• Latest
Bursa Asia Masuk Zona Merah Tertekan Obligasi AS & Harga Minyak

Bursa Asia Masuk Zona Merah Tertekan Obligasi AS & Harga Minyak

September 10, 2026
Investor Terus Lego Saham, IHSG Anjlok 2,5% ke Level 5.100-an

Investor Terus Lego Saham, IHSG Anjlok 2,5% ke Level 5.100-an

October 29, 2026
Soal Kepemilikan Pandu di Supra Sekuritas: Tak Ada Tuduhan Pelanggaran

Soal Kepemilikan Pandu di Supra Sekuritas: Tak Ada Tuduhan Pelanggaran

October 29, 2026
Akhiri Sesi I, IHSG Turun 2,6% ke 5.142

Akhiri Sesi I, IHSG Turun 2,6% ke 5.142

October 29, 2026
Premi Risiko Melejit, Surat Utang RI Sepi Peminat-Investor Resah

Premi Risiko Melejit, Surat Utang RI Sepi Peminat-Investor Resah

October 29, 2026
Ada Isu Merger dengan BCA, DBS Buka Suara

Ada Isu Merger dengan BCA, DBS Buka Suara

October 29, 2026
Chandra Asri (TPIA) Siapkan Buyback Saham hingga Rp2 Triliun

Chandra Asri (TPIA) Siapkan Buyback Saham hingga Rp2 Triliun

October 29, 2026
Perkuat Bisnis Inti dan AI, Indosat Cetak Pertumbuhan Double Digit

Perkuat Bisnis Inti dan AI, Indosat Cetak Pertumbuhan Double Digit

October 29, 2026
Saham Naik 149%, BEI Gembok Perdagangan Emiten Pemilik CFC (PTSP)

Saham Naik 149%, BEI Gembok Perdagangan Emiten Pemilik CFC (PTSP)

October 29, 2026
Anjlok Drastis, Bursa Awasi Ketat Saham FILM dan COIN

Anjlok Drastis, Bursa Awasi Ketat Saham FILM dan COIN

October 29, 2026
Kronologi Lengkap Dugaan Kasus Korupsi PT Djarum

Kronologi Lengkap Dugaan Kasus Korupsi PT Djarum

October 29, 2026
PGAS Teken Kontrak Penjualan LNG Rp28,11 Triliun, Pasokan Mulai 2029

PGAS Teken Kontrak Penjualan LNG Rp28,11 Triliun, Pasokan Mulai 2029

October 29, 2026
Ini Alasan KPK Geledah Kantor PT Djarum dan Bea Cukai di Kudus

Ini Alasan KPK Geledah Kantor PT Djarum dan Bea Cukai di Kudus

October 29, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Thursday, October 29, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Bursa Asia Masuk Zona Merah Tertekan Obligasi AS & Harga Minyak

2 months ago
in Market
Bursa Asia Masuk Zona Merah Tertekan Obligasi AS & Harga Minyak
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Bursa saham Asia-Pasifik bergerak melemah pada perdagangan Kamis (10/9/2026), seiring tekanan dari kenaikan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) dan lonjakan harga minyak mentah.

Melansir CNBC, Indeks Nikkei 225 Jepang turun 0,62%, Kospi Korea Selatan melemah 0,24%, sementara indeks acuan Australia S&P/ASX 200 terkoreksi 1,36%.

Tekanan terhadap pasar saham Asia terjadi setelah yield Treasury AS kembali meningkat dan membebani pasar saham Wall Street. Departemen Keuangan AS sebelumnya mengatakan akan membeli kembali surat utang jangka panjang hingga US$6 miliar, atau sekitar tiga kali lipat dari jumlah biasanya.

Kurang dari sebulan sebelumnya, Departemen Keuangan AS juga telah menyatakan akan meningkatkan ukuran pembelian kembali surat utang pemerintah lebih dari dua kali lipat. Namun, langkah tersebut justru diikuti kenaikan yield Treasury AS karena investor mencermati kondisi pasokan dan permintaan di pasar obligasi.

Yield Treasury AS tenor 10 tahun sempat naik ke level tertinggi sesi di 4,857%, yang merupakan level tertinggi sejak November 2023. Kenaikan yield tersebut meningkatkan tekanan terhadap saham, terutama karena investor kembali mempertimbangkan prospek inflasi dan kebijakan suku bunga bank sentral AS, Federal Reserve.

Sentimen pasar juga tertekan oleh kenaikan harga minyak mentah di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran. Harga minyak Brent melonjak 3,4% menjadi US$101,21 per barel, sedangkan minyak West Texas Intermediate (WTI) naik 3,3% menjadi US$96,05 per barel.

Kedua harga acuan minyak tersebut mencatat level penutupan tertinggi sejak Mei. Lonjakan harga minyak menjadi perhatian investor karena kenaikan biaya energi berpotensi meningkatkan tekanan inflasi dan mempersulit prospek pelonggaran kebijakan moneter.

Kenaikan harga minyak terjadi ketika pelaku pasar mengalihkan perhatian ke dua laporan inflasi penting AS yang akan dirilis pekan ini. Data pertama adalah producer price index (PPI) Agustus yang mengukur inflasi di tingkat grosir dan akan dirilis pada Kamis pagi waktu AS.

Ekonom yang disurvei Dow Jones memperkirakan PPI Agustus naik 0,3% secara bulanan dan meningkat 5,3% secara tahunan. Data tersebut akan menjadi salah satu indikator yang dicermati investor untuk menilai arah tekanan inflasi di AS.

Sementara itu, data consumer price index (CPI) atau inflasi konsumen Agustus akan dirilis pada Jumat waktu AS. Konsensus Dow Jones memperkirakan CPI meningkat 0,4% secara bulanan dan 3,4% secara tahunan.

Selain data inflasi, investor juga akan mencermati sejumlah indikator ekonomi AS lainnya yang dirilis pada Kamis. Data tersebut mencakup klaim awal tunjangan pengangguran mingguan serta penjualan rumah yang sudah ada (existing home sales) untuk Agustus.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

BEI Kaget Proposal Downgrade MSCI, di Bangkok Tak Ada Pembahasan

October 16, 2026
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Investor Terus Lego Saham, IHSG Anjlok 2,5% ke Level 5.100-an

Investor Terus Lego Saham, IHSG Anjlok 2,5% ke Level 5.100-an

October 29, 2026
Soal Kepemilikan Pandu di Supra Sekuritas: Tak Ada Tuduhan Pelanggaran

Soal Kepemilikan Pandu di Supra Sekuritas: Tak Ada Tuduhan Pelanggaran

October 29, 2026
Akhiri Sesi I, IHSG Turun 2,6% ke 5.142

Akhiri Sesi I, IHSG Turun 2,6% ke 5.142

October 29, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .