• Latest
Data HSC Bikin Harga Saham Terkoreksi, Ini Kata Pengamat

Data HSC Bikin Harga Saham Terkoreksi, Ini Kata Pengamat

April 7, 2026
Perang Bunga di Depan Mata, Warga RI Bisa Tercekik

Perang Bunga di Depan Mata, Warga RI Bisa Tercekik

July 21, 2026
Bos Perbanas Blak-Blakan Soal Dampak ke Bank Jika BI Rate Naik

Bos Perbanas Blak-Blakan Soal Dampak ke Bank Jika BI Rate Naik

July 21, 2026
Purbaya Targetkan PFII Beroperasi Tahun Ini, Bali Jadi Lokasi?

Purbaya Targetkan PFII Beroperasi Tahun Ini, Bali Jadi Lokasi?

July 21, 2026
Transaksi di PFII Pakai Dolar, Purbaya Ungkap Nasib Rupiah

Transaksi di PFII Pakai Dolar, Purbaya Ungkap Nasib Rupiah

July 21, 2026
Kredit & DPK Beberapa Bank Negatif

Kredit & DPK Beberapa Bank Negatif

July 21, 2026
IHSG Gaspol, 9 Hari Perdagangan Beruntun Parkir di Zona Hijau

IHSG Gaspol, 9 Hari Perdagangan Beruntun Parkir di Zona Hijau

July 21, 2026
BEI Umumkan Ada 59 Emiten Berpotensi Delisting

BEI Umumkan Ada 59 Emiten Berpotensi Delisting

July 21, 2026
Kopi Kenangan Mau IPO, Incar Rp17,89 Triliun

Kopi Kenangan Mau IPO, Incar Rp17,89 Triliun

July 21, 2026
Rupiah Ditutup Perkasa, Dolar AS Kini Turun ke Rp17.880

Rupiah Ditutup Perkasa, Dolar AS Kini Turun ke Rp17.880

July 21, 2026
Purbaya Umumkan Panda Bond Perdana RI Terbit 23 Juli 2026

Purbaya Umumkan Panda Bond Perdana RI Terbit 23 Juli 2026

July 21, 2026
Laba PTPP Naik 196,5% Tapi Pendapatan Turun, Ini Sebabnya

Laba PTPP Naik 196,5% Tapi Pendapatan Turun, Ini Sebabnya

July 21, 2026
Siapkan Bisnis PFII, Bos Danantara Belajar dari Eks-CEO DIFC

Siapkan Bisnis PFII, Bos Danantara Belajar dari Eks-CEO DIFC

July 21, 2026
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
Wednesday, July 22, 2026
Asian Property News
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy
No Result
View All Result
Asian Property News
No Result
View All Result
Home Market

Data HSC Bikin Harga Saham Terkoreksi, Ini Kata Pengamat

4 months ago
in Market
Data HSC Bikin Harga Saham Terkoreksi, Ini Kata Pengamat
Share on FacebookShare on Twitter




Jakarta, CNBC Indonesia – Keputusan untuk membuka data High Shareholding Concentration (HSC) atau konsentrasi kepemilikan saham tinggi dinilai memengaruhi beberapa pergerakan saham yang masuk dalam daftar tersebut.

Usai pengumuman daftar HSC pada Kamis, (2/4/2025), data perdagangan memperlihatkan bahwa tujuh saham yang masuk dalam daftar HSC mengalami tekanan jual. Sementara dua sisanya saja yang mengalami penguatan.

Sebagai gambaran, PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) mencatatkan koreksi paling dalam sebesar 14,58%, diikuti oleh PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) yang turun 13,06%, dan PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) yang melemah 12,60%. Di sisi lain, hanya dua saham yang bergerak menguat, yaitu PT Ifishdeco Tbk (IFSH) sebesar 11,42% dan PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) sebesar 9,76%.

Pengamat Pasar Modal Universitas Indonesia Budi Frensidy mengatakan, data tersebut berpotensi memicu penurunan bobot saham di indeks global, seperti MSCI, hingga mendorong arus keluar dana asing.

Meski demikan, Budi menambahkan bahwa koreksi harga justru dapat menjadi peluang beli bagi investor yang percaya pada fundamental emiten. Menurutnya, kepemilikan besar oleh pemegang saham pengendali dapat menjadi faktor penopang stabilitas harga dalam jangka panjang.

“Begitu itu periode (koreksi) itu usai, balik lagi ke fundamental, apakah kita percaya ini orang-orang yang PSP-nya (Pemegang Saham Pengendali) yang menguasai mungkin 80 sekian persen dari saham emitennya itu? Kalau kita percaya, ya justru ya pada waktu terkoreksi itu waktunya untuk beli,” kata Budi kepada CNBC Indonesia, Senin, (7/4/2026).

Lebih jauh, Budi menilai kebijakan baru BEI ini berisiko menekan kinerja indeks dan belum sepenuhnya mengakomodasi kepentingan emiten, terlebih data konsentrasi kepemilikan saham dinilai perlu dijelaskan sebagai bentuk transaparansi bursa.

Di sisi lain, Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk Reza Priyambada mengatakan daftar HSC pada dasarnya merupakan bentuk transparansi kepemilikan saham kepada publik. Namun demikian, investor tetap perlu mempertimbangkan kinerja, prospek, serta likuiditas saham sebelum mengambil keputusan investasi.

“Pelaku pasar akan lihat lagi seperti apa tanggapan dari para manajemen perusahaan tersebut apakah akan meningkatkan kepemilikan saham publiknya sehingga tidak masuk kembali dalam kriteria HSC tersebut,” tutur Reza.

Sementara itu, Founder Republik Investor Hendra Wardana menilai pengumuman HSC memicu penyesuaian harga saham dalam jangka pendek. Saham dengan likuiditas semu dan kepemilikan terkonsentrasi cenderung mengalami tekanan seiring pergeseran menuju pasar yang lebih transparan.

“Dalam kondisi pasar seperti ini, strategi yang paling rasional adalah tidak panik, tetapi juga tidak terlalu agresif. Investor sebaiknya mulai melakukan akumulasi secara bertahap (buy on weakness), terutama pada saham-saham berfundamental kuat, likuiditas tinggi, free float besar, dan bukan termasuk kategori HSC,” jelasnya.

Dari sisi teknikal, Hendra menilai, IHSG saat ini berada di area krusial setelah menembus level 7.000. Jika level 6.917 tidak mampu bertahan, indeks berpotensi turun ke kisaran 6.745, sementara penguatan membutuhkan penembusan area 7.300-7.350.

(fsd/fsd)

[Gambas:Video CNBC]

Source link

Share196Tweet123
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

Diawasi Bappepti-BI, Bursa Berjangka Makin Dipercaya Investor

January 5, 2026
BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

BRICS Rise, Western Financial System Collapse Looms, Warns Jamie McIntyre

August 12, 2025
Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

Deretan Saham yang Diramal Right Issue 2026!

December 18, 2025
Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

Danantara Bakal Dapat Pendanaan dari Bank Asing Rp 161 Triliun

0
Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

Belum Submit Laporan Keuangan 2024, BEI Gembok & Denda 68 Emiten Ini

0
Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

Dibuka Menguat, IHSG Galau Tiba-tiba Merosot ke Zona Merah

0
Perang Bunga di Depan Mata, Warga RI Bisa Tercekik

Perang Bunga di Depan Mata, Warga RI Bisa Tercekik

July 21, 2026
Bos Perbanas Blak-Blakan Soal Dampak ke Bank Jika BI Rate Naik

Bos Perbanas Blak-Blakan Soal Dampak ke Bank Jika BI Rate Naik

July 21, 2026
Purbaya Targetkan PFII Beroperasi Tahun Ini, Bali Jadi Lokasi?

Purbaya Targetkan PFII Beroperasi Tahun Ini, Bali Jadi Lokasi?

July 21, 2026
Asian Property News

Copyright © 2025 .

Navigate Site

  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • People & Culture
  • Lifestyle
  • Market
  • Economy

Copyright © 2025 .