• Latest
Bursa Asia Menguat, Mengekor Wall Street

Bursa Asia Menguat, Mengekor Wall Street

August 20, 2026
Bos Kripto Sebar Duit Rp858 Miliar ke Partai Politik Jelang Pemilu

Bos Kripto Sebar Duit Rp858 Miliar ke Partai Politik Jelang Pemilu

September 12, 2026
Bunga The Fed Diramal Naik 25 Bps Bulan Ini, BI Rate Ikut Naik?

Bunga The Fed Diramal Naik 25 Bps Bulan Ini, BI Rate Ikut Naik?

September 12, 2026
Mau Punya Indomaret Sendiri? Siapkan Modal Minimal Segini

Mau Punya Indomaret Sendiri? Siapkan Modal Minimal Segini

September 12, 2026
Pasutri Hobi Dugem di Jakarta, Ternyata Hartanya Hasil Rampok

Pasutri Hobi Dugem di Jakarta, Ternyata Hartanya Hasil Rampok

September 12, 2026
Jualan Robot, Pria Ini Punya Kekayaan Rp282 Triliun

Jualan Robot, Pria Ini Punya Kekayaan Rp282 Triliun

September 12, 2026
Investor Ramai-ramai Buang US Treasury, Apa Efeknya ke Rupiah?

Investor Ramai-ramai Buang US Treasury, Apa Efeknya ke Rupiah?

September 12, 2026
PTPP Teken MRA, Implementasi Restrukturisasi Dimulai

PTPP Teken MRA, Implementasi Restrukturisasi Dimulai

September 12, 2026
Bisnis Ayah-Anak Ini Beli Mal di Orchard Road, Harganya Rp4,3 Triliun

Bisnis Ayah-Anak Ini Beli Mal di Orchard Road, Harganya Rp4,3 Triliun

September 12, 2026
Cegah Defisit Belanja, Negara Ini Pilih Jual Saham BUMN

Cegah Defisit Belanja, Negara Ini Pilih Jual Saham BUMN

September 12, 2026
Pemerintah Bagi-Bagi Rekening Gratis Agar Bansos Tepat Sasaran

Pemerintah Bagi-Bagi Rekening Gratis Agar Bansos Tepat Sasaran

September 12, 2026
Jelang Akhir Pekan Rupiah Ditutup Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.585

Jelang Akhir Pekan Rupiah Ditutup Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.585

September 12, 2026
13 Bank di RI Resmi Tutup per September 2026, Ini Daftarnya

13 Bank di RI Resmi Tutup per September 2026, Ini Daftarnya

September 12, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Saturday, September 12, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Bursa Asia Menguat, Mengekor Wall Street

3 weeks ago
in Market
Bursa Asia Menguat, Mengekor Wall Street
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia — Bursa saham Asia-Pasifik mayoritas menguat pada perdagangan Kamis (20/8/2026), mengikuti pemulihan indeks utama Wall Street setelah imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (AS) bertenor panjang turun dari level tertingginya dalam beberapa tahun terakhir.

Melansir CNBC.com, sentimen pasar turut dipengaruhi rencana pemerintah AS untuk meningkatkan pembelian kembali surat utang jangka panjang guna meredakan tekanan dari aksi jual di pasar obligasi.

Di Jepang, indeks Nikkei 225 menguat 0,66%, sementara indeks Topix naik 0,57% pada perdagangan Kamis. Penguatan juga terjadi di Korea Selatan dengan indeks Kospi melonjak 3,11%, sedangkan indeks saham berkapitalisasi kecil Kosdaq naik 2,26%.

Pasar saham Australia juga bergerak di zona hijau dengan indeks acuan S&P/ASX 200 menguat 0,59%. Pergerakan positif bursa Asia terjadi setelah indeks S&P 500 sebelumnya berhasil menghentikan tren pelemahan selama tiga sesi beruntun.

Pemulihan S&P 500 terjadi ketika imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor panjang mulai turun dari level tertingginya dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah AS mengumumkan langkah untuk meredakan tekanan pasar setelah aksi jual obligasi yang terjadi belakangan ini mendorong kenaikan tajam pada yield.

Departemen Keuangan AS mengatakan akan meningkatkan pembelian kembali atau buyback surat utang bertenor 10 tahun, 20 tahun, dan 30 tahun menjadi lebih dari dua kali lipat dalam beberapa bulan mendatang.

Kebijakan tersebut diumumkan setelah imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 30 tahun pada awal pekan ini melonjak ke level tertinggi dalam hampir dua dekade.

Meski demikian, mantan Kepala Makro Wells Fargo Michael Schumacher menilai jeda tekanan di pasar obligasi tersebut kemungkinan tidak akan berlangsung lama. Ia masih berpandangan negatif dan memperkirakan suku bunga jangka panjang di AS akan kembali meningkat.

Menurut Schumacher, salah satu faktor utama yang berpotensi mendorong kenaikan suku bunga jangka panjang adalah besarnya defisit anggaran pemerintah AS yang belum menunjukkan tanda-tanda akan membaik.

Selain itu, peningkatan belanja pertahanan juga diperkirakan akan menambah tekanan, terutama setelah konflik di Iran memperkuat kebutuhan pengeluaran pemerintah.

“Di kasus AS khususnya, ada defisit anggaran yang sangat besar dan tidak banyak tanda bahwa hal itu akan membaik,” kata Schumacher dalam wawancara dengan CNBC.

Dia menambahkan bahwa tekanan tersebut sebenarnya sudah ada sebelum konflik di Iran dan kini justru semakin meningkat.

Menjelang perdagangan Kamis di Wall Street, investor selanjutnya akan mencermati rilis data klaim pengangguran mingguan AS. Ekonom yang disurvei Dow Jones memperkirakan klaim pengangguran awal untuk pekan yang berakhir pada 15 Agustus mencapai 210.000.

Selain data ketenagakerjaan, pasar juga akan menantikan laporan kinerja keuangan Walmart untuk kuartal II fiskal yang dijadwalkan dirilis sebelum pembukaan perdagangan. Hasil kinerja perusahaan ritel tersebut akan menjadi salah satu perhatian investor dalam mengukur kondisi belanja konsumen di AS.

(mkh/mkh)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Bos Kripto Sebar Duit Rp858 Miliar ke Partai Politik Jelang Pemilu

Bos Kripto Sebar Duit Rp858 Miliar ke Partai Politik Jelang Pemilu

September 12, 2026
Bunga The Fed Diramal Naik 25 Bps Bulan Ini, BI Rate Ikut Naik?

Bunga The Fed Diramal Naik 25 Bps Bulan Ini, BI Rate Ikut Naik?

September 12, 2026
Mau Punya Indomaret Sendiri? Siapkan Modal Minimal Segini

Mau Punya Indomaret Sendiri? Siapkan Modal Minimal Segini

September 12, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .