter tersebut. Presiden AS Donald Trump sebelumnya menuduh Iran bertanggung jawab atas jatuhnya helikopter yang sedang berpatroli di Selat Hormuz.

Meski demikian, Iran belum mengakui secara langsung keterlibatannya dalam insiden tersebut. Perkembangan terbaru ini dinilai berpotensi mengganggu gencatan senjata yang masih rapuh antara kedua negara sekaligus menghambat upaya menuju kesepakatan damai.

Meningkatnya tensi geopolitik juga mendorong harga minyak dunia lebih tinggi. Kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) terakhir tercatat naik sekitar 1% ke kisaran US$89 per barel.

Pada perdagangan reguler Selasa, saham-saham sektor semikonduktor kembali mengalami aksi jual yang menyeret indeks utama Wall Street. Indeks S&P 500 turun 0,26% dan Nasdaq Composite merosot 0,97%, sementara Dow Jones justru menguat 86,10 poin atau 0,17%.

Pelemahan tersebut melanjutkan koreksi yang telah berlangsung sejak pekan lalu setelah reli panjang yang didorong oleh optimisme terhadap perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Saham-saham chip dan memori yang sebelumnya menjadi motor penggerak utama pasar kini menghadapi aksi ambil untung dari investor.

Kepala Strategi Investasi Empower Investments, Marta Norton, menilai reli sektor semikonduktor dalam beberapa pekan terakhir telah berlangsung terlalu cepat. Menurutnya, kondisi tersebut membuat sentimen pasar terlihat terlalu tinggi sehingga memicu koreksi, meski belum tentu mencerminkan memburuknya fundamental ekonomi.

Pelaku pasar kini juga menantikan rilis data inflasi Amerika Serikat untuk Mei yang akan diumumkan Rabu pagi waktu setempat. Konsensus Dow Jones memperkirakan inflasi tahunan berdasarkan Consumer Price Index (CPI) mencapai 4,2% dengan kenaikan bulanan 0,5%, yang akan menjadi level tertinggi sejak April 2023 sekaligus pertama kalinya kembali menembus 4% sejak Mei tahun yang sama.

(fsd/fsd)



Add

logo_svg

as a preferred

source on Google




[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Tok! Entitas Haji Isam Caplok 30,25% Saham Bayan, Rp 2.588 Per Saham

Tok! Entitas Haji Isam Caplok 30,25% Saham Bayan, Rp 2.588 Per Saham

October 12, 2026
Trump Umumkan Gencatan Energi Rusia-Ukraina, Harga Minyak Malah Naik

Trump Umumkan Gencatan Energi Rusia-Ukraina, Harga Minyak Malah Naik

October 12, 2026
PGEO Laporkan Update Pengeboran 5 Sumur Panas Bumi

PGEO Laporkan Update Pengeboran 5 Sumur Panas Bumi

October 12, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .